Argentina juara bertahan Piala Dunia. La Albiceleste tampil di Piala Dunia 2026 ini dengan status sebagai juara grup kualifikasi zona Amerika Selatan. Dari 18 laga, Argentina meraih 12 kemenangan, 2 imbang, dan mengalami 4 kekalahan.

Lionel Messi menjadi pencetak gol terbanyak dalam fase kualifikasi zona CONMEBOL ini dengan mengoleksi 8 gol. Faktor Lionel Messi pula tentunya yang membuat Argentina kembali ditempatkan sebagai salah satu kandidat kuat peraih gelar di Piala Dunia 2026 ini.

Selain La Pulga, pelatih Lionel Scolani juga memiliki barisan lini depan meyakinkan seperti Lautaro Martinez (Inter Milan), Julian Alvarez (Atletico Madrid), Nicolas Gonzalez (Atletico Madrid), atau pemain muda seperti Franco Mastantuono (Real Madrid) yang berusia 18 tahun dan Gianluca Prestianni (Benfica) 22 tahun.

Barisan gelandang Argentina juga meyakinkan dengan pemain seperti Enzo Fernandez (Chelsea), Alexis Mac Allister (Liverpool), atau Rodrigo De Paul (Inter Miami). Selain materi pemain, performa Argentina pun cukup meyakinkan.

Sejak kalah dari Ekuador di kualifikasi pada September 2025 lalu, Argentina belum pernah lagi mengalami kekalahan di semua ajang. Namun, kalua pun ada sisi yang meragukan, tiada lain dari lawan-lawan yang mereka hadapi dalam uji coba terakhir.

Meski meraih kemenangan dalam lima uji coba, Argentina tidak meraihnya menghadapi lawan tim kuat. Mereka menang atas Venezuela, Puerto Rico, Angola. Dan, uji coba terakhir pada akhir Maret menghadapi tim seperti Mauritania (2-1) dan Zambia (5-0).

Argentina memiliki jejak yang sangat kuat di Piala Dunia. Tim Tango meraih tiga gelar Piala Dunia yaitu pada 1978, 1986, dan terakhir pada 2022 lalu setelah mengalahkan Prancis dalam adu penalti. Dengan rekor ini pula yang membuat Argentina memiliki peluang untuk kembali meraih gelar.

Di sisi lain, Piala Dunia 2026 ini kemungkinan besar akan menjadi Piala Dunia terakhir bagi Lionel Messi. Jika memang La Pulga tampil di Piala Dunia 2026 ini, dia akan mencatat rekor sebagai pemain pertama dalam sejarah yang bermain di enam Piala Dunia secara beruntun (2006-2026).