Lionel Messi pantas menjadi Pemain Terbaik (Player of the Match) pertandingan 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Mesir. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - Miami, Amerika Serikat
Lionel Messi menyatakan dirinya bersemangat menghadapi Inggris di semifinal karena ini pertama kalinya dia akan menghadapi The Three Lions.
Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, terlibat ketegangan dengan wasit dalam pertandingan menghadapi Swis di perempat final pada Sabtu (11/7/2026) atau Minggu pagi WIB. Pada pertandingan yang berakhir 3-1 untuk kemenangan Tim Tango tersebut, Lionel Messi tertangkap kamera mendekati wasit pemimpin pertandingan, Joao Pedro Pinheiro. Bahkan, La Pulga sempat menunjuk wajah wasit asal Portugal tersebut.
Dalam laga ini, Argentina dan Swis imbang di waktu normal 1-1. Gol Argentina diciptakan Alexis Mac Allister pada menit ke-10. Namun, Swis menyamakan kedudukan melalui Dan Ndoye di menit ke-67. Di perpanjangan waktu, Argentina akhirnya berhasil memenangkan laga ini dengan gol yang diciptakan Julian Alvarez di menit ke-112 dan Lautaro Martinez menit ke-120.
Pertandingan ini merupakan rollercoaster emosi, yang akhirnya berakhir dengan kemenangan dramatis tim asuhan Lionel Scaloni. Swis mendapatkan kartu merah untuk pemainnya yaitu Breel Embolo. Sedangkan di pihak Argentina, tiga pemain dapat kartu kuning yaitu Thiago Almada, Lautaro Martinez, dan Flaco Lopez.
Meski menang tapi setelah laga berakhir, foto Lionel Messi yang tengah memberikan "ceramah" kepada wasit mendominasi media sosial setelah peluit akhir dibunyikan. Situasi tersebut terjadi saat Swis bersiap untuk mengambil tendangan bebas di menit ke-42 laga bergulir.
Lionel Messi, yang berada di tembok pertahanan, tampaknya merasa Joao Pedro Pinheiro terlalu agresif saat mengatur para pemain. Menurut pengamat gerak bibir di siaran televisi, peraih delapan kali Ballon d'Or itu memberikan peringatan keras kepada wasit, dengan menyatakan: “Bicaralah kepada saya dengan sopan. Jangan tidak menghormati saya. Bicaralah kepada saya dengan sopan; saya sudah berbicara kepada Anda dengan sopan.”
Joao Pedro Pinheiro bukanlah orang asing di panggung besar. Pada usia 38 tahun, wasit asal Portugal ini secara luas dianggap sebagai salah satu wasit elite di sepak bola Eropa. Ia telah membangun reputasi yang kuat melalui pekerjaannya di sepak bola domestik dan kompetisi kontinental.
Setelah menerima lencana internasional FIFA pada tahun 2016, Joao Pedro Pinheiro telah menjadi wasit di sejumlah laga yang berpotensi terjadi tekanan yang tinggi, termasuk Liga Champions dan Piala Super UEFA 2025. Namun, menjadi wasit di mana dia bertemu dengan bintang seperti Lionel Messi dalam laga fase gugur Piala Dunia menjadi tantangan unik bagi wasit kelahiran Vila Nova de Famalicao ini.
Menghadapi Inggris
Kemenangan ini membawa Argentina ke semifinal dan akan menghadapi Inggris. Laga lawan The Three Lions akan terjadi pada Rabu (15/7/2026) nanti. Bagi Lionel Messi, pertandingan ini akan menjadi pengalaman baru karena ini akan menjadi pertama kali baginya menghadapi Timnas Inggris.
"Ini benar-benar istimewa, pertandingan yang istimewa, karena ini pertama kalinya bagi saya. Saya telah bermain melawan semua tim kecuali Inggris, dan ini istimewa karena, seperti yang saya katakan sebelumnya, mereka adalah tim hebat, tim yang kuat," kata Lionel Messi.
"Selalu menyenangkan bermain melawan tim seperti itu (Inggris), dalam pertandingan seperti ini, terutama semifinal Piala Dunia. Sekarang kami harus mencoba beristirahat karena kami telah banyak bekerja, banyak kelelahan, grup ini jelas merasakannya, dan mencoba untuk berada dalam kondisi terbaik untuk dapat melakukan apa yang telah kita lakukan: bersaing."
Pemain berusia 39 tahun ini pun memberikan pujian kepada rekan setimnya yang akhirnya berhasil menyingkirkan Swiss dalam pertandingan yang tidak mudah. "Tim ini selalu berjuang dan tidak pernah berhenti berusaha, menginginkan lebih, terus bersaing dengan yang terbaik," kata Lionel Messi yang telah mengoleksi 8 gol di Piala Dunia 2026 ini.