Di depan publiknya, The Yanks AS perlu mengatasi kekurangan kesempatan tampil kompetitif. Mauricio Pochettino disebut mempunyai banyak pilihan pemain berbakat. Akan tetapi, AS akan tetap harus menunjukkan diri bukan sekadar tuan rumah yang baik.

Performa sederet pemain dengan kemampuan mumpuni dalam tim kali ini dinantikan pendukung AS. Banyak yang menilai bahwa United States Men's National Team (USMNT) di Piala Dunia 2026 ini merupakan tim terbaik mereka sekurangnya sejak penampilan pertama selepas 1950, yakni di Italia 1990.

Bakat-bakat semacam Christian Pulisic, Weston McKennie, dan Timothy Weah semakin dinanti-dinantikan dengan penanganan Pochettino. Ditambah perkembangan individual pemain-pemain lokal, kemapanan tim AS disebut sudah meningkat.

Warna Eropa yang juga semakin kental membawa perubahan positif dalam skuad berjulukan The Yanks ini. Tak cuma pada serangan balik, AS kini dinilai semakin lengkap dengan fokus pada bangunan serangan dari belakang. 

Permainan operan dengan penguasaan bola tinggi semakin pekat dalam partai-partai yang dilakoni USMNT. Transisi cepat memaksimalkan kebugaran dan kecepatan pemain didukung kekuatan defensif dengan garis pertahanan tinggi dan ofensif dengan preferensi pada pola 4-3-3.

Secara teknis, The Stars and Stripes berpotensi bisa melangkah sejauh perempat final seperti pada 2002. Hanya, dengan minimnya kesempatan berlaga secara kompetitif, AS masih harus mendongkrak kekompakan dan segi mental bertanding. Kalau gagal, mereka akan lagi-lagi menjadi tuan rumah yang baik saja.