Bek sayap Real Madrid dan Timnas Inggris, Trent Alexander-Arnold. (Grafis: Dede Sopatal). Foto: TVRI/Grafis/Dede Sopatal Mauladi
TVRINews - Roma, Italia
Mantan gelandang Irlandia, Roy Keane, mengkritik tidak dipanggilnya bek sayap Trent Alexander-Arnold ke dalam tim nasional Inggris untuk Piala Dunia 2026.
Tidak dipanggilnya bek sayap Trent Alexander-Arnold ke dalam daftar sementara tim nasional Inggris untuk Piala Dunia 2026 memang mengejutkan banyak pihak. Tidak terkecuali Roy Keane.
Mantan kapten timnas Irlandia dan Manchester United itu mempertanyakan mengapa pelatih Inggris Thomas Tuchel tidak memanggil Alexander-Arnold.
Keane, yang kini menjadi pengamat dan analis di Sky Sports dan ITV, menilai tidak adanya full-back milik Real Madrid itu tidak akan bagus buat timnas Inggris.
“Ketika orang bilang Trent tidak bagus saat bertahan, yah saya kira yang lainnya (para pemain Inggris pengganti Alexander-Arnold) juga tidak istimewa dalam bertahan,” ucap Keane seperti dikutip Mundo Deportivo.
“Kita tidak sedang membicarakan benteng pertahanan Inggris yang kokoh. Beberapa pemain dalam daftar di atas, Trent, bahkan bukan pemain bertahan yang bagus. Bahkan, jika Anda perhatikan dengan saksama, tim Inggris tidak bagus dalam bertahan.”
Terkait tidak adanya Alexander-Arnold di skuad Inggris saat ini itu juga senada dengan Gary Lineker, mantan striker Tim Tiga Singa. Pencetak gol terbanyak Piala Dunia 1986 itu mengaku tidak habis pikir mengapa Tuchel melewatkan nama Alexander-Arnold.
“Bahkan tidak ada argumen sepak bola sama sekali. Saya tidak mengerti bagaimana dia bisa mengabaikan pemain seperti itu, karena kehadirannya meningkatkan peluang sukses, bahkan jika dia duduk di bangku cadangan sekalipun,” ujar Lineker.
“Hal itu bahkan terasa agak menghina bagi saya, mengingat beberapa pemain yang dipanggilnya. Saya menduga ada sesuatu yang tidak disukai Tuchel tentang Trent Alexander-Arnold. Saya hanya berspekulasi, tetapi itulah yang saya rasakan.”
Trent Alexander-Arnold, 27 tahun, sudah 34 kali membela timnas Inggris dengan torehan empat gol. Ia merupakan bagian dari The Three Lions pada Piala Dunia 2018 dan 2022 meskipun saat itu hanya diturunkan masing-masing satu pertandingan.
Di Piala Dunia 2026 nanti Inggris akan tergabung di Grup L bersama Kroasia, Gana, dan Panama. Meskipun hampir selalu menjadi favorit di setiap gelaran Piala Dunia, faktanya torehan terbaik Inggris usai memenangi gelar pada 1966 hanyalah peringkat keempat pada 1990 dan 2018.