TVRINews - Chattanooga, Amerika Serikat

Mikel Merino kini mendapatkan banyak pujian karena gol yang dia ciptakan menentukan langkah Spanyol ke perempat final.

Ada pemain yang dikenal karena jumlah gol yang fantastis namun ada yang juga mendapat pujian karena satu atau dua golnya punya nilai yang tinggi. Di Timnas Spanyol dan di Negeri Matador tersebut, nama yang saat ini tengah menjadi perbincangan adalah Mikel Merino.

Mikel Merino mendapat pujian, ucapan selamat, dan mendapatkan pemberitaan dari sejumlah pers Eropa, khususnya di Spanyol. Semua orang Spanyol berterima kasih kepada gelandang berusia 30 tahun tersebut untuk gol yang diciptakannya ke gawang Portugal dalam laga 16 besar, Senin (6/7/2026) atau Selasa dini hari WIB di Dallas Stadium.

Bintang klub Arsenal ini mencetak gol pada menit ke-90+1 setelah memanfaatkan asis Ferran Torres. Gol itu tentu saja mematikan bagi lawan karena tercipta di menit-menit laga akan berakhir. Bagi Spanyol, gol tersebut membawa mereka lolos ke perempat final Piala Dunia 2026.

Gol itu kemudian membuat orang-orang Spanyol tidak hanya masih memiliki harapan di turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini melainkan juga mengingat kembali tentang gol-gol Mikel Merino.

Termasuk ayah pemain ini yaitu Miguel Merino. Dari tribune dia menyaksikan gol anaknya ke gawang Portugal dengan kegembiraan dan keharuan. Mikel Merino selalu memberikan gol penting dalam situasi tertentu dan saat dibutuhkan.

Sebelum gol ke gawang Portugal, gol yang juga akan selalu diingat oleh fans La Roja adalah gol yang dia ciptakan ke gawang Jerman pada Euro 2024. Dalam laga yang digelar di Stuttgart (Jerman) itu, Mikel Merino mencetak gol di perpanjangan waktu yaitu di menit ke-119.

Gol itu memang menentukan langkah Spanyol yang kemudian tampil sebagai juara setelah menang 2-1 asal Inggris di final. Gol dari Stuttgart ke Dallas, Mikel Merino mencetak gol yang sama di laga lawan Portugal, gol penting yang membuat Spanyol terus melangkah jauh di Piala Dunia 2026 ini.

Setelah pertandingan berakhir, di kamar ganti dan dalam wawancara kepada pers, Mikel Merino tampak mengenakan syal berwarna merah. Syal tersebut tidak pernah dia lepaskan sejak hingga ke ruang ganti pemain. Itu adalah syal yang identik dengan perayaan San Fermin yang sudah sangat dikenal di Pamplona, Spanyol.

Dalam perayaan San Fermin, para peserta berlari bersama banteng. Peserta wajib mengenakan kaus putih dan syal merah sebagai penghormatan kepada pelindung Kota Pamplona. "Mengalami ini, dalam suasana seperti ini dan di Piala Dunia. Sungguh luar biasa apa yang telah Mikel Merino berikan kepada kami," kata Miguel Merino yang ditemui oleh program "El Partidazo" Cope setelah pertandingan.

Miguel Merino yang merupakan mantan pemain sepak bola itu mengakui bahwa gol yang menjadi bagian dari sejarah tim nasional menjadi lebih istimewa. "Saat itu, melawan lawan yang hebat, dalam suasana seperti ini. Kami masih mencernanya," kata Miguel Merino lagi.

"Saat dia masuk ke lapangan, saya tidak menyangka akan ada perpanjangan waktu. Spanyol sedang dalam performa bagus. Pertandingan bisa saja dimenangkan oleh tim mana pun kapan saja," katanya. Yang menarik, seperti halnya Mikel Merino, Miguel Merino pun saat itu mengenakan syal berwarna merah seperti yang dikenakan anaknya.

Miguel Merino menyatakan bahwa mungkin syal ini terlihat takhayul namun dia menjelaskan bahwa ini juga bagian dari mempertahankan tradisi yang tak tergoyahkan setiap tanggal 6 Juli, hari turnamen. "Saya mengenakan syal dengan gambar Saint Fermin, seperti setiap tanggal 6 Juli saat ada kejuaraan. Ini tidak bisa ditawar," kata Miguel Merino.

Sebuah kebiasaan yang, anehnya, tampaknya membawa keberuntungan bagi putranya. "Di kejuaraan U-19, Mikel mencetak gol pada tanggal 7 Juli, dan lagi hari ini," dia menambahkan. Namun itu bukan satu-satunya jimat keberuntungan hari itu.

Ayah dari pemain internasional Spanyol itu juga mengaku telah mengambil beberapa kaus kaki yang sangat istimewa sebelum pertandingan. "Pagi ini saya memakai kaus kaki yang mencerminkan gol Mikel di menit ke-119 (di Euro 2024 lawan Jerman). Itu kaus kaki dari gol melawan Stuttgart dan saya memakainya hari ini," kata Miguel Merino, sambil tertawa. Dia yakin bahwa takhayul sekali lagi berpihak pada Spanyol.