TVRINews - Dallas, Amerika Serikat

Tren gol yang meningkat ini total telah mencapai angka 31 gol, dengan 22 di antaranya di fase grup.

Salah satu kesalahan Portugal saat menghadapi Spanyol menilai bahwa waktu 90 menit akan berakhir. Padahal, tim berjulukan Selecao das Quinas ini sudah pernah mengalaminya di sejak laga pertama fase grup saat lawan Republik Demokratik Kongo.

Saat itu, Portugal unggul 1-0 lewat gol Joao Neves ketika laga baru berjalan 6 menit. Namun, jelang babak pertama berakhir, lawan menyamakan kedudukan di menit ke-45+5. Kini, gol seperti itu terjadi justru di laga knockout. Gol Mikel Merino ke gawang mereka pada menit ke-90+1, telah mengakhiri langkah Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan di Piala Dunia 2026 ini.

Pada Piala Dunia ini, pertandingan seolah seperti tidak pernah berakhir. Yang terjadi di laga Portugal vs Spanyol hanyalah memperlihatkan bahwa tren gol di waktu tambahan telah terulang. Ini menjadi Piala Dunia yang banyak diwarnai gol-gol di menit waktu tambahan. Gol yang terjadi di menit ke-90+ dan atau gol di menit ke-120.

Menurut Sky Sports, dengan gol "telat" Spanyol ke gawang Portugal merupakan gol ke-31 yang tercipta di waktu tambahan. Boleh jadi, itu terjadi karena banyaknya pertandingan atau peningkatan ini juga disebabkan oleh pengenalan jeda hidrasi (hydration break).

Mungkin saja, dengan mendapatkan istirahat di tengah babak pertama dan babak kedua, memulihkan kembali tenaga para pemain. Minum yang awalnya untuk mengantisipasi cuaca panas dan agar tidak dehidrasi, seperti mengisi ulang energi para pemain sebelum pertandingan berakhir.

Jika melihat lebih spesifik lagi, di fase gugur contohnya. Pada Piala Dunia 2026 ini sudah terjadi 9 gol yang tercipta di menit tambahan. Jumlah ini meningkat dibandingkan pada edisi Piala Dunia sebelumnya (2022) Saat itu, dalam fase gugur (knockout) hanya ada 4 gol yang terjadi di tambahan injury time.

Gol-gol telat di fase grup juga sudah memperlihatkan bahwa Piala Dunia 2026 ini menit-menit terakhir bisa menjadi sangat krusial dalam meraih tiga poin. Tidak ada perpanjangan waktu (extra time) di fase grup yang ada adalah tambahan menit setelah 90 menit.

Momen ini sudah terlihat di laga pertama Grup D antara Amerika Serikat vs Paraguai. Dalam laga 12 Juni itu, satu dari empat gol Amerika Serikat yaitu gol terakhir, diciptakan Gio Reyna di menit ke-90+8.

Gol pemain Bosnia dan Herzegovina lawan Swis yang diciptakan Miro Muheim terjadi di menit ke-90+4 namun ini adalah gol bunuh diri pemain Bosnia. Gol tendangan jarak jauh Yasin Ayari untuk Swedia terjadi di menit ke-90+6. Itu gol kedua sang pemain di laga ini atau gol kelima Swedia dalam kemenangan 5-1 atas Tunisia.

Sebagai perbandingan banyaknya gol di menit-menit terakhir atau jelang berakhirnya perpanjangan waktu (extra time) di Piala Dunia 2026 ini jauh lebih banyak. Saat ini sudah tercipta 31 gol dengan 22 di antaranya di fase grup. Bandingkan dengan yang terjadi di Piala Dunia 2022 Ketika total telah terjadi 15 gol di waktu tambahan dengan 22 di antaranya terjadi di fase grup.

Sedangkan di Piala Dunia 2018 angka itu juga naik tapi hanya 19 gol menit terakhir dengan 16 gol di antaranya terjadi di putaran grup. Atau di Piala Dunia yang menampilkan gol di menit-menit terakhir paling sedikit adalah Piala Dunia 2002 di mana hanya ada 3 gol di menit terakhir dengan 2 di antaranya di fase grup.

Berikut ini gol-gol yang terjadi setelah 90 menit dan setelah 120 menit di fase gugur (knockout): 

Afrika Selatan 0-1 Kanada: Stephen Eustaguio, 90+2
Brasil 2-1 Jepang: Gabriel Martinelli, 90+5
Belanda 1-1 (Extra Time) Maroko: Issa Diop 90+1
Belgia 3-2 (Extra Time) Senegal: Youri Tielemans 120+5
Portugal 2-1 Kroasia: Goncalo Ramos 90+4
Kanada 0-3 Maroko: Soufiane Rahimi 90+8
Brasil 1-2 Norwegia: Erling Haaland 90, Neymar penalti 90+10
Portugal 0-1 Spanyol: Mikel Merino 90+1

Amerika Serikat 1-4: Romelu Lukaku 90+3

Berikut Ini Pencetak Gol Menit Terakhir di Fase Grup:

Gio Reyna 90+8' (AS-Paragua1 4-1)
Miro Muheim 90+4' (Qatar-Swiss 1-1)
Yassin Ayari 90+6' (Swedia-Tunisia 5-1)
Kylian Mbaye 90+5' (Prancis-Senegal 3-1)
Kylian Mbappé 90+6' (Prancis-Senegal 3-1)
Aymen Hussein 90+6' (Irak-Norwegia 1-4)
Marko Arnautovic 90+12' (Austria-Yordania 3-1)
Caleb Yirenkyi 90+5' (Gana-Panama 1-0)
Jaminton Campaz 90+9' (Uzbekistan-Kolombia 1-3)
Ermin Mahmic 90+3' (Swis-Bosnia 4-1)
Granit Xhaka 90+7 (Swis-Bosnia 4-1)
Jonatan David 90+2' (Kanada-Qatar 6-0)
Deniz Undav 90+4' (Jerman-Pantai Gading 2-1)
Lionel Messi 90+5' (Argentina-Austria 2-0)
Ismaila Sarr 90+3' (Norwegia-Senegal 3-2)
Alvaro Fidalgo 90+4' (Republik Ceko-Meksiko 0-3)
Kaan Ayhan 90+8' (Turki-AS 3-2)
Desire Doue 90+4' (Norwegia-Prancis 1-4)
Alexis Saelemaekers 90+4' (Selandia Baru-Belgia 1-5)
Wissa pada 90+1' (RD Kongo-Uzbekistan 3-1)
Riyad Mahrez 90+3' (Aljazair-Austria 3-3)
Sasa Kalajdzic 90+6' (Aljazair-Austria 3-3)