Bintang Timnas Amerika Serikat, Christian Pulisic. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - Los Angeles, Amerika Serikat
Namun, aksi memukau Pulisic harus terhenti setelah ditarik keluar pada jeda babak pertama akibat cedera betis.
Kapten tim nasional Amerika Serikat, Christian Pulisic, tampil luar biasa saat memimpin negaranya mengalahkan Paraguai pada laga Grup D. Ia sukses mencatatkan asis ketiganya sepanjang sejarah keikutsertaannya di Piala Dunia.
Catatan apik ini membuat koleksi asis Pulisic resmi melewati torehan milik megabintang dunia, Cristiano Ronaldo, di turnamen sepak bola terakbar tersebut. Statistik ini terbilang mencengangkan karena Ronaldo merupakan salah satu pemain dengan karier paling gemerlap di level internasional.
Amerika Serikat tampil begitu perkasa dengan menggilas Paraguai lewat skor telak 4-1 di Los Angeles Stadium, Sabtu (13/6/2026). Hasil ini disebut-sebut sebagai salah satu performa terbaik yang pernah ditunjukkan Negeri Pama Sam sepanjang sejarah Piala Dunia.
Pulisic bermain dengan motivasi tinggi untuk membuktikan kualitasnya di hadapan publik. Ia menjadi motor serangan dalam proses terjadinya gol pertama, sebelum akhirnya melepaskan umpan akurat yang membuahkan gol bagi penyerang Folarin Balogun.
Istimewanya, Pulisic berhasil melewati catatan statistik Ronaldo tersebut hanya dalam penampilan kelimanya di Piala Dunia. Di sisi lain, eks Real Madrid tersebut akan memulai perjuangannya musim panas ini untuk mencatatkan rekor bermain di enam edisi turnamen yang berbeda.
Ronaldo tentu masih berpeluang besar untuk menyamai atau kembali melewati rekor asis milik Pulisic dalam beberapa hari ke depan. Namun, publik tetap kagum karena pemain AC Milan itu hanya butuh sedikit pertandingan untuk berada di depan sang legenda.
Koleksi satu asis terbarunya membuat Pulisic secara keseluruhan telah berkontribusi dalam terciptanya empat gol Amerika Serikat di Piala Dunia. Pada edisi empat tahun lalu, mantan pemain Chelsea ini bahkan menjadi aktor utama yang mendalangi seluruh gol negaranya dengan mencetak gol maupun asis.
Raihan impresif tersebut sekaligus menyamai pencapaian mentereng yang pernah diukir oleh legenda sepak bola Amerika Serikat, Clint Dempsey. Kini, Pulisic hanya terpaut satu angka lagi untuk bisa menyamai rekor kontribusi gol milik mantan penyerang legendaris AS, Landon Donovan.
Meski tampil sangat memukau, aksi memikat Pulisic dalam pertandingan tersebut sayangnya harus berakhir lebih cepat dan hanya bertahan selama 45 menit. Ia ditarik saat jeda babak pertama dan memasukkan Sebastian Berhalter sebagai tenaga baru.
Keputusan dari pelatih Mauricio Pochettino itu langsung memicu kekhawatiran di kalangan suporter terkait kondisi kebugaran Pulisic. Spekulasi mengenai cedera sempat berembus kencang sebelum pihak Amerika Serikat memberikan penjelasan resmi mengenai kondisi sang pemain.
“Dia menerima benturan di betisnya. Di akhir babak pertama dia mulai merasa tegang [betisnya] dan kami tidak ingin mengambil risiko apa pun, dan sulit baginya untuk berjalan. Namun kami berharap ini bukan masalah besar, dan dia bisa siap untuk pertandingan berikutnya,” ungkap Pochettino usai laga dikutip dari ESPN.
Pulisic juga memberikan keterangan langsung mengenai kondisi cedera betis yang dialaminya setelah peluit panjang berbunyi. Ia terlihat berjalan sedikit pincang di lorong pemain namun tetap berusaha memberikan kabar baik terkait kondisi fisiknya kepada para pendukung.
“Saya hanya mendapat sedikit benturan di babak pertama. Jadi saya sangat berharap ini bukan apa-apa. Saya mengambil sedikit tindakan pencegahan hari ini, tetapi saya berharap saya akan baik-baik saja dalam beberapa hari ke depan. Area betis saya. Namun saya pernah mengalami hal serupa sebelumnya, dan ya, saya tetap bersikap positif,” kata Pulisic,