Kiper Timnas Arab Saudi Mohammed Al Owais berlatih dengan kacamata khusus. Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews – Austin, Amerika Serikat
Kacamata berteknologi canggih ini semakin banyak digunakan dalam olahraga kompetitif tingkat tinggi, dan sudah dipakai oleh klub-klub besar Eropa dan tim nasional.
Tim Nasional Arab Saudi yang dilatih oleh Georgios Donis asal Yunani, menggunakan teknologi inovatif untuk mempersiapkan para penjaga gawangnya menghadapi Piala Dunia 2026.
Selama sesi latihan yang diadakan pada hari Sabtu (13/06/2026) di Stadion Q2, Austin, Amerika Serikat (AS), para penjaga gawang The Green Falcons tersebut mengenakan kacamata strobo.
Sesi latihan tersebut merupakan persiapan untuk pertandingan hari Selasa (16/06/2026) pagi WIB melawan Uruguai, laga pertama Arab Saudi di Grup H.
Ketiga penjaga gawang skuad Arab Saudi di Piala Dunia 2026, yakni Nawaf Al Aqidi, Mohammed Al Owais, dan Ahmed Al Kassar, serta dua kiper lainnya: Abdul Rahman Al-Sanbi dan Abdul Quddus Atiah, terlihat mengenakan perlengkapan berupa kacamata pelindung (google) hitam besar.
Google tersebut mengaplikasi teknologi canggih yang bekerja melalui layar kristal cair (LCD) yang mampu berkedip dengan kecepatan variabel, menciptakan gangguan visual yang terputus-putus.
Tujuannya adalah untuk memaksa otak memproses informasi visual lebih cepat, meningkatkan antisipasi dan fokus pada detail penting, seperti gerakan lawan atau sudut tembakan.
Menurut produsennya, setelah menggunakan kacamata tersebut, para atlet merasa bahwa lintasan bola menjadi lebih lambat dan lebih jelas. Hal ini berdampak pada peningkatan waktu reaksi, koordinasi mata-tangan, dan pengambilan keputusan di saat-saat kritis, seperti menyelamatkan tendangan penalti atau dalam permainan udara.
Penggunaan kacamata ini bukanlah hal baru dalam olahraga kompetitif tingkat tinggi, karena sudah digunakan oleh klub-klub besar Eropa dan tim nasional. Kiper Timnas Swis, Yann Sommer, misalnya, menggunakan teknologi ini selama Euro 2020 yang kemungkinan besar berkontribusi pada performanya yang baik.
Studi praktis telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam performa atlet yang menggunakannya secara teratur, terutama dalam kecepatan pemrosesan visual dan pengambilan keputusan di bawah tekanan.
Selain digunakan untuk berlatih oleh para kiper di sepak bola, kacamata canggih ini juga umum di olahraga seperti bisbol dan bola basket.
Harga google ini tidak murah, berkisar antara 300 dolar AS hingga 400 dolar AS (sekitar Rp5,3 juta sampai Rp7,1 juta) untuk model kelas menengah, dengan model yang lebih canggih berpotensi mencapai harga yang lebih tinggi.
Berada di Grup H pada Piala Dunia 2026, Arab Saudi akan menghadapi Uruguai pada hari Selasa, enam jam setelah pertandingan antara Spanyol dan Tanjung Hijau, dua negara lainnya di grup ini.