TVRInews - Kansas City, Amerika Serikat

Kehadirannya di Piala Dunia 2030 tentu akan menjadi sejarah yang luar biasa karena Messi akan menginjak usia 43 tahun.

Megabintang Lionel Messi menorehkan tinta emas dengan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Piala Dunia. Penyerang Argentina tersebut sukses melampaui rekor gol milik legenda tim nasional Jerman, Miroslav Klose.

Saat ini Messi mengemas 18 gol atau unggul dua gol dari rekor Klose. Di Piala Dunia 2026, penyerang Inter Miami tersebut sedang memimpin daftar top skor dengan raihan lima gol dari dua pertadingan yang sudah dimainkan.

Setelah akhirnya berhasil mencapai puncak kejayaan pada edisi 2022 lalu dengan membawa Argentina juara, banyak pihak yang memprediksi Messi segera mengumumkan masa pensiunnya dari panggung internasional. Kendati demikian, ia memilih untuk terus melangkah dan kini justru membidik target ambisius untuk menjuarai Piala Dunia secara berturut-turut.

Messi tercatat telah berpartisipasi dalam enam edisi turnamen sepak bola terbesar di jagat raya ini. Luar biasanya, ia sama sekali tidak menutup kemungkinan untuk kembali ambil bagian dalam edisi ketujuh sepanjang sejarah karier profesionalnya.

Belum lama ini Messi dimintai tanggapannya mengenai prospek besar untuk merumput pada Piala Dunia 2030. Turnamen edisi tersebut dijadwalkan berlangsung di tiga negara sekaligus, yakni Spanyol, Portugal, dan juga Maroko.

Melansir pemberitaan dari media Spanyol, Sport, Messi menolak untuk memberikan jawaban pasti terkait keputusannya tampil di masa depan. Ia menegaskan memilih untuk tidak berpikir terlalu jauh pada fase akhir perjalanan karier sepak bolanya saat ini.

"Saya akan terus melangkah untuk beberapa waktu ke depan, selama saya bisa terus memberikan yang terbaik, merasa baik secara fisik, dan bisa terus berlari serta membantu rekan-rekan setim saya... Saya akan terus bermain," kata Messi.

Selain itu, Messi menegaskan tidak mau membebani dirinya dengan target jangka panjang yang waktunya masih lama. Ia mau menikmati keadaan yang ada sekarang.

"Saya tidak tahu (apakah saya akan bermain di Piala Dunia 2030), sejujurnya saya tidak memikirkannya sekarang. Saya melihatnya masih sedikit jauh... Tapi, seperti yang saya katakan, saya hidup hari demi hari dan saya fokus pada masa kini," ujarnya.

Tentu akan menjadi sebuah pencapaian yang sangat luar biasa andai Messi benar-benar merumput pada Piala Dunia 2030. Hal itu karena, ia akan menginjak usia 43 tahun saat turnamen akbar tersebut digulirkan.

Keputusan tersebut sepenuhnya akan sangat bergantung pada kemampuan kondisinya untuk mengatasi tuntutan tinggi dari sepak bola level internasional. Kepastian mengenai kesiapan fisiknya tentu baru akan diketahui secara jelas ketika waktu pelaksanaan turnamen sudah semakin dekat.

Meski demikian, daya tarik untuk kembali merumput di Spanyol diyakini menjadi pertimbangan tersendiri bagi Messi di masa mendatang. Spanyol merupakan negara yang sangat melekat dengan identitas sepak bolanya berkat masa-masa kejayaannya bersama raksasa Catalan, Barcelona.

Kenangan indah serta ikatan emosional di Negeri Matador akan terus membayangi benak pemenang Ballon d'Or delapan kali tersebut. Faktor kedekatan itu bakal menjadi salah satu pertimbangan utama saat Messi menentukan sikap untuk kembali bermain dalam empat tahun ke depan.