Sergej Barbarez, pelatih Timnas Bosnia dan Herzegovina sejak 19 April 2024. Menariknya, saat ditunjuk Barbarez tidak memiliki pengalaman melatih klub atau timnas mana pun, baik level junior maupun senior. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Seattle, Amerika Serikat
Keberhasilan para penggawa muda ini menunjukkan performa gemilang membuat Barbarez percaya diri menatap masa depan Bosnia.
Tim nasional Bosnia dan Herzegovina sukses menjaga asa di Piala Dunia 2026 berkat performa memukau Kerim Alajbegovic. Kontribusinya berhasil membawa negaranya meraih kemenangan krusial 3-1 atas Qatar pada laga pemungkas Grup B, di Seattle Stadium, Kamis (25/6/2026) dini hari WIB.
Alajbegovic yang baru berusia 18 tahun sukses memecah kebuntuan pertandingan pada menit ke-29. Setelah meliuk indah melewati kawalan dua pemain bertahan Qatar, ia melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dihalau kiper Mahmoud Abunada dari tepi kotak penalti hingga membuat ribuan pendukung Bosnia di stadion bergemuruh.
Bosnia berhasil menggandakan keunggulan hanya berselang lima menit kemudian. Berawal dari umpan silang kapten, Edin Dzeko, yang menandai penampilan internasional ke-150, bola justru berbelok arah setelah mengenai bek lawan dan bergulir masuk ke dalam gawang Qatar.
Laga sempat terlihat akan selesai dengan mudah sebelum jeda babak pertama tiba. Namun, setelah Dzeko gagal memaksimalkan peluang emas akibat tembakannya membentur tiang gawang, Hassan Al-Haydos berhasil memperkecil ketertinggalan dengan menghidupkan asa Qatar tiga menit sebelum turun minum.
Memasuki paruh kedua, Qatar terus berupaya keras menggempur lini pertahanan lawan demi menyamakan kedudukan. Kendati demikian, Bosnia justru berhasil mengunci kemenangan lewat aksi pemain pengganti, Ermin Mahmic, sepuluh menit sebelum laga bubar untuk membawa timnya mengemas empat poin dan memperbesar peluang lolos lewat jalur peringkat ketiga terbaik.
Selepas peluit panjang berbunyi, seluruh penggawa Bosnia langsung merayakan kemenangan bersejarah ini bersama para pendukung setianya di tribune stadion. Mereka bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan tidak resmi berjudul "U.S.A." dalam sebuah pesta perayaan yang tampaknya akan berlangsung penuh keceriaan tersebut.
Pelatih Bosnia, Sergej Barbarez tak bisa menutupi rasa bahagia setelah anak asuhnya mengalahkan Qatar. Menurutnya, perjuangan keras yang dilakukan para pemainnya terbayak lunas dengan kemenangan tersebut.
"Kami datang ke sini sebagai tim yang sama sekali tidak diunggulkan dan kami sedang mencoba untuk melakukan sesuatu yang besar, Ini adalah sebuah pertandingan yang sempurna," kata Barbarez usai laga dikutip dari Reuters.
Keberhasilan Alajbegovic dan Mahmic dalam mencetak gol-gol krusial membuat Barbarez merasa sangat percaya diri menatap masa depan tim nasionalnya. Ia menilai kemampuan kedua pemain tersebut bisa menjadi tulang punggung Bosnia.
"Kami memiliki banyak pemain muda dan saya benar-benar percaya bahwa tim nasional ini baru saja memulai perjalanannya, dan Piala Dunia berikutnya akan menjadi Piala Dunia yang sesungguhnya bagi mereka," ucapnya.