Penyerang Timnas Brasil, Vinicius Junior. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews – Jakarta
Vinicius Junior berkontribusi besar dalam kemenangan Brasil atas Skotlandia.
Vinicius Junior tampil gemilang saat Brasil mengalahkan Skotlandia dengan skor 3-0 dalam pertandingan terakhir Grup C Piala Dunia 2026 di Miami Stadium, Amerika Serikat pada Rabu (24/6/2026) waktu setempat atau Kamis (25/6/2026) pagi WIB.
Vinicius berhasil menyarangkan dua gol ke gawang Skotlandia. Yang pertama ia cetak saat laga baru berjalan tujuh menit, sedangkan satu gol lainnya tercipta pada menit ke-45+3. Performa yang ditunjukkan membuatnya layak menjadi Player of the Match Skotlandia vs Brasil.
Torehan ini membuat Vinicius selalu menyumbang gol dalam tiga laga beruntun Brasil di Piala Dunia 2026. Seluruh gol tersebut menjadi pembuka keunggulan Brasil atas lawan-lawannya.
Dengan begitu, Vinicius menjadi pemain kelima yang mampu mencetak gol di ketiga pertandingan penyisihan grup dalam sejarah partisipasi Brasil di Piala Dunia. Ia mengikuti jejak Jairzinho (1970), Romario (1994), serta Ronaldo dan Rivaldo (2002).
Pada tiga edisi tersebut Brasil selalu keluar sebagai juara dunia. Kini, menarik untuk menantikan apakah skuad asuhan Carlo Ancelotti mampu mengikuti jejak tersebut.
Statistik Vinicius
Menempati posisi penyerang sayap kiri Brasil, Vinicius bermain eksplosif. Pergerakannya ketika berada di area pertahanan Skotlandia sulit untuk dihentikan.
Brasil yang menerapkan pressing ketat sukses memaksa Skotlandia melakukan sejumlah kesalahan. Kecerdikan Vinicius dalam mencari posisi membuat tim berjuluk Canarinha bisa memaksimalkannya menjadi gol.
Mengutip Fotmob, Vinicius tercatat menciptakan dua peluang. Total ia melepaskan delapan tembakan, dengan lima yang mengarah ke sasaran. Penyerang berusia 25 tahun tersebut memiliki catatan xG mencapai 3,12.
Vinicius juga aktif melakukan penetrasi hingga ke dalam kotak penalti Skotlandia. Dari 55 sentuhan terhadap bola, 13 di antaranya dilakukan ketika berada di area tersebut.
Performa impresif Vinicius ini membawa Brasil finis di puncak klasemen Grup C. Sama-sama mengoleksi tujuh poin dengan Maroko, mereka unggul selisih gol.
Di babak 32 besar, lawan yang akan dihadapi Brasil adalah runner-up Grup F. Belanda, Jepang, dan Swedia merupakan tiga tim yang berpeluang menjadi lawan mereka.