TVRINews - Tennessee, Amerika Serikat

Marc Cucurella kembali membawa piyama milik istrinya, Claudia Rodriguez, ke Piala Dunia 2026. Piala itu dianggapnya sebagai "jimat" saat Spanyol menjuarai Piala Eropa 2024.

Bek sayap Timnas Spanyol, Marc Cucurella, berharap sebuah benda sederhana yang memiliki nilai sentimental dapat kembali membawa keberuntungan baginya di Piala Dunia 2026. 

Pemain Chelsea itu mengungkapkan bahwa ia kembali membawa atasan piyama milik istrinya, Claudia Rodriguez, yang dianggapnya sebagai jimat saat Spanyol menjuarai Piala Eropa 2024.

Cucurella menjadi salah satu sosok penting dalam keberhasilan La Roja merebut gelar juara Eropa dua tahun lalu. Kini, menjelang petualangan Spanyol di Piala Dunia 2026, pemain berusia 27 tahun tersebut berharap keberuntungan yang pernah menyertainya bisa kembali hadir.

Dalam wawancara dengan harian olahraga Spanyol, Marca, yang dipublikasikan Sabtu (13/6/2026), Cucurella mengungkapkan sejumlah benda yang selalu ia bawa saat menjalani turnamen besar.

“Saya punya beberapa gantungan kunci yang dibuat oleh anak-anak saya,” ujar Cucurella.

“Saya juga membawa atasan piyama milik istri saya, yang ia kenakan ketika bersama saya selama Piala Eropa dua tahun lalu. Saya kembali memasukkannya ke dalam koper untuk melihat apakah benda itu bisa membawa keberuntungan yang sama,” ia menambahkan.

Keberuntungan memang seolah berpihak kepada Cucurella sepanjang Piala Eropa 2024. Salah satu momen paling kontroversial terjadi pada laga perempat final melawan Jerman. 

Dalam babak perpanjangan waktu, bola sempat mengenai tangannya di dalam kotak penalti, tetapi wasit memutuskan tidak memberikan penalti kepada tuan rumah.

Keputusan tersebut memicu perdebatan luas di kalangan penggemar maupun pengamat sepak bola. Namun, Spanyol akhirnya mampu memanfaatkan momentum itu dan mencetak gol kemenangan pada menit ke-119 untuk melangkah ke semifinal.

Perjalanan Spanyol berakhir manis dengan gelar juara. Pada partai final melawan Inggris, Cucurella kembali memainkan peran penting. Ia memberikan assist untuk gol penentu kemenangan yang dicetak Mikel Oyarzabal pada menit-menit akhir pertandingan.

"Jimat" Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi

Kepercayaan terhadap benda pembawa keberuntungan bukanlah hal yang asing di dunia sepak bola. Banyak pemain top memiliki ritual atau jimat tersendiri saat mengikuti turnamen besar.

Kapten Argentina, Lionel Messi, misalnya, dikenal mengenakan pita merah di pergelangan kaki kirinya selama dua edisi Piala Dunia terakhir yang ia jalani. Benda tersebut kerap dianggap sebagai salah satu jimat keberuntungan sang peraih delapan Ballon d'Or.

Sementara itu, kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, juga memiliki benda keberuntungan tersendiri. Pemain yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia tersebut diketahui membawa sebuah koin tua yang diberikan oleh kakeknya.

Kini Cucurella berharap atasan piyama milik istrinya dapat memberikan keberuntungan serupa bagi Spanyol dalam upaya mereka mengejar gelar juara dunia di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Cucurella sendiri merupakan lulusan akademi Barcelona yang sempat memperkuat Eibar dan Getafe sebelum melanjutkan kariernya di Liga Inggris bersama Brighton & Hove Albion. Penampilan impresifnya membuat Chelsea merekrutnya pada 2022.

Pada level internasional, ia telah membela Spanyol sejak kelompok umur. Cucurella turut membawa timnas Spanyol meraih medali perak Olimpiade Tokyo 2020 sebelum akhirnya menjadi bagian penting dari skuad yang menjuarai Piala Eropa 2024.

Piala Dunia 2026 pun menjadi kesempatan berikutnya bagi pemain berambut kribo tersebut untuk menambah koleksi prestasinya bersama tim nasional.

Apakah jimat berupa atasan piyama milik istrinya benar-benar akan kembali membawa keberuntungan? Cucurella tentu berharap demikian, sebagaimana Messi, Ronaldo, dan banyak pesepak bola lainnya yang memiliki kepercayaan terhadap benda-benda spesial yang menemani perjalanan mereka di panggung terbesar sepak bola dunia.