TVRINews - Los Angeles, Amerika Serikat

Selandia Baru datang dengan rapor merah di lini pertahanan dan masalah akut dalam urusan mencetak gol.

Tim nasional Iran bersiap melakoni laga perdana penyisihan Grup G Piala Dunia 2026 dengan menantang Selandia Baru di Los Angeles Stadium. Pertandingan tersebut disiarkan langsung di TVRI Sport, Selasa (16/6/2026) mulai pukul 07.00 WIB.

Laga ini menandai kembalinya Selandia Baru setelah absen selama 16 tahun dari panggung dunia. Kendati demikian, tren performa buruk yang membayangi langkah wakil Osenia tersebut dinilai tidak terlalu menguntungkan dalam pertandingan kontra Iran.

Iran tercatat belum pernah sekalipun berhasil lolos dari fase grup sepanjang sejarah keikutsertaan di Piala Dunia. Ambisi besar untuk mengukir sejarah baru tersebut kini harus menghadapi ujian berat menjelang penampilan ketujuh mereka di turnamen sepak bola terakbar ini.

Adanya ketegangan hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat membuat Iran harus menghadapi tantangan logistik yang sangat melelahkan selama turnamen berlangsung. Skuad Team Melli diwajibkan terbang masuk ke wilayah Amerika Serikat pada hari pertandingan dan harus langsung angkat kaki pada hari yang sama untuk seluruh laga fase grup mereka.

Sangat menarik untuk melihat bagaimana armada asuhan Amir Ghalenoei ini mampu mengatasi tekanan fisik akibat regulasi ketat tersebut. Sisi positifnya, Iran setidaknya datang ke Piala Dunia 2026 dengan modal mumpuni lewat catatan impresif tiga kemenangan beruntun di laga uji coba.

Rangkaian hasil positif tersebut termasuk kemenangan besar atas Kosta Rika dengan skor 5-0 dan keunggulan dua gol tanpa balas melawan Mali. Di antara dua catatan nirbobol itu, Iran juga sukses memetik kemenangan meyakinkan 3-1 saat menjajal kekuatan Gambia.

Jurang Kualitas Peringkat dan Masalah Cedera

Setelah masing-masing mengemas satu kemenangan pada Piala Dunia edisi 2018 dan 2022, Iran kini mengincar hasil serupa untuk memperbesar peluang lolos ke babak 32 besar. Di kubu lawan, Selandia Baru akhirnya kembali ke panggung dunia setelah sempat absen dalam tiga edisi beruntun pada 2014, 2018, dan 2022.

Pasukan Darren Bazeley tersebut mengusung misi besar untuk mengejutkan Iran yang secara peringkat FIFA menduduki posisi ke-20 dunia. Selandia Baru secara matematis berada 65 peringkat di bawah Iran, sebuah jarak yang menggambarkan jurang kualitas yang cukup lebar di antara kedua tim.

Meskipun demikian, Selandia Baru tetap menyimpan harapan besar untuk bisa memanfaatkan faktor kelelahan yang sedang dialami oleh wakil Asia tersebut. Sayangnya, kondisi internal perwakilan Oseania ini sedang tidak berada dalam bentuk terbaiknya menjelang penampilan ketiga mereka di Piala Dunia.

Tercatat, Selandia Baru hanya mampu memetik dua kemenangan sejak memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026. Dua hasil maksimal tersebut diraih dalam rentang waktu yang hampir berjarak satu tahun, yakni saat menekuk Pantai Gading 1-0 pada Juni tahun lalu serta melibas Cile 4-1 pada Maret 2026.

Namun, catatan apik itu ternoda oleh rentetan hasil buruk yang melanda Selandia Baru berupa sembilan kekalahan dari 11 pertandingan selama periode tersebut. Rangkaian hasil negatif itu sekaligus menyingkap masalah akut yang dialami tim, baik di lini pertahanan maupun dalam urusan mencetak gol.

Selandia Baru gagal menyarangkan gol dalam enam dari sembilan kekalahan yang ditelan selama 12 bulan terakhir. Kekecewaan terbaru mereka didapatkan bulan ini saat digulung Haiti 0-4 dan takluk 0-1 di tangan Inggris dalam laga pemanasan menjelang Piala Dunia 2026.

Persiapan yang jauh dari kata ideal ini memunculkan rasa penasaran publik apakah All Whites mampu membalikkan semua prediksi miring di benua Amerika Utara nanti. Di sisi lain, kekuatan Iran juga sedikit tereduksi akibat badai cedera yang menimpa beberapa pilar penting mereka menjelang laga.

Nama-nama beken seperti Alireza Jahanbakhsh, Dennis Eckert, dan Mehdi Torabi kemungkinan besar harus absen, sementara kondisi Roozbeh Cheshmi masih akan terus dipantau tim medis. Walau diterpa isu cedera, Iran masih bisa bernapas lega karena penyerang bintang Mehdi Taremi dipastikan siap memimpin lini serang tim.

Pemilik 105 penampilan tersebut bertekad kuat untuk menambah pundi-pundi golnya yang saat ini telah menyentuh angka 60 gol. Taremi juga akan mendapat sokongan dari deretan pemain produktif seperti Mohammad Mohebi dan Mehdi Ghayedi yang masing-masing telah mengoleksi 14 dan 10 gol untuk negara mereka.

Perang Ketajaman Lini Serang Dua Kubu

Sementara itu, tumpuan harapan Selandia Baru akan berada sepenuhnya di pundak sang kapten sekaligus striker andalan, Chris Wood. Bomber berpengalaman ini menatap turnamen edisi 2026 dengan modal mentereng lewat catatan 45 gol dari total 90 penampilan bersama Selandia Baru.

Kendati demikian, penyerang milik Nottingham Forest tersebut datang setelah melewati tahun yang sulit akibat cedera lutut parah yang memaksanya menepi selama beberapa bulan. Masalah kebugaran itu membuat penampilannya terbatas dan Wood hanya mampu mengemas tiga gol saja dari 15 pertandingan di kompetisi Liga Inggris.

Selain Wood, praktis hanya Kosta Barbarouses yang memiliki catatan dua digit gol internasional untuk All Whites dengan torehan 10 gol. Sementara itu, penyerang asal klub Port Vale, Ben Waine, masih membutuhkan satu gol tambahan lagi untuk bisa menyentuh angka 10 gol bersama tim nasional.

Kabar baiknya, Selandia Baru tidak memiliki daftar cedera sepanjang Iran meskipun gelandang Ryan Thomas diprediksi kecil kemungkinan tampil di laga pembuka ini. Walau motivasi mereka sedang tinggi sekembalinya ke panggung dunia, sulit bagi All Whites yang sedang keluar dari performa terbaiknya untuk menjinakkan kekuatan Iran.

Di atas kertas, Team Melli diprediksi mampu mengatasi perlawanan Selandia Baru. Kualitas kedalaman skuad dinilai akan menjadi kunci utama bagi Iran untuk melupakan sejenak masalah logistik yang sempat mengganggu persiapan mereka.

Iran Vs Selandia Baru

Stadion: Los Angeles Stadium

Wasit: Cesar Arturo Ramos

Peluang: 60:40

Perkiraan Susunan Pemain

Iran (4-2-3-1): 1-Alireza Beiranvand; 17-Arya Yousefi, 19-Ali Nemati, 6-Saeid Ezatolahi, 13-Hossein Kanani; 8-Mohammad Mohebi, 3-Ehsan Hajisafi; 10-Mehdi Ghayedi, 9-Mehdi Taremi, 14-Saman Ghoddos; 18-Amirhossein Hosseinzadeh

Pelatih: Amir Ghalenoei

Selandia Baru (4-3-3): 1-Max Crocombe; 2-Tim Payne, 16-Finn Surman, 5-Michael Boxall, 13-Liberato Cacace; 6-Joe Bell, 10-Sarpreet Singh, 8-Marko Stamenic; 11-Elijah Just, 9-Chris Wood, 7-Matthew Garbett

Pelatih: Darren Bazeley

Pertemuan Terakhir

-

Lima Pertandingan Terakhir Iran

04/06/2026 Iran 2-0 Mali - Persahabatan

29/05/2026 Iran 3-1 Gambia - Persahabatan

31/03/2026 Kosta Rika 0-5 Iran - Persahabatan

27/03/2026 Iran 1-2 Nigeria - Persahabatan

18/11/2025 Uzbekistan 0(4)-(3)0 Iran - Persahabatan

Lima Pertandingan Terakhir Selandia Baru

07/06/2026 Inggris 1-0 Selandia Baru - Persahabatan

03/06/2026 Haiti 4-0 Selandia Baru - Persahabatan

30/03/2026 Selandia Baru 4-1 Cili - FIFA Series

27/03/2026 Selandia Baru 0-2 Finlandia - FIFA Series

19/11/2025 Ekuador 2-0 Selandia Baru - Persahabatan