TVRI News - Kansas City, Amerika Serikat

Menurut laporan yang beredar, para pemain Inggris menerima instruksi langsung untuk mencari tempat berlindung ketika sirene peringatan tornado mulai berbunyi di penjuru kota.

Timnas Inggris mendapat pengalaman yang tidak biasa hanya beberapa jam setelah tiba di markas mereka untuk Piala Dunia 2026. Sebuah tornado dilaporkan menerjang wilayah Kansas City pada Sabtu (13/6/2026) waktu setempat, memaksa para pemain Inggris untuk berlindung setelah otoritas mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem.

Kansas City menjadi markas Inggris selama menjalani misi mengakhiri penantian panjang selama 60 tahun untuk kembali menjuarai Piala Dunia. Skuad asuhan Thomas Tuchel baru tiba di kawasan Midwest Amerika Serikat pada Sabtu siang setelah menikmati waktu istirahat selama satu setengah hari di Florida.

Setibanya di Kansas City, para pemain langsung menggelar sesi latihan komunitas di Swope Soccer Village pada pukul 17.00 waktu setempat. Saat latihan berlangsung, cuaca masih sangat panas dengan suhu mencapai 30 derajat Celsius.

Namun, situasi berubah drastis beberapa jam kemudian. Otoritas cuaca setempat mengeluarkan peringatan tornado untuk sejumlah wilayah di Kansas City karena badai diperkirakan melanda pada malam hari.

Kekhawatiran tersebut akhirnya menjadi kenyataan. Badan Cuaca Nasional Amerika Serikat (National Weather Service) mengeluarkan peringatan badai petir hebat disertai angin yang sangat kencang.

Dalam peringatannya disebutkan: “Peringatan badai petir parah berlaku untuk wilayah ini hingga pukul 21.00 CDT dengan angin merusak berkekuatan 80 mph,” kata peringatan tersebut dikutip dari The Independent, Minggu (14/6/2026).

Masyarakat juga diminta segera mencari perlindungan karena kondisi cuaca dinilai sangat berbahaya. “Segera berlindung di bangunan yang kokoh, jauh dari jendela. Material yang beterbangan dapat mematikan bagi siapa saja yang berada di luar tanpa perlindungan.”

Menurut laporan yang beredar, para pemain Inggris menerima instruksi langsung untuk mencari tempat berlindung ketika sirene peringatan tornado mulai berbunyi di berbagai penjuru kota.

Dampak cuaca ekstrem tersebut juga dirasakan para suporter. Festival penggemar FIFA yang berlangsung di Kansas City terpaksa ditutup lebih awal demi alasan keselamatan.

Penyelenggara acara menjelaskan keputusan tersebut melalui sebuah pernyataan resmi. “Karena cuaca buruk yang diperkirakan akan terjadi, FIFA Fan Festival akan ditutup lebih awal pada pukul 17.00 dan tidak akan dibuka kembali hari ini.”

Mereka menegaskan bahwa keselamatan seluruh pihak menjadi prioritas utama. “Keselamatan masyarakat, staf, relawan, dan para penghibur tetap menjadi prioritas utama kami.”

Sebelumnya, kamp persiapan Inggris di Florida juga sempat diwarnai sejumlah gangguan akibat cuaca. Laga uji coba terakhir melawan Kosta Rika bahkan harus ditunda selama satu jam setelah badai petir melanda area pertandingan. 

Meski demikian, kondisi tersebut masih belum sebanding dengan ancaman tornado yang kini mereka hadapi di Kansas City.

Sebelum cuaca memburuk, seluruh 26 pemain yang dibawa Thomas Tuchel sempat menjalani sesi latihan penuh setelah check-in di hotel tim, Inn at Meadowbrook, yang berada di bagian selatan kota. Kedatangan mereka disambut hangat oleh sekitar 200 orang di hotel, sementara sekitar 700 penonton hadir menyaksikan latihan terbuka tim.

Masalah yang dihadapi Inggris jelang turnamen juga tidak berhenti pada cuaca. Sehari sebelum kedatangan mereka, markas latihan tim dilaporkan mengalami pencurian perlengkapan. Sejumlah barang, termasuk beberapa sepatu pemain dan bola resmi turnamen, dilaporkan hilang.

Inggris akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Kroasia pada Kamis WIB mendatang. Setelah itu, mereka masih harus menjalani dua laga Grup L lainnya melawan Gana dan Panama dalam upaya melangkah jauh di turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.