TVRINews - Miami, Amerika Serikat

Pertandingan Arab Saudi vs Uruguai juga akan jadi ujian langsung bagi pelatih baru Arab Saudi, Georges Donis, yang harus menghadapi tim asuhan juru taktik kawakan Marcelo Bielsa.

Arab Saudi tengah mematangkan persiapan untuk menghadapi salah satu laga pembuka Piala Dunia tersulit dalam beberapa tahun terakhir. Tim berjulukan Green Falcons itu dijadwalkan bertemu Uruguai pada Selasa (16/6/2026) pagi WIB dalam pertandingan pertama mereka di ajang Piala Dunia 2026.

Duel yang akan digelar di Miami tersebut menjadi penanda penampilan ketujuh Arab Saudi di putaran final Piala Dunia. Pertandingan ini juga akan menjadi ujian langsung bagi pelatih baru Georges Donis, yang harus menghadapi Uruguai asuhan juru taktik kawakan asal Argentina, Marcelo Bielsa.

Arab Saudi datang ke Amerika Serikat dengan harapan bisa menghidupkan kembali semangat yang mereka tunjukkan pada Piala Dunia 2022. Saat itu, Green Falcons menciptakan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah turnamen setelah mengalahkan Argentina yang kemudian keluar sebagai juara dunia.

Namun kali ini tantangan yang dihadapi berbeda. Uruguai tampil dengan wajah baru sejak Bielsa mengambil alih kursi pelatih pada 2023. Pelatih yang dikenal dengan gaya permainan menyerang dan tekanan tinggi itu memimpin proses regenerasi skuad dengan mulai meninggalkan sejumlah veteran seperti Luis Suarez dan Edinson Cavani.

Sebagai gantinya, Uruguai kini mengandalkan generasi baru yang dipimpin oleh Federico Valverde, Darwin Nunez, dan Ronald Araujo. Di bawah arahan Bielsa, La Celeste mampu mencatat kemenangan atas Brasil dan Argentina dalam kualifikasi zona Amerika Selatan serta melaju hingga semifinal Copa America.

Gaya permainan agresif Bielsa memang kerap merepotkan lawan. Namun pendekatan tersebut juga memiliki kelemahan karena sering meninggalkan ruang di belakang garis tekanan pertama. Celah inilah yang berpotensi dimanfaatkan Arab Saudi untuk melancarkan serangan balik.

Green Falcons akan kembali mengandalkan kapten sekaligus pemain senior mereka, Salem Al-Dawsari. Winger berpengalaman itu masih menjadi salah satu ancaman utama di lini depan dan dikenang luas berkat gol spektakulernya ke gawang Argentina empat tahun lalu.

Donis, yang resmi menangani Arab Saudi pada April lalu setelah kepergian Herve Renard, berupaya meningkatkan organisasi permainan dan disiplin taktik tim. Pengalamannya selama bertahun-tahun bekerja di Liga Pro Saudi dinilai menjadi modal penting untuk memahami karakter para pemain yang kini diasuhnya.

Gelandang Abdullah Al-Khaibari menilai adaptasi tim berjalan cepat karena Donis sudah sangat mengenal sepak bola Arab Saudi.

“Donis mengenal pemain Saudi dan memahami peran setiap pemain di dalam tim,” ujar Al-Khaibari, seraya menegaskan bahwa skuad telah siap sepenuhnya menghadapi laga pembuka turnamen.

Bek kiri Moteb Al-Harbi juga menunjukkan optimisme setelah menjalani serangkaian laga uji coba, termasuk menghadapi Senegal.

“Uruguai adalah salah satu tim terbaik di Amerika Selatan, tetapi kami fokus pada diri kami sendiri dan menjalankan instruksi dari staf pelatih,” kata Al-Harbi.

Selain mengasah aspek teknis dan taktis, Arab Saudi juga memanfaatkan teknologi modern dalam persiapannya. Para penjaga gawang terlihat menggunakan kacamata latihan visual khusus yang dirancang untuk meningkatkan konsentrasi, kecepatan reaksi, dan kemampuan mengambil keputusan.

Staf pelatih pun memberikan perhatian besar terhadap latihan taktik, penguasaan bola, serta skema bola mati yang diperkirakan akan menjadi faktor penting dalam pertandingan nanti.

Dukungan suporter juga terus mengalir menjelang laga. Para pendukung Arab Saudi mulai berdatangan ke Miami dan menggelar berbagai kegiatan untuk menyemangati tim. 

Sejumlah pemain seperti Saleh Al-Shehri dan Ali Lajami bahkan secara khusus menyampaikan terima kasih kepada para penggemar yang mereka sebut sebagai sumber motivasi utama.

FIFA juga telah menunjuk wasit asal Italia, Maurizio Mariani, untuk memimpin pertandingan tersebut.

Meski Uruguai lebih difavoritkan untuk meraih kemenangan, Arab Saudi memiliki alasan untuk percaya diri. Mereka memiliki sejarah menciptakan kejutan dalam laga-laga pembuka Piala Dunia. 

Dengan Bielsa yang memburu kemenangan penting bersama Uruguai dan Donis yang akan menjalani pertandingan kompetitif pertamanya sebagai pelatih Arab Saudi, duel di Miami ini berpotensi menjadi salah satu laga paling menarik pada fase awal Piala Dunia 2026.