Kapten Timnas Jerman, Joshua Kimmich. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - Munchen, Jerman
Joshua Kimmich pemain serbabisa namun posisi terbaiknya bukan di bek kanan melainkan sebagai gelandang karena dia memiliki kreativitas sebagai pengatur permainan.
Kehadiran Jurgen Klopp sebagai pelatih Timnas Jerman tidak lantas mengubah drastis Die Mannschaft. Ada yang tidak akan berubah atau dilanjutkan. Di antaranya adalah jabatan kapten tim. Ban kapten Timnas Jerman dikabarkan akan tetap berada di lengan Joshua Kimmich.
Hal ini disampaikan Direktur Olahraga Timnas Jerman, Rudi Voller. Menurut legenda sepak bola Jerman ini, di bawah pelatih baru Jurgen Klopp, Joshua Kimmich akan terus memimpin Timnas Jerman.
Rudi Voller yang juga mempertahankan jabatannya di tengah perombakan besar dalam susunan tim nasional, mengisyaratkan bahwa ban kapten tidak akan berganti di bawah pelatih baru. "Saya kira begitu," kata Rudi Voller tentang apakah Joshua Kimmich akan tetap menjadi kapten Jerman.
Rudi Voller menyampaikannya di sela acara Kongres Pelatih Internasional di Mainz, kemarin. Mantan pemain Timnas Jerman itu mengomentari situasi kapten setelah kehadiran Jurgen Klopp sebagai pelatih baru.
"Jo Kimmich telah menunjukkan dalam banyak pertandingan internasional bahwa dia adalah anutan, kapten yang hebat. Saya tidak dapat membayangkan akan ada perubahan besar di sana," kata Rudi Voller lagi.
Meskipun pertanyaan tentang kapten sangat penting, bagi Joshua Kimmich mungkin keputusan yang lebih penting adalah memindahkannya kembali ke lini tengah. Pada Piala Dunia 2026, jelas menunjukkan ketidakmampuannya untuk menjalankan tugas sebagai bek kanan.
Dengan demikian, Jurgen Klopp harus menemukan pengganti yang cocok untuk posisi bek kanan dan akan menemukan bahwa kaptennya lebih cocok berada di jantung sistem serangan yang mengalir bebas.
Dalam perjalanan kariernya, Joshua Kimmich memang merupakan gelandang dengan naluri bertahan yang lebih baik. Karena itu, posisi aslinya merupakan gelandang bertahan. Meski demikian, dalam sejumlah laga, dia juga ditempatkan sebagai bek kanan atau sebagai gelandang tengah.
Pada Piala Dunia 2026 lalu, pelatih Timnas Jerman saat itu yaitu Julian Nagelsmann, menempatkan Joshua Kimmich sebagai bek kanan di semua pertandingan (4 laga) sebelum akhirnya Jerman kalah dari Paraguai dan tersingkir dari turnamen tersebut. Kegagalan Jerman di Piala Dunia 2026 dinilai karena Julian Nagelsmann menempatkan Joshua Kimmich di posisi bek kanan.
Bukan kebetulan pula, Jurgen Klopp adalah tipikal pelatih yang menempatkan peran dan posisi bek kanan sebagai bagian yang sangat penting. Di Liverpool contohnya, dia membangun The Reds justru dengan memiliki pemain yang tepat di posisi tersebut, tepatnya posisi bek sayap.
Jurgen Klopp adalah pelatih yang menemukan dan mengembangkan Trent Alexander-Arnold sebagai pemain kunci Liverpool. Kemungkinan pula, dia sudah memantau tim nasional junior Jerman secara cermat untuk mencari profil yang tepat untuk masa depan.
Dalam kariernya sebagai pemain Timnas Jerman, Joshua Kimmich total telah bermain dalam 48 laga sebagai bek kanan. Sedangkan sebagai gelandang bertahan, dia tampil di 45 laga. Dari angka tersebut memang terlihat dilematis namun sebenarnya, posisi yang tepat bagi Joshua Kimmich adalah gelandang bertahan.
Karier Joshua Kimmich di Timnas Jerman dimulai sejak 2016 silam hingga kini. Total dia telah bermain dalam 114 laga dengan mencetak 10 gol untuk Timnas Jerman. Mantan pemain Timnas Jerman, Horst Hrubesch memberikan pujian kepada Joshua Kimmich sebagai pemain yang serbabisa baik dalam bertahan maupun menyerang.
"Joshua memiliki kualitas yang luar biasa dan serbaguna baik dalam peran menyerang maupun bertahan. Dia pemain cerdas dengan keterampilan teknis dan kelincahan yang baik," kata Horst Hrubesch. Pep Guardiola yang pernah melatih Bayern Munchen pernah menyatakan "Salah satu gelandang bertahan terbaik di dunia yang menjadi bek kanan."
Joshua Kimmich juga pernah digunakan sebagai bek tengah dadakan,sebagai gelandang tengah, atau sebagai playmaker yang bermain lebih dalam, karena kemampuannya untuk mengatur permainan di lini tengah. "Joshua Kimmich memiliki semua yang dibutuhkan seorang pemain," kata Pep Guardiola.
Joshua Kimmich tentu memberikan apapun yang diinginkan pelatihnya. Namun, setiap pemain lebih menyukai memiliki peran yang jelas. Dan, tentu dia berharap Jurgen Klopp-lah pelatih yang akan memberikan keistimewaan tersebut, nanti.