TVRINews – Santiago, Cili

Aturan Federasi Sepak Bola Cili melarang seorang pemain mengenakan nama panggilan di jersei klub mereka

Klub elite Cili, Colo-Colo, telah memenangi persaingan dalam perburuan untuk mendatangkan pahlawan Tanjung Hijau di Piala Dunia 2026 lalu, Vozinha. Kiper berusia 40 tahun asal negara kecil di Afrika Barat ini bergabung dengan status bebas transfer dari Chaves, klub Divisi Kedua Portugal. 

Colo-Colo sendiri kemungkinan besar sudah menaruh harapan tinggi pada transfer ini, tidak hanya demi prestasi olahraga, tetapi juga dengan mengincar penjualan jersei sang kiper yang memiliki status kultus. 

Namun, hal itu kini tampaknya sulit terwujud. Alasannya, Vozinha harus mengenakan nama yang berbeda pada jerseinya saat bermain untuk Colo-Colo.

Bagaimana ini semua bisa terjadi? Nama resmi kiper dengan aksi penyelamatan terbanyak di Piala Dunia 2026 lalu itu adalah Josimar Evora Dias. Vozinha hanyalah nama panggilannya.

Namun, Federasi Sepak Bola Cile (ANFP) melarang penggunaan nama panggilan pada jersei. Sebagai gantinya, pemain hanya diperbolehkan mencantumkan salah satu nama belakang mereka di jersei. Ini berarti Vozinha harus memilih antara Evora atau Dias.

Hal ini kemungkinan akan membuat pihak Colo-Colo kesal. Pasalnya, tanpa nama panggilannya, jersei Vozinha mungkin tidak akan laku keras seperti yang diharapkan klub yang berbasis di Macul, Santiago, Cili, itu saat merekrutnya.

Vozinha Bertemu Mantan Bintang Bundesliga Jerman, Arturo Vidal 

Bersama tim debutan Piala Dunia, Tanjung Hijau, Vozinha mencatatkan kisah bak dongeng di turnamen akbar yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, pada 11 Juni sampai 19 Juli itu, dengan secara mengejutkan melaju hingga ke babak 32 besar. 

Di babak tersebut, negara kepulauan dengan populasi hanya sekitar 530 ribu jiwa itu nyaris menciptakan kejutan terbesar dalam sejarah Piala Dunia saat menghadapi Argentina (kalah 2-3 setelah perpanjangan waktu). 

Usai pertandingan pembuka yang sensasional dengan menahan tim yang akhirnya menjadi juara, Spanyol (skor 0-0), jumlah pengikut Instagram Vozinha melonjak drastis dari angka di bawah 50 ribu menjadi hampir 30 juta.

Vozinha telah menandatangani kontrak dengan Colo-Colo hingga akhir tahun 2026, dengan opsi perpanjangan selama satu tahun lagi. Menariknya, menurut stasiun radio Cile, Radio ADN, Vozinha akan menerima bayaran setara 524.520 (Rp10,78 miliar) per tahun. 

Angka ini tentu jauh lebih rendah dibandingkan dengan Arturo Vidal, pemain dengan bayaran tertinggi di klub yang dari 16 laga yang sudah dijalani itu tengah kompetisi kasta tertinggi Cili, Liga de Primera. 

Mantan bintang Bundesliga—yang pernah memperkuat Bayer Leverkusen dan FC Bayern Munchen—itu mengantongi bayaran setara sekitar 1,27 juta euro (Rp26,12 miliar) per tahun.