TVRINews – New York, Amerika Serikat

Piala Dunia 2026 lalu juga melibatkan lebih dari 43 ribu sukarelawan dan 73.700 tenaga keamanan profesional terakreditasi

Selama 39 hari penyelenggaraan Piala Dunia 2026, para penggemar yang menyaksikan pertandingan di stadion mengonsumsi makanan dan minuman dengan jumlah total yang mencengangkan. 

Pada hari Senin (27/7/2026), FIFA merilis data yang mencatat penjualan hampir 675 ribu hot dog terjual di stadion-stadion serta lebih dari 4,6 juta minuman ringan dan air kemasan dibeli penonton selama kompetisi berlangsung. 

Dari angka penjualan total hot dog itu, jika dirata-rata sekitar 6.490 buah hot dog terjual pada setiap pertandingan dari total 104 laga dalam turnamen yang berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli tersebut.

Tidak sampai di situ. Penjualan bir juga mencapai rekor tertinggi di Piala Dunia edisi ke-23, mengingat para penggemar sepak bola membeli lebih dari 5,5 juta bir selama perjalanan mereka di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat, tiga negara tuan rumah.

Angka-angka tersebut memberikan gambaran mengenai besarnya skala operasional yang diperlukan untuk melayani lebih dari 6,8 juta penggemar yang hadir di stadion selama kompetisi. 

Turnamen ini diselenggarakan di tiga negara, melibatkan 16 kota tuan rumah, 48 pusat pelatihan tim, dan 645 lokasi resmi, serta mengerahkan hampir 300 ribu tenaga profesional terakreditasi. 

Dukungan infrastruktur untuk 104 pertandingan tersebut juga melibatkan lebih dari 43 ribu sukarelawan dan 73.700 tenaga keamanan profesional terakreditasi. 

Di luar stadion, Piala Dunia juga melibatkan ribuan orang lainnya. Acara Fan Fest tercatat dikunjungi oleh lebih dari sembilan juta orang di seluruh wilayah Amerika Utara.

Piala Dunia 2026 berakhir pada tanggal 19 Juli lalu dengan kemenangan Spanyol atas Argentina, 1-0, pada laga final yang digelar di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat. 

Ferran Torres mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut pada babak kedua perpanjangan waktu, sekaligus memastikan gelar juara Piala Dunia kedua bagi Spanyol setelah tahun 2010.