Kiper Timnas Belgia, Thibaut Courtois. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Brussel, Belgia
Meski menyambut kedatangan pelatih baru, Thibaut Courtois belum memastikan apakah dirinya akan tetap membela Belgia dalam waktu dekat.
Thibaut Courtois menyambut positif penunjukan Mark van Bommel sebagai pelatih baru Red Devils. Penjaga gawang Timnas Belgia dan Real Madrid itu menilai Van Bommel memiliki kualitas dan pengalaman yang cukup untuk membawa Belgia bangkit setelah kegagalan di Piala Dunia 2026.
Van Bommel resmi ditunjuk menggantikan Rudi Garcia, yang tidak lagi melanjutkan tugasnya setelah Belgia tersingkir di babak perempat final Piala Dunia. Kekalahan tersebut menjadi akhir dari masa kepemimpinan Garcia bersama Belgia, sementara federasi sepak bola Belgia bergerak cepat menunjuk Van Bommel sebagai suksesor.
Courtois mengaku sebenarnya tidak terkejut dengan keputusan tersebut karena nama Van Bommel sudah lama dikaitkan dengan kursi pelatih Belgia.
"Itu sebenarnya bukan kejutan karena namanya sudah cukup lama beredar. Saya rasa dia sudah membuktikan di Antwerp bahwa dia adalah pelatih papan atas," ujar kiper Real Madrid itu kepada wartawan dalam sebuah acara sponsor, dikutip dari Reuters, Senin (27/7/2026).
"Banyak pemain berbicara sangat positif tentang dirinya, jadi saya menantikan kesempatan untuk mengenalnya lebih dekat," ia menambahkan.
Menurut Courtois, pengalaman Van Bommel sebagai mantan pemain kelas dunia menjadi nilai tambah yang sangat penting bagi Timnas Belgia. Pria asal Belanda itu pernah memperkuat PSV Eindhoven, Barcelona, Bayern Muenchen, AC Milan, hingga Timnas Belanda, sehingga memahami tekanan bermain di level tertinggi.
"Hal yang paling penting adalah Van Bommel pernah bermain di level tertinggi dan tahu seperti apa rasanya menjalani pertandingan-pertandingan besar. Pengalaman di level elite itu jelas menjadi nilai positif dan secara alami membuat para pemain menghormatinya," kata Courtois.

Pelatih baru Timnas Belgia, Mark van Bommel.
Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
Soal Masa Depannya di Timnas Belgia
Meski menyambut kedatangan pelatih baru, Thibaut Courtois belum memastikan apakah dirinya akan tetap membela Belgia dalam waktu dekat.
Kiper berusia 34 tahun itu sebelumnya telah menyatakan masih ingin melanjutkan karier internasionalnya, tetapi dengan syarat mendapat kesempatan beristirahat pada ajang UEFA Nations League mendatang.
"Setelah Piala Dunia 2026, saya memang masih ingin terus bermain untuk Belgia. Namun semuanya akan bergantung pada pembicaraan. Saya ingin beristirahat selama Nations League dan kami harus mencoba mencapai kesepakatan mengenai hal itu. Setelah itu, saya akan memutuskan apakah akan terus bermain atau tidak," ucapnya.
Courtois juga mengenang momen pahit saat Belgia tersingkir dari Piala Dunia. Ia mengalami cedera ketika menghadapi Spanyol di babak perempat final yang berlangsung di Los Angeles pada 10 Juli lalu.
Setelah dirinya ditarik keluar, Senne Lammens yang masuk sebagai pengganti melakukan kesalahan yang berujung gol kemenangan Spanyol. Belgia akhirnya kalah 1-2 dari tim yang kemudian menjadi juara dunia.
Meski demikian, Courtois mengaku sebenarnya masih merasa mampu melanjutkan pertandingan.
"Saya hanya merasa sudah tidak bisa melakukan tendangan gawang lagi. Seorang bek sebenarnya bisa mengambil alih tugas itu. Dalam permainan terbuka saya masih bisa melakukan umpan-umpan pendek ke samping," ia menjelaskan.
Namun keputusan akhir tetap berada di tangan pelatih saat itu. "Pelatih mengatakan, 'Kita sudah sepakat bahwa hanya pemain yang benar-benar 100 persen bugar yang akan bermain.' Baiklah, tidak masalah."
Di tengah kritik yang diterima Rudi Garcia setelah penampilan Belgia di Piala Dunia, Courtois menegaskan tidak pernah memiliki hubungan buruk dengan mantan pelatihnya tersebut. Ia mengakui kecewa harus meninggalkan lapangan saat melawan Spanyol, tetapi tetap menghormati keputusan yang diambil.
"Tentu saja saya kecewa karena itu pertandingan melawan Spanyol dan kami sedang berada dalam ritme yang bagus. Namun tim lebih penting daripada diri saya sendiri. Keputusan sudah dibuat dan tidak pernah ada hubungan yang buruk. Saya tidak pernah ingin berbicara buruk tentang dia," kata Courtois.