Neymar kerap dihantam cedera sepanjang karier yang membuatnya berniat pensiun di akhir 2026 ini. Foto: TVRI/Grafis/Dede Sopatal Mauladi
TVRINews - Santos, Brasil
Neymar Jr. tahu bahwa kepastian dirinya masuk Timnas Brasil sudah di luar kemampuannya. Performa butut pada akhir pekan memperkecil kansnya.
To be or not to be, that is the question. Pertanyaan klasik--dan sering dikutip--dalam Hamlet karya William Shakespeare ini mungkin pas untuk kondisi yang tengah dialami Neymar Jr. Sang pemain sedang gundah menanti apakah dirinya bisa mendapat panggilan dari Carlo Ancelotti untuk masuk ke Timnas Brasil.
Neymar masih tercatat sebagai pemain tersubur di Timnas Brasil. Koleksi pemain kreatif yang kini berusia 34 tahun itu 79 gol, terbanyak di Selecao Brasileiro.
Wacana Neymar masuk ke skuad Brasil terus merebak dalam beberapa bulan terakhir dan bakal makin ramai beberapa bulan sebelum start Piala Dunia 2026. Dalam tiga pekan terakhir saja, eks Barcelona ini menyajikan performa yang naik turun. Imbasnya, peluangnya masuk skuad menjadi tidak menentu.
Pada penampilan pertama usai kembali setelah operasi lutut pada Desember, Neymar dianggap sudah habis karena performa buruk. Minggu depannya, gelandang-penyerang ini mendapat pujian berkat dua golnya ke gawang Vasco da Gama yang menempatkannya di 10 besar pencetak gol untuk Santos.
Pada Selasa pekan silam, Neymar dipertanyakan lagi karena absen kala Santos menghadapi Mirassol di Liga Brasil. Media-media Brasil menyebut bahwa Carlo Ancelotti baru diberi tahu mengenai absensi Neymar beberapa jam sebelum laga.
Spekulasi alasan Neymar tidak bermain juga beredar, salah satunya untuk menghadiri ulang tahun adiknya. Di media sosial, Neymar menepis dugaan tersebut sambil mengeluh soal kesulitan menghadapi sangkaan-sangkaan miring terhadapnya. Apa pun, para penggemar memperkirakan keputusan tak bermain di laga kontra Mirassol tersebut memungilkan peluang Neymar tampil di Piala Dunia 2026.
Kesempatan bagi Neymar untuk menunjukkan kepantasan masuk timnas hadir lagi pada akhir pekan melawan Corinthians. Namun, Neymar kembali tampil tidak meyakinkan di laga yang berakhir dengan skor 1-1 pada Minggu.
Neymar mendapatkan sebuah peluang, tapi sundulannya melebar tipis. Akan tetapi, secara keseluruhan, Neymar terlihat tampak mengalami kesulitan saat menguasai bola. Tidak ada sebiji tembakan ke gawang yang dilepaskan Neymar.
Brasil telah menjadwalkan uji coba menghadapi Prancis dan Kroasia di Amerika Serikat pada 26 dan 31 Maret. Dua partai persahabatan itu tak pelak menjadi patokan penting terakhir bagi Carlo Ancelotti untuk mendapatkan bayangan para pengisi pasukannya ke Amerika Utara pada musim panas nanti. Pelatih asal Italia sudah menyatakan bahwa syarat utama agar pemain bisa berada dalam timnya adalah kebugaran penuh.
Usai kesempatan terakhir untuk pembuktian tersebut, tak mengherankan bila Neymar cuma bisa pasrah. Hasratnya bermain di Selecao kini tergantung pada keputusan Ancelotti.
"Saya berharap bisa kembali ke tim nasional dan bermain di Piala Dunia, tapi bukan saya yang menentukan," ujar Neymar dikutip dari ESPN usai partai kontra Corinthians.
Pada akhirnya, mantan pemain PSG itu mencoba berbesar hati. "Masuk tim atau tidak, saya akan selalu mendukung Brasil," tutup Neymar.