Pelatih Tim Nasional Australia Tony Popovic. (TVRI/Grafis/Yusuf) Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews – Sydney, Australia
Timnas Australia memasuki era baru di bawah pelatih Tony Popovic yang akan membuktikannya di Piala Dunia 2026.
Dengan lebih dari 50 penampilan bersama Tim Nasional Australia, Tony Popovic adalah pemain bertahan tengah andalan Socceroos dan bagian kunci dari skuad yang mencapai babak kedua (16 besar) pada Piala Dunia 2006 di Jerman.
Setelah pensiun dua tahun kemudian (tepatnya 1 November 2008), Popovic langsung beralih ke dunia kepelatihan dan telah meraih kesuksesan di sejumlah klub domestik.
Setelah dipercaya menangani Timnas Australia setelah kepergian Graham Arnold menjelang akhir tahun 2024, Popovic berhasil membawa Socceroos melewati tahap akhir kualifikasi Piala Dunia 2026.
Socceroos lolos langsung ke Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko, setelah finis di posisi kedua—di belakang Jepang—Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia zona Asia (AFC). Australia saat itu satu grup dengan Timnas Indonesia.
Bagi pria kelahiran Sydney, 4 Juli 1973 (52 tahun), menangani Socceroos menjadi pengalaman pertamanya menangani tim nasional. Namun, hasil kerja Popovic sejauh ini tampaknya tidak mengecewakan Football Australia (FA), federasi sepak bola negara tersebut.
Gaya Melatih dan Formasi Favorit
Sebagai pemain, Popovic telah mewakili Australia di setiap kelompok usia hingga di skuad senior. Bermain sebagai bek tengah dengan postur 194 cm, Popovic tercatat 59 kali membela Socceroos dengan mencetak 8 gol, cukup produktif untuk ukuran bek tengah.
Setelah menjadi pelatih, Popovic secara konsisten menunjukkan kemampuan untuk mengembangkan tim-tim pemenang melalui perhatiannya pada detail, perencanaan yang cermat, dan kemampuan untuk menyelaraskan fokus kolektif.
Seperti dikutip situs web Transfermarkt, Popovic dikenal sebagai pelatih yang sangat disiplin dan terstruktur secara taktik, dikenal karena membangun tim dari nol, menuntut tingkat kerja yang tinggi, dan menekankan soliditas pertahanan.
Ia sering menggunakan formasi 4-2-3-1 atau 3-4-2-1, berfokus pada permainan cepat dan dinamis, intensitas tinggi, dengan pendekatan “tidak ada satu pun detail yang terlewatkan" dalam persiapan.
Popovic memiliki kebijakan tanpa toleransi terhadap sikap latihan yang buruk dari pemain, seraya menekankan bahwa upaya maksimal diperlukan setiap hari.
Bicara taktik, Popovic dikenal karena kemampuannya mengorganisasi tim dengan basis pertahanan yang kuat dan disiplin. Dengan prinsip “tidak ada satu batu pun yang terlewatkan”, ia menekankan persiapan dan pengamatan yang cermat untuk memastikan tim benar-benar siap.
Popovic selalu mengharapkan timnya diharapkan bermain dengan tempo tinggi yang bertujuan untuk membuat lawan merasa tidak nyaman.
Kendati memiliki tuntutan besar, Popovic dikenal karena mampu membangun kepercayaan dengan para pemain, mendukung mereka di luar lapangan, dan memupuk rasa persatuan tim yang kuat.
Popovic juga memiliki rekam jejak dalam membangun kembali tim dengan cepat menjadi tim yang berpotensi juara. Itu sudah dibuktikannya pada Western Sydney Wanderers dan Melbourne Victory.
Menangani Socceroos, pada tahun 2026 ini—khususnya di Piala Dunia nanti, Popovic telah menargetkan “gaya yang berbeda” yang berfokus pada permainan yang lebih cepat, lebih terhubung, dan dinamis.
Rekor Menangani Timnas Australia
Sejak resmi ditunjuk sebagai pelatih Timnas Australia pada 23 September 2024, Popovic sudah memimpin Socceroos dalam 16 pertandingan di berbagai ajang, dengan rata-rata merebut 2,06 poin per laga.
Delapan pertandingan awal Popovic adalah Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dan dilalui tanpa kekalahan (5 menang, 3 imbang). Tren kemenangan berlanjut hingga tiga laga persahabatan masing-masing melawan Selandia Baru (1-0 dan 3-1) serta Kanada (1-0).
Socceroos kemudian menelan tiga kekalahan beruntun di pertandingan persahabatan internasional masing-masing dari Amerika Serikat (1-2), Venezuela (0-1), dan Kolombia (0-3). Australia lalu bangkit dengan memenangi dua laga persahabatan berikutnya melawan Kamerun (1-0) dan Curacao (5-1).
Total, dari 16 pertandingan selama ditangani Popovic, Timnas Australia merebut 10 kemenangan, tiga hasil imbang, dan tiga kekalahan. Mereka mampu mencetak 28 gol (1,75 gol/laga) dan kemasukan 14 (0,875 gol/laga).
Biodata
Nama: Tony Popovic
Kelahiran: Sydney, Australia, 4 Juli 1973 (52)
Karier Melatih:
- Asisten pelatih Sydney FC (Des 2008 – Feb 2011)
- Asisten pelatih Crystal Palace (Feb 2011 – Mei 2012)
- Pelatih Western Sydney (Mei 2011 – Okt 2017)
- Pelatih Karabukspor (Okt 2017 – Des 2017)
- Pelatih Perth Glory (Mei 2018 – Sep 2020)
- Pelatih Xanthi (Sep 2020 – Feb 2021)
- Pelatih Melbourne Victory (Jul 2021 – Jun 2024)
- Pelatih Timnas Australia (Sep 2024 – sekarang)
Prestasi sebagai Pelatih:
Western Sydney Wanderers
- A-League Men Premierships (Liga Australia dan Selandia Baru): juara 2012-2013 dan runner-up 2013-2014, 2015-2016
- A-League Men Finals: runner-up 2013, 2014, 2016
- AFC Champions League: 2014
Perth Glory
- A-League Men Premierships: juara 2018-2019
- A-League Men Finals: runner-up 2019
Melbourne Victory
- A-League Men Musim Reguler: runner-up 2021-2022
- A-League Men Finals: runner-up 2024
- Australia Cup: 2021
Penghargaan Individu
- Pelatih Terbaik A-League Men: 2012-2013, 2018-2019, 2021-2022
- Pelatih Terbaik PFA A-League: 2012-2013, 2018-2019
- Pelatih Terbaik AFC: 2014