TVRINews - Kansas City, Amerika Serikat

Peran Eloy Room di bawah mistar menjadi kunci yang membuat gawang timnya tidak kemasukan dan membuat Curacao meraih satu poin.

Kiper Curacao, Eloy Room yang kemasukan tujuh gol saat lawan Jerman di pertandingan pertama, kini menjadi "malaikat" penyelamat bagi timnya saat menghadapi Ekuador dalam pertandingan kedua mereka di Grup E, Sabtu (20/6/2026) atau Minggu pagi tadi WIB.

Dalam laga yang yang bergulir di Stadion Kansas City Stadium, pertandingan berakhir dengan skor 0-0. Hasil ini menempatkan kedua tim masih memiliki peluang untuk melangkah ke fase selanjutnya. Termasuk bagi Curacao yang mampu meredam serangan Ekuador sepanjang pertandingan.

Curacao tidak bermain bertahan namun saat tim asuhan Dick Advocaat ini dalam posisi kehilangan bola, mereka dapat mengatasinya dengan baik. Dan, Eloy Room mengambil peran terbesar dari keberhasilan tim berjulukan The Blue Wave meraih satu poin dengan catatan clean sheet dalam laga ini.

Penjaga gawang 37 tahun ini melakukan sejumlah penyelamatan penting yang membuat timnya berhasil melalui pertandingan ini tanpa kemasukan. Di antara momen terbaik dari aksinya di bawah mistar dalam laga ini saat meredam bola tandukan penyerang Ekuador, Gonzalo Plata di menit ke-60.

Lima menit selanjutnya menjadi aksi mengesankan Eloy Room di mana penjaga gawang klub Miami FC ini kembali meredam dengan aksi yang konstan, tembakan dan tandukan pemain Ekuador. Eloy Room sudah memperlihatkan performa terbaik di bawah mistar sejak di babak pertama.

Seperti menepis bola tembakan bek Ekuador Piero Hincape atau meredam bola tembakan voli yang keras dari Enner Valencia. Tanpa perannya di bawah mistar, gawang Curacao tentu sudah kemasukan banyak gol. Untuk pemain yang telah tampil dalam 74 laga bersama Timnas Curacao, Eloy Room memperlihatkan pengalaman, ketenangan, dan Teknik yang sangat dibutuhkan di laga-laga krusial seperti lawan Ekuador.

Dengan satu poin ini, Eloy Room berperan dalam menjaga peluang timnya untuk lolos ke fase knockout. Dia adalah bintang yang tidak terduga yang mengingatkan kepada barisan kiper bintang sepanjang Piala Dunia 2026 ini seperti Vozinha saat meredam serangan Spanyol.

Kemampuannya dalam menjaga ketenangan di jantung pertahanan juga salah satu faktor yang membuatnya sebagai pemain istimewa dalam pertandingan ini. Kehadirannya bahkan mampu membuat bintang Ekuador, Enner Valencia, tidak dapat melepaskan tembakan dengan akurat. Momen ini terjadi pada menit ke-85 saat Enner Valencia memiliki peluang di sisi kiri.

Keputusan Eloy Room yang maju menutup ruang tembak Enner Valencia membuat bola tembakan penyerang tersebut melenceng. Hingga menit ke-90, Ekuador melepaskan 37 tembakan dengan 15 di antaranya mengarah ke gawang. Di antara ancaman itulah Eloy Room mampu meredam semua tembakan yang mengarah ke gawangnya.

Ini juga poin bersejarah bagi Curacao tentunya. Poin pertama mereka di Piala Dunia. Hingga pertandingan berakhir, Eloy Room berhasil mengamankan gawangnya dan membawa Curacao meraih satu poin berharga. Karena itu, dengan semua perannya sepanjang pertandingan lawan Ekuador, Eloy Room pantas terpilih sebagai Player of the Match dalam pertandingan ini.