Timnas Ekuador. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Kansas City, Amerika Serikat
Timnas Ekuador adalah tim dengan nilai pasar tertinggi ketiga di bawah Brasil dan Argentina.
Untuk tim dengan nilai pasar ketiga tertinggi di Amerika Selatan, Ekuador idealnya memiliki skuad yang cukup untuk bersaing dalam Grup E Piala Dunia 2026. Namun, tim asuhan Sebastian Beccacece ini belum memperlihatkan kualitas sebenarnya.
Dalam dua pertandingan fase grup, Enner Valencia dan kawan-kawan hanya meraih satu poin. Satu-satunya poin tersebut mereka raih saat imbang tanpa gol (0-0) lawan Curacao pada laga Sabtu (20/6/2026) atau Minggu pagi tadi WIB. Sebelumnya, Ekuador mengalami kekalahan di laga pertama Grup E, 0-1 dari Pantai Gading.
Saat ini, nilai atau value Timnas Ekuador yang tampil di Piala Dunia 2026 mencapai 368,7 juta euro (sekitar Rp7,45 triliun). Bandingkan dengan Curacao misalnya yang menurut Transfermarkt hanya mencapai 25,78 juta euro (sekitar Rp526 miliar).
Pemain Ekuador dengan nilai pasar transfer yang terus menanjak adalah Willian Pacho, mencapai 80 juta euro. Bandingkan dengan Armando Obispo, pemain dengan nilai pasar transfer paling tertinggi di Curacao yang di angka 4 juta euro. Value atau angka-angka di pasar transfer memang tidak menentukan hasil pertandingan. Namun, angka tersebut memperlihatkan kualitas yang dimiliki setiap tim di Piala Dunia 2026 ini.
Di Timnas Ekuador, selain ada Willian Pacho yang merupakan juara Liga Champions 2025-2026 lalu bersama Paris Saint-Germain, ada pemain bintang lainnya seperti Piero Hincapie, bek tengah Arsenal yang memiliki nilai 40 juta euro.
Lalu Moises Caicedo yang masih sebagai pemain dengan value tertinggi. Gelandang bertahan Chelsea ini memiliki nilai mencapai 100 juta euro di bursa transfer. Sekaligus sebagai salah satu gelandang dengan nilai pasar tertinggi di dunia. Faktor Moises Caicedo pula yang membuat Ekuador berhasil membuat Curacao kesulitan dalam menguasai bola di lini tengah.
Bek kiri Pervis Estupinan juga memiliki nilai yang cukup tinggi mencapai 30 juta euro. Dengan nilai mencapai 368,7 juta euro, Timnas Ekuador adalah tim dengan value ketiga tertinggi di Amerika Selatan. Menurut Transfermarkt, Ekuador hanya berada di belakang Argentina yang mencapai total 807,5 juta euro lalu Brasil di posisi pertama dengan dengan 928,2 juta euro.
Ekuador di atas Uruguai yang memiliki nilai transfer mencapai 359,3 juta euro dan Kolombia dengan 302,35 juta euro. Sedangkan untuk Piala Dunia 2026 ini, Ekuador berada di peringkat ke-18 sebagai tim dengan nilai transfer pasar tertinggi.
Prancis memimpin dengan nilai 1,52 miliar euro, diikuti Inggris 1,36 miliar euro dan Spanyol 1,22 miliar, Portugal dengan 1,01 miliar, Jerman mencapai 947 juta euro, dan kemudian Brasil serta Argentina.
Apakah Ekuador mampu tetap berada di Piala Dunia 2026 setelah laga ketiga Grup E nanti? Langkah Ekuador untuk ke fase knockout (32 besar) menjadi lebih sulit karena di pertandingan terakhir, tim berjulukan La Tri ini akan menghadapi Jerman. Meski Jerman sudah memastikan lolos namun pertandingan ketiga akan menentukan nasib Ekuador di Piala Dunia 2026 ini. Kemenangan atas Jerman akan membuat mereka meraih empat poin.
Meski demikian, nasib mereka juga akan ditentukan dari laga lainnya antara Curacao vs Pantai Gading. Kecuali Pantai Gading kalah dari Curacao, kemenangan Ekuador atas Jerman dalam skenario tersebut tidak cukup membuat mereka lolos.