TVRINews - Toronto, Kanada

Duel ketat ini diprediksi berjalan sengit sejak menit awal pertandingan dimulai karena kedua tim sama-sama mengincar kemenangan.

Dua tim teratas Grup E akan saling hantam di Toronto Stadium, Minggu (21/6/2026). Jawara dunia empat kali, Jerman, bakal meladeni ketangguhan Pantai Gading yang disiarkan langsung TVRI Sport mulai pukul 02.00 WIB.

Pertemuan ini menjadi edisi kedua setelah Jerman dan Pantai Gading sempat bermain imbang 2-2 dalam laga persahabatan pada November 2009. Kala itu, Lukas Podolski menjadi penyelamat wajah Die Mannschaft berkat torehan dua golnya termasuk gol penyama kedudukan pada menit ke-90.

Jerman menatap laga ini dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan kemenangan besar. Skuad asuhan Julian Nagelsmann tersebut sukses melumat tim debutan Curacao dengan skor telak 7-1.

Laga tersebut sejatinya sempat berjalan mengejutkan setelah gol pembuka Felix Nmecha pada menit keenam mampu dibalas. Curacao, yang berstatus sebagai negara dengan jumlah populasi terkecil dalam sejarah Piala Dunia, sempat menyamakan kedudukan lewat gol bersejarah di pertengahan babak pertama.

Tersengat oleh gol tersebut, raksasa Eropa ini langsung mengamuk dan kembali menunjukkan permainan ofensif yang sangat mematikan. Gelontoran gol dari Kai Havertz (2), Nico Schlotterbeck, Jamal Musiala, Nathaniel Brown, dan Deniz Undav memastikan kemenangan Jerman.

Catatan statistik menunjukkan hanya ada lima pertandingan Piala Dunia di abad ini di mana sebuah tim mampu mencetak tujuh gol atau lebih. Hebatnya, tiga dari lima rekor mengerikan tersebut ditorehkan oleh Jerman, yang kini berpeluang menyegel status juara Grup E jika sukses menjinakkan Pantai Gading sementara Ekuador gagal menang atas Curacao.

Dominasi Jerman juga tercermin lewat catatan sepuluh kemenangan beruntun di semua pertandingan sejak September 2025. Dalam rentetan hasil impresif tersebut, lini depan mereka tampil sangat produktif dengan membukukan minimal dua gol dalam sembilan laga di antaranya.

Kendati berada di peringkat sembilan dunia, sektor pertahanan Jerman dinilai masih menyisakan celah yang cukup mengkhawatirkan. Mereka tercatat selalu kebobolan dalam empat dari lima laga terakhir, bahkan gagal mengemas nirgol dalam tujuh laga beruntun di Piala Dunia sejak menang 1-0 atas Argentina di final 2014.

Motivasi Pantai Gading Membuka Sejarah

Di kubu seberang, Pantai Gading juga mengawali langkah dengan hasil yang tidak kalah mengesankan. Setelah absen pada edisi 2018 dan 2022, The Elephants sukses mengamankan tiga poin usai menang tipis 1-0 atas Ekuador.

Ekuador sebenarnya kurang beruntung setelah tiga peluang emasnya digagalkan tiang gawang. Petaka bagi wakil Amerika Selatan itu datang di menit ke-90 setelah pemain pengganti Amad Diallo mencetak gol indah, sekaligus menghentikan rekor 19 laga tak terkalahkan milik Ekuador.

Kemenangan dramatis tersebut memperpanjang napas Pantai Gading yang selalu berhasil memenangi minimal satu laga dalam empat keikutsertaan di Piala Dunia. Skuad asuhan Emerse Fae kini hanya membutuhkan satu poin tambahan dari dua laga tersisa demi mencetak sejarah lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya.

Pantai Gading menjadi satu dari dua wakil Afrika, bersama Gana, yang sukses memetik kemenangan pada pertandingan pembuka grup Piala Dunia 2026. Mereka kini membidik kemenangan kelima secara beruntun di semua pertandingan, termasuk modal berharga berupa kemenangan 2-1 atas Prancis dalam laga uji coba dua minggu lalu.

Kesiapan Strategi Kedua Pelatih

Berdasarkan peringkat FIFA, Pantai Gading yang menduduki posisi ke-30 memiliki rekor kurang apik dengan hanya menang sekali dari empat duel kontra tim Eropa di Piala Dunia. Sebaliknya, Jerman tercatat memiliki catatan yang sangat dominan dan baru menelan satu kekalahan saja saat bersua wakil dari Afrika.

Menatap laga ini, Nagelsmann kemungkinan besar mempertimbangkan untuk memasang Deniz Undav sebagai starter. Striker yang sedang naik daun ini tampil memukau dengan sumbangan satu gol dan dua asis sebagai pengganti kontra Curacao, serta telah terlibat dalam 11 gol dari 10 penampilannya bersama timnas senior.

Kendati demikian, pakem lini serang yang diisi oleh kuartet Leroy Sane, Jamal Musiala, Florian Wirtz, dan Kai Havertz tampaknya tidak akan diubah. Nama terakhir bahkan mengukir rekor impresif sebagai satu-satunya pemain Jerman yang selalu mencetak dua gol di masing-masing dari empat turnamen mayor terakhir.

Di sektor penjaga gawang, Manuel Neuer yang kini menginjak usia 40 tahun resmi menjadi pemain tertua Jerman dalam sejarah Piala Dunia. Ia akan mendapatkan perlindungan ekstra dari tembok pertahanan yang digalang oleh Joshua Kimmich, Jonathan Tah, Nico Schlotterbeck, dan Nathaniel Brown.

Kabar baik berembus bagi kubu Pantai Gading setelah penyerang Elye Wahi dipastikan sudah mengantongi izin untuk masuk ke wilayah Kanada. Bomber Eintracht Frankfurt tersebut sempat tertahan akibat kendala visa menyusul laporan adanya pemeriksaan terkait dugaan kasus pengaturan skor yang menyeret namanya.

Meski Wahi sudah bergabung dengan tim, Fae diprediksi tetap akan mempertimbangkan opsi lain di lini depan. Nama-nama seperti Ange-Yoan Bonny, Oumar Diakite, dan Evann Guessand siap bersaing memperebutkan tempat utama untuk mendampingi bintang Hoffenheim, Bazoumana Toure.

Performa impresif Amad Diallo sebagai pahlawan kemenangan dari bangku cadangan pada laga lalu berpotensi menggeser posisi Nicolas Pepe di posisi penyerang sayap. Pemain Manchester United itu tampil sangat tajam dengan koleksi enam gol sejak Oktober tahun lalu, jumlah terbanyak di antara pemain Pantai Gading lainnya.

Kondisi tersebut kemungkinan besar membuat Yan Diomande digeser untuk mengisi sektor sayap kiri pertahanan tim. Pemain berusia 19 tahun yang tengah dikaitkan dengan Liverpool itu tampil memukau kontra Ekuador dengan membuat 5 kali kreasi peluang, 5 tekel sukses, 11 kemenangan duel, dan 12 sentuhan di kotak penalti lawan.

Ketajaman dan kecepatan sektor lini serang Pantai Gading dipastikan menjadi ancaman nyata bagi rapuhnya barisan pertahanan Jerman. Kendati demikian, kreativitas serta kedalaman skuad yang dimiliki oleh Die Mannschaft akan adi pembeda utama yang menyulitkan wakil Afrika tersebut.

Die Mannschaft yang memiliki statistik impresif selalu mencetak gol pembuka dalam sembilan dari sepuluh laga terakhir diprediksi langsung tampil menghentak sejak menit awal. Jerman tampaknya akan keluar sebagai pemenang dalam duel yang sengit dan menguras fisik di tanah Kanada ini.

Jerman vs Pantai Gading

Stadion: Toronto Stadium

Wasit: Juan Gabriel Benitez Mareco

Peluang: 55-45

Perkiraan Susunan Pemain

Jerman (4-2-3-1): 1-Manuel Neuer; 6-Joshua Kimmich, 4-Jonathan Tah, 15-Nico Schlotterbeck, 22-David Raum; 8-Leon Goretzka, 5-Aleksandar Pavlovic; 19-Leroy Sané, 10-Jamal Musiala, 17-Florian Wirtz; 7-Kai Havertz

Pelatih: Julian Nagelsmann

Pantai Gading (4-2-3-1): 1-Yahia Fofana; 17-Guela Doué, 7-Odilon Kossounou, 2-Ousmane Diomande, 3-Ghislain Konan; 8-Franck Kessié, 18-Ibrahim Sangaré; 15- Amad Diallo, 24-Bazoumana Touré, 11-Yan Diomande; 9-Ange-Yoan Bonny

Pelatih: Emerse Faé

Pertemuan Terakhir

19/11/2009 Jerman 2-2 Pantai Gading - Persahabatan

Lima Pertandingan Terakhir Jerman

15/06/2026 Jerman 7-1 Curacao - Piala Dunia 2026

07/06/2026 Amerika Serikat 1-2 Jerman - Persahabatan

01/06/2026 Jerman 4-0 Finlandia - Persahabatan

31/03/2026 Jerman 2-1 Gana - Persahabatan

28/03/2026 Swis 3-4 Jerman - Persahabatan

Lima Pertandingan Terakhir Pantai Gading

15/06/2026 Pantai Gading 1-0 Ekuador - Piala Dunia 2026

09/06/2026 Philadelphia Union II 0-2 Pantai Gading - Persahabatan

05/06/2026 Prancis 1-2 Pantai Gading - Persahabatan

01/04/2026 Skotlandia 0-1 Pantai Gading - Persahabatan

28/03/2026 Korea Selatan 0-4 Pantai Gading - Persahabatan