Kapten dan bintang Timnas Argentina, Lionel Messi. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews – Miami, Amerika Serikat
Lionel Messi dan Asosiasi Sepak Bola Argentina digugat oleh sebuah perusahaan penyelenggara acara karena dituding melakukan pelanggaran kontrak.
Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko, akan dimulai 56 hari lagi. Namun, masalah justru dialami skuad juara bertahan, Argentina.
VID, sebuah perusahaan penyelenggara acara yang berbasis di Miami, AS, telah mengajukan gugatan terhadap Lionel Messi dan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) atas tuduhan penipuan dan pelanggaran kontrak.
Tindakan hukum ini bermula dari dua pertandingan persahabatan yang dijadwalkan pada 10 dan 14 Oktober 2025 masing-masing melawan Venezuela dan Puerto Riko. Hal tersebut diungkapkan oleh TMZ Sports dan sejumlah media berita besar lainnya.
VID, yang dikenal memiliki spesialisasi dalam produksi olahraga dan musik berskala besar, menuduh bahwa kontrak tersebut secara khusus mengharuskan Messi untuk bermain setidaknya 30 menit di setiap pertandingan kecuali jika ia absen karena cedera fisik.
Perselisihan semakin intensif ketika Messi tidak berpartisipasi dalam pertandingan Argentina melawan Venezuela di Hard Rock Stadium, dan memilih untuk menonton laga yang akhirnya dimenangi Tim Tango, 1-0, itu dari sebuah suite pribadi.
VID mengklaim bahwa ketidakhadiran kapten timnas Argentina itu menyebabkan kerugian finansial bagi perusahaan, yang mengakibatkan pengembalian uang tiket dan pembatalan komitmen iklan besar.
Penggugat menganggap klaim cedera tersebut sangat meragukan karena Messi diketahui bermain untuk klubnya, Inter Miami, keesokan harinya, melawan Atlanta United FC dalam laga ke-21 Liga Sepak Bola AS (MLS) 2024-2025.
Dalam penampilan klub tersebut, ia mencetak dua gol dan membuat satu assist, sebuah performa yang menurut VID membuktikan bahwa ia dalam kondisi fit untuk memenuhi kewajiban internasionalnya hanya 24 jam sebelumnya.
VID menyatakan telah membayar AFA sekitar 7 juta dolar AS (sekitar Rp120 miliar) untuk hak siar pertandingan ekshibisi tersebut.
Selain kerugian yang terkait langsung dengan absennya Messi, perusahaan tersebut juga mengklaim kerugian lebih dari 1 juta dolar AS (Rp17,15 miliar) akibat pemindahan pertandingan Argentina melawan Puerto Riko.
Pertandingan tersebut dipindahkan dari semula Soldier Field yang berkapasitas besar (62.500 kursi) di Chicago ke Chase Stadium yang jauh lebih kecil (21.550 kursi) di Fort Lauderdale, Florida.
Menariknya, pada pertandingan di stadion sementara klubnya itu, Messi turun penuh (90 menit) saat Argentina melumat Puerto Riko, 6-0. Ia bahkan mampu membuat dua assist, masing-masing untuk gol yang dicetak Gonzalo Montiel (gol kedua) dan Lautaro Martinez (gol keenam).
Akibat perubahan tempat pertandingan, sedikitnya jumlah penonton, dan janji pertandingan pengganti yang tidak terpenuhi, VID kini menuntut ganti rugi total jutaan dolar AS.