Gambar di atas adalah ilustrasi sejumlah agen ICE dengan senjata lengkap dan perlengkapan bak tentara yang bakal dilibatkan langsung dalam pengamanan Piala Dunia 2026. Foto: Grafis: Jovi Arnanda
TVRINews – Zurich, Swis
Internal FIFA meminta Gianni Infantino merayu Donald Trump untuk menghentikan sementara aktivitas ICE selama Piala Dunia 2026 berlangsung.
FIFA sedang mempertimbangkan langkah untuk meminta Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menangguhkan aktivitas Badan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) selama gelaran Piala Dunia 2026 berlangsung. Wacana ini muncul dalam diskusi internal otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut.
The Athletic mengutip sumber anonim yang mengatakan ide itu awalnya hanya menyasar area stadion di 11 kota tuan rumah Piala Dunia 2026 di AS, namun kemudian berkembang lebih luas. “Awalnya fokusnya hanya memastikan ICE tidak berada di sekitar stadion, tetapi kemudian percakapan melebar ke seluruh kota tuan rumah.”
Presiden FIFA, Gianni Infantino, dinilai memiliki hubungan dekat dengan Donald Trump karena keduanya kerap bertemu dalam beberapa kesempatan. Para pejabat FIFA melihat ini sebagai peluang untuk menyampaikan permintaan terkait kebijakan keamanan selama turnamen berlangsung.
Keinginan para pejabat FIFA mendapat respons positif. Infantino dikabarkan terbuka terhadap gagasan tersebut dan mempertimbangkan untuk menyampaikannya kepada pemerintah AS.
Di sisi lain, pelaksana tugas Direktur ICE, Todd Lyons, menyatakan bahwa lembaganya akan memainkan peran penting dalam keamanan Piala Dunia 2026. Namun, hal tersebut justru memicu kekhawatiran dari sejumlah pihak.
Internal FIFA khawatir kehadiran ICE di sekitar lokasi pertandingan akan menimbulkan ketegangan. Situasi itu dapat berdampak pada pengalaman penonton serta citra Piala Dunia.
Bukan tanpa alasan kekhawatiran itu muncul. Saat AS menjadi tuan rumah Piala Dunia Antarklub tahun lalu, sejumlah penonton melaporkan dugaan kehadiran petugas ICE di stadion. Kehadiran mereka membuat situasi di tribun menjadi tidak nyaman.
Departemen Keamanan Dalam Negeri AS sempat membantah kehadiran petugas ICE di stadion pertandingan. Mereka bahkan menyebut laporan tersebut sebagai ketakutan yang terlalu dilebih-lebihkan.
Tekanan kepada FIFA juga datang dari pekerja stadion. Serikat pekerja Unite Here Local 11 yang mewakili sekitar 2.000 pekerja di SoFi Stadium menuntut FIFA memastikan ICE tidak terlibat dalam operasional. Mereka mengancam mogok kerja jika tuntutan mereka diabaikan.
Waktu pelaksanaan Piala Dunia 2026 makin dekat. FIFA kini berpacu dengan waktu untuk meyakinkan pemerintah AS agar menangguhkan sementara aktivitas ICE.