TVRINews - Miami, Amerika Serikat

Guillermo Hoyos resmi sebagai pelatih Lionel Messi di Inter Miami, ada agenda Piala Dunia 2026.

Dari "sang pelindung", yaitu Javier Mascherano, Lionel Messi kini didampingi "ayah sepak bola" di Inter Miami, Guillermo Hoyos. Perubahan ini diyakini akan memengaruhi performa Lionel Messi ke arah yang jauh lebih baik.

Selasa (14/4/2026), Javier Mascherano memang sudah resmi meninggalkan tugasnya sebagai pelatih Inter Miami. Tidak disebutkan alasan utama di balik pengunduran diri pelatih berusia 41 tahun tersebut.

Namun demikian, tentu ada alasan di balik keputusan Javier Mashcerano. Yang paling mudah adalah performa Inter Miami di awal musim ini yang mencatat 3 kemenangan, 3 kali imbang, dan 1 kali kalah di Major League Soccer (MLS) 2026.

Selain tidak maksimal di MLS, Inter Miami juga sudah tersingkir di ajang Kejuaraan Piala Concacaf 2026 setelah imbang 1-1 di laga kedua 16 besar, 18 Maret 2026 lalu. Setelah kegagalan tersebut, muncul kabar kekecewaan Lionel Messi di ruang ganti.

Javier Mascherano adalah sosok yang sudah mengenal Lionel Messi dan perpisahan ini tidak mengurangi kedekatan di antara mereka. Keduanya sudah bermain dalam 414 pertandingan bersama baik di Barcelona maupun di Timnas Argentina ketika Javier Mascherano masih aktif bermain.

Bersama Javier Mascherano sebagai pelatih, Lionel Messi telah membawa Inter Miami juara MLS Eastern Conference dan Piala MLS 2025. Kini, tugas tersebut diberikan kepada Guillermo Hoyos. Lalu, siapa sebenarnya Guillermo Hoyos, pelatih berusia 62 tahun tersebut?

Bukan kebetulan tentunya bahwa manajemen Inter Miami mengangkat Guillermo Hoyos yang sebelumnya merupakan Direktur Pengembangan Usia Muda Inter Miami.

Keputusan manajemen Inter Miami mengangkat Guillermo Hoyos pun mudah dilihat bahwa ada kaitan latar belakang kedekatan antara pelatih yang juga kelahiran Argentina ini dengan Lionel Messi. Bukan rahasia bahwa sebagian besar tentang Inter Miami sedapat mungkin memberikan efek positif bagi sang kapten, Lionel Messi.

Ya, jauh sebelum Lionel Messi menjadi bintang dunia, Guillermo Hoyos adalah sosok pertama dalam perjalanan Lionel Messi meniti karier. Guillermo Hoyos sosok penting saat keduanya bersama di tim muda FC Barcelona di awal-awal karier La Pulga.

"Dia (Guillermo Hoyos) adalah ayah sepak bola saya. Dia yang begitu banyak membantu saya dari pertama kali saya tiba di Barcelona. Dia yang selalu ada untuk saya sepanjang waktu," kata Lionel Messi pada 2005 silam, tentang Guillermo Hoyos.

"Dia memberikan saya arahan dan saran, memberikan saya pelajaran, dan dia memberikan apa pun yang dapat dia berikan yang membuat saya sampai berada di sini, di divisi satu," kata Lionel Messi lagi saat itu.

Selama masa jabatannya yang berpengaruh di La Masia (akademi sepak bola Barcelona) dari tahun 2003 hingga 2005, Guillermo Hoyos bertanggung jawab untuk memoles permata yang belum diasah, membantu Lionel Messi bertransisi dari seorang remaja yang menjanjikan menjadi kekuatan generasi baru.

Namun, tentu saja, bukan hanya Lionel Messi. Guillermo Hoyos juga bekerja sama dengan bintang masa depan Barcelona lainnya di masa itu yaitu Gerard Pique, Cesc Fabregas, dan Pedro Rodriguez. Jadi, Guillermo Hoyos seperti juga Javier Mascherano adalah "inner circle" Lionel Messi.

Menuju Piala Dunia 2026

Rabu (15/4/2026) ini, Guillermo Hoyos sudah memulai Latihan perdananya sebagai pelatih Inter Miami. Pertandingan terdekatnya adalah tandang menghadapi Colorado Rapids. Inter Miami membutuhkan kemenangan setelah hanya imbang di dua laga terakhir di MLS, 2-2 lawan Austin FC dan New York Red Bulls pada 4 dan 11 April lalu.

Dalam klasemen Eastern Conference, Inter Miami di peringkat ketiga klasemen sementara setelah 7 laga berjalan namun di klasemen secara keseluruhan mereka di peringkat ke-10. Tugas Guillermo Hoyos memang membawa kembali Inter Miami ke posisi yang jauh lebih baik di musim 2026 ini.

Namun demikian, tahun ini juga tahun Piala Dunia. Dengan kehadiran Guillermo Hoyos akan semakin memberikan kemudahan bagi Lionel Messi untuk mempersiapkan dirinya menatap Piala Dunia 2026 bersama Argentina.

Jika saja bukan Guillermo Hoyos, tidak menutup kemungkinan akan lebih membutuhkan waktu pelatih baru tersebut beradaptasi. Banyak hal lagi yang bisa terjadi jika peran itu diberikan kepada pelatih yang tidak mengenal baik Lionel Messi.

Sebagai "ayah sepak bola" yang diakui Lionel Messi, Guillermo Hoyos akan mendukung persiapan Lionel Messi dalam menatap Piala Dunia 2026. Guillermo Hoyos memiliki hubungan yang dekat dengan Lionel Messi dan ada saling percaya di antara keduanya.

Kehadiran Guillermo Hoyos menawarkan keakraban dan kenyamanan mental bagi Lionel Messi. Itu tentu sangat penting mengingat tahun ini menjadi tahun Piala Dunia. Guillermo Hoyos akan mencoba memastikan Lionel Messi tetap bugar dan siap jelang Piala Dunia 2026.

Masuk akal bahwa kehadiran Guillermo Hoyos ada kaitannya pula dengan rencana Lionel Messi menatap Piala Dunia 2026. Jika ada performa pemain tergantung dari apa yang terjadi di klubnya, di poin inilah peran Guillermo Hoyos bagi Lionel Messi.

Sebagai pelatih veteran yang memahami kebutuhan pemain, Guillermo Hoyos dapat menciptakan lingkungan yang mendukung bagi Lionel Messi. Usia Lionel Messi akan 39 tahun pada Juni 2026 nanti, karena itu dibutuhkan pengelolaan fisik dan mental yang tepat. Ya, meski Guillermo Hoyos baru memulai tugasnya, sudah dapat diprediksi efek positif dari kehadiran Guillermo Hoyos di Inter Miami.

Di sisi lain, ini juga menjadi perjalanan karier yang boleh jadi tidak terbayangkan bagi Guillermo Hoyos. Melatih dan memoles Lionel Messi kecil di 2005 silam salah satu momen penting. Kini, 21 tahun kemudian setelah dia menangani sejumlah klub termasuk melatih Timnas Bolivia pada 2016 silam, lalu Universidad de Chile, atau Atlas, dia kembali bertemu dengan Lionel Messi.