Amerika Serikat akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Roma, Italia
Italia tunjukkan harga diri dengan menolak ide menggantikan Iran di Piala Dunia 2026.
Spekulasi mengenai partisipasi Iran di Piala Dunia 2026 berkembang liar. Salah satu spekulasi, bila Team Melli memutuskan tidak ambil bagian di turnamen yang akan diadakan di Amerika Utara tersebut, adalah menghadirkan Italia sebagai pengganti.
Pada Kamis (23/4/2026), terbetik kabar bahwa pemerintahan Donald Trump di AS menginginkan Italia menggantikan Iran semisal negara di Persia itu tidak berangkat ke Amerika Utara pada pertengahan tahun nanti.
Adalah Paolo Zampolli, utusan khusus Amerika Serikat, menyatakan kepada Financial Times bahwa ia sudah melemparkan gagasan untuk menggantikan Iran dengan Italia. Pergantian itu, menurut Zampolli, sudah diutarakan Trump kepada FIFA pada Rabu. Empat gelar yang diraih Gli Azzurri Italia akan membuat semua pihak maklum dengan pergantian tersebut.
Dalam wawancara dengan AP, Zampolli menegaskan bahwa permintaannya tersebut tidak politis. "Permintaan saya adalah untuk rakyat Italia dan Amerika-Italia," ucapnya. Menurut Zampolli, ide tersebut ditujukan sebagai rencana darurat semisal Iran tidak dapat berpartisipasi di Piala Dunia 2026 yang akan dihelat pada 11 Juni hingga 19 Juli.
Namun, Italia menolak mentah-mentah kemungkinan mereka menggantikan Iran tersebut. Beberapa pejabat pemerintahan Italia secara tegas menyuarakan keberatan negeri mereka.
"Re-kualifikasi Italia untuk Piala Dunia 2026, pertama-tama, tidak mungkin, dan kedua, tidak pantas. Saya tidak tahu mana yang harus didahulukan. Kualifikasi diadakan di lapangan," ucap Andrea Abodi, Menteri Olahraga Italia, kepada Sky News seperti dikutip dari ESPN.
Suara lebih keras diberikan Luciano Buonfiglio, Presiden Komite Olimpiade Italia. "Saya akan merasa tersinggung. Anda harus pantas lolos ke Piala Dunia," ujarnya.
"Memalukan" adalah istilah yang diberikan Menteri Keuangan Italia, Giancarlo Giorgetti, untuk gagasan praktis itu.
Iran merupakan salah satu tim pertama yang lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Italia gagal lolos dari play-off zona Eropa, memperpanjang deret absensi mereka menjadi tiga turnamen beruntun.
Pihak Iran sempat berniat mengundurkan diri karena situasi perang dengan koalisi AS dan Israel. Team Melli lalu mengutarakan keinginan tetap tampil di putaran final asal tidak bermain di AS.
Namun, FIFA menegaskan bahwa turnamen mesti berjalan sesuai jadwal yang telah disusun, yang berarti menolak permintaan Iran tersebut. Team Melli belakangan menyatakan akan berpartisipasi. Pernyataan itu bahkan muncul sehari sebelum ide keberadaan Iran digantikan Italia.
"Sepak bola milik rakyat, bukan politisi. Italia meraih kejayaan sepak bola di lapangan, bukan berkat manuver politik. Upaya mengeluarkan Iran dari Piala Dunia hanya memperlihatkan 'kebangkrutan moral' Amerika Serikat, yang bahkan takut terhadap kehadiran 11 anak muda Iran di lapangan," begitu pernyataan kedutaan besar Iran di Roma di media sosial X.