Kapten Timnas Korea Selatan, Son Heung-min. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews – Seoul, Korea Selatan
Son Heung-min melewatkan syuting iklan agar dapat fokus penuh mempersiapkan diri menghadapi Piala Dunia 2026.
Son Heung-min fokus mempersiapkan diri tampil di Piala Dunia 2026 bersama tim nasional Korea Selatan. Tekad penyerang berusia 33 tahun tersebut untuk bermain sebaik mungkin masih sangat besar.
Piala Dunia yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni mendatang diperkirakan menjadi penampilan terakhirnya bersama Korea Selatan. Ia tak ingin momen ini berakhir dengan hasil kurang memuaskan.
Belakangan ini, Son mendapat banyak sorotan. Sejak meninggalkan Tottenham Hotspur dan bergabung dengan Los Angeles FC, performanya dinilai merosot. Dari delapan pertandingan di Liga Amerika Serikat (MLS), tak ada gol yang ia hasilkan.
Performanya bersama Korea Selatan juga dianggap belum maksimal. Dari delapan pertandingan uji coba terakhir tim berjuluk Taegeuk Warriors, ia hanya mampu menyumbang tiga gol dan satu asis.
Menurunnya ketajaman Son membuat suporter Korea Selatan khawatir. Terlebih tim asuhan Hong Myung-bo menelan dua kekalahan beruntun dari Pantai Gading dan Austria dalam uji coba pada Maret lalu.
Agar fokusnya menuju Piala Dunia 2026 tak terganggu, Son memutuskan untuk melewatkan sesi syuting iklan sebuah jenama yang sejak 12 tahun lalu menjadikannya sebagai duta.
"Sejarah olahraga dibangun atas keringat. Untuk membuka babak baru dalam sepak bola, kami memutuskan untuk tidak melakukan syuting iklan baru dengan Son Heung-min," demikian pernyataan Gatorade Korea, dikutip dari Korea Joongang Daily, Jumat (24/4/2026).
Gatorade Korea memahami situasi yang dialami Son saat ini. Mereka tak ingin mengganggu persiapan yang dilakukan karena tujuannya jelas agar dapat membawa Taegeuk Warriors mencapai hasil terbaik di Piala Dunia 2026.
Son menyadari besarnya tekanan agar dapat meningkatkan performa jelang Piala Dunia 2026. Ia sepenuhnya mengarahkan fokus ke turnamen empat tahunan tersebut, berharap dapat menutup karier internasional dengan pencapaian maksimal.
Bukan hanya fisik yang harus dipersiapkan Son untuk Piala Dunia 2026, tetapi juga mental. Ia menanggung ekspektasi besar para suporter yang ingin melihat penampilan terbaik Korea Selatan.
"Apakah kami akan jatuh atau mampu mengatasi tantangan itu bergantung pada tekad kami sendiri. Saya akan melakukan yang terbaik untuk membawa kebahagiaan dan kenangan indah bagi rakyat Korea, dengan mempercayai waktu, usaha, dan keringat yang telah saya curahkan untuk mewujudkan impian," tutur Son.
Perjuangan Korea Selatan di Piala Dunia 2026 takkan berjalan mudah. Tergabung ke dalam Grup A, mereka bersaing dengan tuan rumah Meksiko, Republik Ceko, dan Afrika Selatan.
Di atas kertas, Meksiko dan Republik Ceko akan jadi pesaing utama Korea Selatan dalam memperebutkan posisi dua besar klasemen, yang berarti tiket lolos langsung ke babak 16 besar.
Sebagai kapten tim, Son diharap mampu memimpin Korea Selatan untuk melewati fase grup dengan hasil terbaik. Pengalamannya mentas di level tertinggi sepak bola menjadi modal penting untuk membawa timnya bersaing dan melangkah lebih jauh.