TVRINews - Barcelona, Spanyol

Selain mengabarkan kondisi Raphinha, Hansi Flick juga mengungkapkan cedera Lamine Yamal makin membaik dan diharapkan bisa tampil di Piala Dunia 2026.

Pelatih FC Barcelona, Hansi Flick, memberikan kabar positif terkait kondisi dua pemain kuncinya, yakni Raphinha dan Lamine Yamal, menjelang akhir musim serta persiapan menuju Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Dalam konferensi pers jelang laga La Liga melawan CA Osasuna, Minggu (3/5/2026) waktu setempat, Flick memastikan bahwa Raphinha telah pulih sepenuhnya dari cedera hamstring yang membuatnya absen selama kurang lebih satu bulan. Cedera tersebut didapat saat sang pemain membela Timnas Brasil pada jeda internasional bulan Maret lalu.

Flick mengungkapkan bahwa kembalinya Raphinha merupakan tambahan penting bagi tim, terutama karena Barcelona sedang memasuki fase krusial dalam perebutan gelar, termasuk menghadapi laga besar El Clasico melawan Real Madrid pekan depan.

“Cedera adalah hal yang bisa terjadi. Rafa (sapaan Raphinha) selalu memberikan 100 persen. Itu adalah mentalitas dan sikapnya. Dia sangat membantu kami, tetapi musim ini dia cukup menderita,” ujar Flick, dikutip dari Barca Blaugranes.

“Ia penting bagi kami untuk memilikinya kembali. Dia akan ikut bepergian dan kita lihat apa yang terjadi. Dia adalah kapten. Mungkin dia bisa memberi kami apa yang kami butuhkan,” ia menambahkan.

Raphinha sebenarnya berpeluang mendapatkan menit bermain saat El Barca menghadapi Osasuna kemarin, guna mengembalikan ritme permainannya sebelum pertandingan krusial melawan Real Madrid pekan depan. 

Namun, meski sudah duduk di bangku cadangan (bench), Flick sama sekali tidak memberikan menit bermain kepada Raphinha demi menjaga kondisinya. 

Soal Lamine Yamal

Lamine Yamal diyakini pulih cedera tepat waktu sehingga bisa dibawa Spanyol ke Piala Dunia 2026.

Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda

Sementara itu, Hansi Flick juga memberikan perkembangan terbaru mengenai Lamine Yamal. Wonderkid Barcelona tersebut dipastikan tidak akan kembali bermain hingga akhir musim karena masih dalam tahap pemulihan cedera hamstring. Namun, ada kabar baik terkait peluangnya tampil di Piala Dunia 2026 bersama Timnas Spanyol.

“Kami terus berkomunikasi dengan Yamal. Dia dalam kondisi baik, perkembangan pemulihannya positif. Saya pikir kita akan melihatnya di Piala Dunia,” kata Flick.

“Dia masih punya waktu untuk pulih dan kembali. Itulah yang dia inginkan,” pelatih asal Jerman itu menambahkan.

Absennya Yamal memang menjadi kehilangan bagi Barcelona di sisa musim ini, mengingat kontribusinya yang cukup signifikan sepanjang musim. Namun, fokus utama kini tampaknya adalah memastikan sang pemain muda berada dalam kondisi terbaik saat membela negaranya di Piala Dunia 2026, 11 Juni-19 Juli mendatang.

Selain Brasil dan Spanyol, kabar positif dari kedua pemain ini tentunya juga menjadi angin segar bagi Barcelona, baik dalam upaya mengamankan gelar domestik maupun menjaga kebugaran para pemain menjelang ajang empat tahunan yang akan diikuti 48 negara itu.