TVRINews - Milan, Italia

Inter Milan memiliki pemain berkelas Piala Dunia yang berada di balik sukses tim ini juara Liga Italia 2025-2026.

Inter Milan juara Liga Italia 2025-2026 setelah menang 2-0 atas Parma dalam laga pekan ke-35, Minggu (3/5/2026) malam waktu setempat atau Senin dini hari WIB. I Nerazzurri mengoleksi 82 poin atau unggul 12 poin atas Napoli yang ada di peringkat kedua klasemen sementara.

Dengan kompetisi menyisakan tiga pertandingan atau 9 poin, posisi Inter Milan di puncak klasemen tidak akan terkejar lagi oleh Napoli. Gelar Liga Italia 2025-2026 ini merupakan Scudetto ke-21 dalam sejarah I Nerazzurri di kompetisi sepak bola Italia tertinggi ini.

Christian Chivu, pelatih Inter Milan asal Rumania, ada di balik sukses I Nerazzurri juara Liga Italia musim ini. Sejumlah bintang lokal (Italia) seperti Federico Dimarco, Nicolo Barella, atau Pio Esposito, menjadi kunci sukses Inter Milan merengkuh scudetto.

Namun, sukses Inter Milan juara juga tidak akan terjadi tanpa barisan pemain kelas Piala Dunia 2026. Di antara mereka adalah pemain penting bagi tim nasional negara mereka masing-masing. Dalam kemenangan atas Parma contohnya, Marcus Thuram dan Lautaro Martinez menjadi kunci sukses dalam kemenangan yang membuat I Nerazzurri mengunci Scudetto 2025-2026.

Marcus Thuram mencetak gol pembuka di laga tersebut pada menit ke-45+1 sedangkan Lautaro Martinez yang memnberikan asis bagi terciptanya gol kedua Inter Milan yang diciptakan Henrikh Mkhitaryan di menit ke-80.

Terkait sukses Inter Milan juara Liga Italia musim ini pula, berikut ini 10 bintang yang menjadi kunci sukses I Nerazzurri dan akan tampil di Piala Dunia 2026. Di antaranya adalah pemain yang sudah memiliki posisi penting di timnas negara mereka sementara yang lainnya berstatus punya peluang:

1. Lautaro Martinez (Argentina)

Gelar Lautaro Martinez bersama Inter Milan tentu menjadi kabar bagus bagi Lionel Messi dan kawan-kawan di Timnas Argentina. Tim Tango akan tampil di Piala Dunia 2026 dengan membawa mesin gol mereka. El Toro (si Banteng) tidak berubah, mampu menjaga produktivitas golnya sebagai penyerang.

Di Argentina, Lionel Messi memang pemimpin Albiceleste tapi Lautaro Martinez adalah pemain yang sangat berharga bagi Inter Milan. Dia adalah pemimpin, pencetak gol, yang dalam kariernya membawa Inter Milan tiga kali Scudetto (2020-2021, 2023-2024, dan 2025-2026). Di Liga Italia musim ini, Lautaro mencetak 16 gol dan memberikan 5 asis.

2. Marcus Thuram (Prancis)

Dengan gol ke gawang Parma menegaskan pentingnya peran Marcus Thuram bagi sukses Inter Milan. Itu adalah gol ke-13 penyerang tengah berusia 28 tahun ini di Liga Italia 2025-2026. Marcus Thuram juga memberikan 5 asis untuk gol rekan setimnya sepanjang musim ini.

Rapor tersebut menjadi bagian terbaik tentunya bagi pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, jelang Piala Dunia 2026 yang mulai digelar pada 11 Juni 2026. Performa Marcus Thuram dengan fisik yang kuat serta kemampuannya dalam memanfaatkan peluang sangat dibutuhkan Les Bleus setelah mereka dipastikan kehilangan penyerang Hugo Ekitike (Liverpoo) yang cedera.

3. Hakan Calhanoglu (Turki)

Hakan Calhanoglu masih disimpan pelatih Christian Chivu di bangku cadangan saat lawan Parma. Gelandang kreatif Timnas Turki ini memang dalam proses penyembuhan cedera. Namun kondisi bintang 32 tahun ini semakin membaik dan akan menjadi kunci permainan Timnas Turki asuhan Vincenzo Montella di Piala Dunia 2026.

Dalam perayaan scudetto dini hari tadi, Hakan Calhanoglu memperlihatkan tarian yang menunjukkan kondisinya semakin fit. Seperti di musim sebelumnya, peran Hakan Calhanoglu selalu penting dalam sukses Inter meraih Scudetto. Musim ini, tampil dalam 22 laga di Liga italia dengan mencetak 9 gol dan memberikan 4 asis.

4. Manuel Akanji (Swis)

Senin ini setelah Inter Milan memastikan gelar Liga Italia 2025-2026, pers Italia Eurosport memberikan nilai 8 untuk bintang Timnas Swis ini. Itu salah satu angka tertinggi yang diberikan di antara skuad Inter Milan lainnya seperti Lautaro Martinez dan Hakan Calhanoglu yang mendapatkan nilai 9. Manuel Akanji adalah pemain yang memberikan perbedaan dari sukses Inter Milan musim ini setelah bergabung dengan status pinjaman dari Manchester City, September 2025 lalu.

Manuel Akanji total bermain dalam 33 laga Inter Milan di Liga Italia dengan 31 di antaranya sebagai starter. Ini memperlihatkan kekuatan bek tengah berusia 30 tahun tersebut. Dari 33 laga tersebut, 16 pertandingan Inter Milan bersama Manuel Akanji ditandai dengan clean sheet. Performa Manuel Akanji di Inter Milan menjadi kabar yang sangat baik bagi pelatih Timnas Swis, Murat Yakin.

5. Yann Aurel Bisseck (Jerman)

Di jantung pertahanan Inter Milan dalam kemenangan 2-0 atas Parma, Christian Chivu juga menempatkan Yann Bisseck dalam skema 3-5-2 I Nerazzurri di laga tersebut. Kehadiran Yann Bisseck melengkapi tembok kokoh Inter Milan yang terdiri dari pemain muda, energik, dan disiplin. Dari 21 laga Inter Milan bersama Inter Milan musim ini di Liga Italia, Yann Bisseck tampil  19 di antaranya sebagai starter.

Dengan gelar Liga Italia 2025-2026 ini semakin menegaskan perkembangan Yann Bisseck sebagai salah satu bek masa depan Timnas Jerman. Di sisi lain, kehadirannya di jantung pertahanan Inter Milan memperlihatkan dia sudah pulih dan siap bertarung untuk Timnas Jerman di Piala Dunia 2026. Itu kali kedua secara beruntun Yann Bisseck tampil sebagai starter di Liga Italia setelah absen di tiga laga sebelumnya karena cedera otot.

6. Petar Sucic (Kroasia)

Petar Sucic pemain muda Kroasia yang semakin matang di Inter Milan. Gelandang bertahan ini salah satu kunci sukses I Nerazzurri juara Liga Italia 2025-2026 ini. Pemain 22 tahun ini membuat lini tengah Inter semakin kuat dengan membentuk trio bersama Nicolo Barella, Piotr Zielinski atau Hakan Calhanoglu. Musim ini, Petar Sucic tampil dalam 31 laga di Liga Italia dengan mencetak 1 gol dan memberikan 2 asis.

Dalam dua laga terakhir di Liga Italia, Petar Sucic selalu diturunkan sebagai starter. Ini juga menjadi kabar bagus bagi Timnas Kroasia asuhan Zlatko Dalic. Petar Sucic pemain muda yang diandalkan Timnas Kroasia. Dalam uji coba terakhir pada akhir Maret lalu lawan Kolombia dan Brasil, Petar Sucic diturunkan sebagai starter.

7. Denzel Dumfries (Belanda)

Denzel Dumfries, bek sayap Inter Milan yang sepanjang musim ini tampil dalam 19 laga di Liga Italia dengan mencdetak 3 gol dan memberikan 1 asis. Denzel Dumfries sejak 2021 silam menjadi andalan Inter Milan. Dia bisa bermain sebagai bek kanan atau sebagai sayap kanan. Kombinasinya dengan Federico Dimarco (Italia) yang bermain di sayap kiri, membuat Inter punya dua bek sayap yang lengkap.

Salah satu momen terbaik saat pemain 30 tahun ini mencetak dua gol dalam kemenangan 4-2 atas Como di pekan ke-32 Liga Italia 2025-2026 ini pada 12 April 2026 lalu. Denzel Dumfries pemain andalan Timnas Belanda asuhan Ronald Koeman di Piala Dunia 2026. Dia memberikan satu asis saat Belanda menang 2-1 dalam uji coba lawan Norwegia, 27 Maret lalu.

8. Ange-Yoan Bonny (Pantai Gading)

Ange-Yoan Bonny pemain muda (22 tahun) yang menarik perhatian karena statusnya masih bisa bermain antara Prancis atau Pantai Gading. Penyerang yang telah bermain di Timnas Prancis U-19, 20, dan 21, masuk skuad Pantai Gading asuhan Emerse Fae untuk laga uji coba akhir Maret lalu lawan Korea Selatan dan Skotlandia tapi tidak diturunkan.

Inter Milan membuatnya menjadi pemain yang semakin berpengalaman. Di laga lawan Parma, Ange-Yoan Bonny turun sebagai pemain pengganti di menit ke-46 menggantikan Pio Esposito. Tampil dalam 32 laga di Liga Italia musim ini namun hanya 9 di antaranya sebagai starter, Yoan Bonny memanfaatkannya dengan baik, mencetak 5 gol dan 4 asis termasuk satu gol yang menjadi penentu kemenangan atas AS Roma, 1-0 di pekan ke-7. Dia juga berperan dalam terciptanya 4 gol dalam kemenangan 4-1atas Cremonese, satu gol dan tiga asis.

9. Carlos Augusto (Brasil)

Carlos Augusto memang tidak pernah lagi masuk skuad Brasil sejak Oktober 2025 silam. Belakangan, nama Carlos Augusto dikabarkan masuk radar untuk skuad Brasil Piala Dunia 2026 karena kemampuannya yang serbabisa sebagai bek sayap kiri dan bek tengah. Carlos Augusto termasuk kunci sukses Inter Milan juara Liga Italia 2025-2026, tampil dalam 15 laga sebagai starter mencetak 1 gol dan dua asis.

Eurosport Italia memberikan nilai 7 bagi pemain berusia 27 tahun ini dengan pesan "berguna" karena ketajaman dan kecepatannya. Dia adalah pilihan ketiga untuk posisi bek kiri di I Nerazzurri sepanjang musim ini. Bisa sebagai kandidat masuk skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026 asuhan Carlo Ancelotti.

10. Luis Henrique (Brasil)

Pemain Brasil lainnya di skuad Inter Milan adalah Luis Henrique, penyerang sayap kanan atau pemain yang juga bisa ditempatkan sebagai gelandang kanan. Nama pemain berusia 24 tahun ini memang mirip dengan bintang Zenit Saint Petersburg, Luiz Henrique, yang sudah memiliki tempat di skuad Brasil. Namun, Luis Henrique adalah opsi di sisi kanan Inter Milan.

Peluangnya masuk skuad Brasil relatif kecil, namun dia tetap menjadi opsi bagi Carlo Ancelotti. Musim ini tampil dalam 34 laga di Liga Italia tapi hanya 17 di antaranya sebagai cadangan. Mencetak 1 gol dan memberikan 3 asis. Salah satu momen terbaiknya yang menjadi kunci kemenangan Inter ketika lawan Juventus, dengan satu asis yang diciptakannya dalam kemenangan 3-2 di pekan ke-25.