TVRINews - Florida, Amerika Serikat

Penurunan performa Bellingham di Real Madrid musim 2025/26 turut memperkuat spekulasi tersebut.

Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, menegaskan tidak ada jaminan posisi starter otomatis bagi Jude Bellingham di Piala Dunia 2026. Gelandang Real Madrid tersebut dipastikan harus berjuang keras memenangi persaingan internal demi mengamankan tempat di skuad utama.

Sinyal persaingan ketat tersebut mulai terlihat nyata saat armada Tiga Singa melakoni laga uji coba di Raymond James Stadium pada Sabtu (7/6/2026). Dalam pertandingan pemanasan menjelang Piala Dunia 2026, Inggris hanya mampu memetik kemenangan tipis 1-0 atas Selandia Baru.

Harry Kane menjadi pencetak gol tunggal yang memastikan kemenangan Inggris dalam laga uji coba yang berlangsung ketat tersebut. Namun, perhatian publik sepak bola justru tertuju pada keputusan taktis mengejutkan yang diambil Tuchel.

Tuchel secara berani memutuskan untuk tidak memasang nama Bellingham ke dalam daftar 11 pemain pertama sejak menit awal pertandingan. Langkah ini menjadi pesan kuat bahwa reputasi besar di level klub tidak menjadi jaminan instan.

Nakhoda asal Jerman tersebut lebih memilih untuk menurunkan Morgan Rogers sejak babak pertama guna menyokong pergerakan lini serang tim. Gelandang Aston Villa itu dipercaya mengemban tugas sebagai motor serangan tepat di belakang posisi ujung tombak Harry Kane.

Keputusan meninggalkan Bellingham di bangku cadangan langsung memicu spekulasi hangat mengenai kelayakannya mengisi posisi starter di Piala Dunia 2026. Situasi tersebut kian berkembang karena banyak pihak mengaitkannya dengan kondisi kebugaran serta performa teranyar sang gelandang.

Bellingham baru diberikan kesempatan mencicipi atmosfer laga setelah turun minum. Ia masuk bersama sejumlah pemain pengganti lainnya untuk yang turut dimainkan.

Langkah memasukkan Bellingham disesuaikan dengan kebijakan Tuchel yang mengganti seluruh komposisi pemainnya saat jeda pergantian babak berlangsung. Strategi tersebut sengaja diterapkan untuk melihat kesiapan fisik serta rotasi dari seluruh anggota skuad yang dibawa.

Sorotan publik terhadap mantan pemain Borussia Dortmund ini kian tajam menyusul grafik penampilannya yang dinilai sedang mengalami penurunan. Performa Bellingham bersama Real Madrid, sepanjang musim 2025/26 memang dianggap tidak sementereng musim sebelumnya.

Berdasarkan catatan statistik Bellingham tercatat hanya mampu mengemas delapan gol di semua ajang. Selain minim gol, ia juga tercatat hanya menyumbangkan lima asis bagi skuad El Real sepanjang musim lalu.

Kendati memangkas garansi menit bermain sejak awal laga, Tuchel membantah kabar sedang menepikan peran Bellingham. Ia mengklarifikasi keputusan tersebut diambil demi menjaga atmosfer kompetitif yang sehat di dalam skuad.

"Ya, dia (berjuang untuk mendapatkan tempat). Dia salah satu pemain inti, dia tahu itu, tetapi ada 14, 15 pemain inti potensial. Kemudian ada kelompok khusus dan kemudian ada kelompok pemimpin. Ada pemain yang menyelesaikan pertandingan untuk kami dan mengatur energi dengan benar serta memiliki peran untuk menetapkan standar dan menerima peran mereka untuk jadi pesaing," kata Tuchel dikutip dari Daily Mail.

Selain itu Tuchel menyampaikan struktur Timnas Inggris saat ini sangat dinamis sehingga setiap pemain dituntut selalu siap beradaptasi. Perubahan peran bisa terjadi kapan saja tergantung pada kebutuhan strategi permainan dan kesiapan mental bertanding di lapangan.

"Peran-peran ini selalu dapat berubah tetapi, dalam pikiran saya, ada 14, 15 pemain inti yang sebenarnya, dan Jude adalah salah satunya," ujarnya.