Pemain Inggris, Declan Rice. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Kansas City, Amerika Serikat
Thomas Tuchel menyatakan Declan Rice sebagai wakil kapten Timnas Inggris, mendampingi Harry Kane dalam memimpin The Three Lions.
Declan Rice adalah pemimpin di Timnas Inggris dan Arsenal. Satu-satunya yang membedakan antara dirinya dan Harry Kane adalah ban kapten. Jika Harry Kane adalah kapten resmi The Three Lions maka Declan Rice adalah pemimpin tanpa ban kapten di lengannya.
Wajar jika kemudian Thomas Tuchel menunjuk Declan Rice sebagai wakil kapten Timnas Inggris. Dalam hal ini, setelah Harry Kane, pemain yang harus dipatuhi adalah Declan Rice. Status atau jabatan tersebut disampaikan Thomas Tuchel setelah kemenangan timnya atas Selandia Baru pada Sabtu (6/6/2026) dan menjadi perhatian keesokan harinya.
"Saya pikir, saya akan mengatakan bahwa Declan Rice adalah wakil kapten saya (Inggris)," kata Thomas Tuchel, saat itu seperti yang dikabarkan BBC Sport, Minggu (7/6/2026) atau Senin dini hari WIB tadi. Pelatih asal Jerman tersebut juga dengan mudah menjawab tentang apakah Declan Rice mengetahui tugas tersebut.
"Itu pertanyaan yang bagus. Saya juga baru memikirkannya, apakah perlu disampaikan secara resmi atau tidak. Namun, saya kira kami sudah membahas dalam situasi ketika Harry Kane tidak bersama kami," kata Thomas Tuchel lagi.
"Saat itu, kami menurunkan Ollie Watkins sebagai penyerang di lini depan dan saya ingat saat itu Declan Rice yang menjadi kapten. Itulah saat saya mengatakan tugas itu kepada dirinya," kata Thomas Tuchel lagi.
Tentu saja akan lebih baik jika Thomas Tuchel menyampaikannya secara resmi. Namun, dengan atau tanpa ban kapten di lengannya, pemain berusia 27 tahun ini memang sudah menjadi pemimpin, baik di antara para rekan setimnya di Timnas Inggris maupun di klubnya, Arsenal.
Gelandang kelahiran Kingston upon Thames (London), 13 Januari 1999, salah satu pemain dengan jumlah caps terbanyak di antara 26 pemain dalam skuad Timnas Inggris. Setelah Harry Kane yang telah bermain dalam 113 laga untuk The Three Lions, ada Jordan Henderson (90 caps), John Stones (88), atau Jordan Pickford (83), setelah itu Declan Rice dengan 72 pertandingan.
Namun, di antara mereka, Declan Rice yang tentu akan sering diturunkan dalam line-up Inggris. Tapi, jumlah laga bukanlah alasan utama Declan Rice mendapatkan kepercayaan sebagai wakil kapten. Declan Rice pantas mendapatkan tugas tersebut karena dia memang seorang pemimpin.
Lahir sebagai pemimpin sudah terlihat di awal-awal kariernya setelah bergabung ke Arsenal dari West Ham United pada 2023. "Dia seringkali tidak membutuhkan ban kapten. Ketika dia berbicara, orang akan mendengar dan memperhatikan. Dia memiliki kemampuan alamiah untuk melakukan itu," kata pelatih Arsenal, Mikel Arteta, saat karier Declan Rice baru berjalan tujuh bulan bersama The Gunners.
Kini, giliran Thomas Tuchel mengakui kemampuan alamiah Declan Rice sebagai pemimpin. Thomas Tuchel berharap, Declan Rice dapat memberikan efek yang sama di Timnas Inggris, sebagai wakil kapten timnya.
Sebagai pemimpin yang tanpa ban kapten diakui oleh sejumlah pemain Arsenal. Di klub ini ketika Declan Rice bergabung sudah ada Martin Odegaard sebagai kapten hingga saat ini, lalu ada pemain yang sudah memiliki karier di tim ini seperti Bukayo Saka atau Gabriel. Tapi, dalam waktu yang cepat, Declan Rice telah mendapatkan pengakuan sebagai pemimpin yang vokal di kamar ganti.
Peran itu pula yang akan dimainkannya untuk negeri kelahirannya di Piala Dunia 2026. Di sisi lain, tugas sebagai kapten sebenarnya sudah dilakukannya ketika masih bermain di West Ham. Jadi, tidaklah mengejutkan sebenarnya jika kepemimpinannya terbawa di Arsenal dan juga Timnas Inggris.
Declan Rice sudah menyandang ban kapten di West Ham di musim-musim pertama dalam tim senior antara 2017 dan 2020.
"Saya mendapatkan kehormatan dengan mengenakan ban kapten pada sejumlah laga musim ini, dan ini hal yang spesial," kata Declan Rice saat itu ketika usianya masih 21 tahun pada Maret 2020. "Membawa tim ini ke lapangan dengan ban kapten di lengan hal yang istimewa. Suatu hari, saya ingin menjadi kapten," dia menambahkan.
Kapten Sejak di West Ham
Setelah Mark Noble pensiun pada 2022, Declan Rice akhirnya resmi sebagai kapten West Ham United. "Kini, Declan Rice harus meningkatkan levelnya, bukan hanya di lapangan melainkan kepemimpinannya juga harus dilakukan di luar lapangan," kata pelatih West Ham saat itu, David Moyes.
Declan Rice pun melakukan apa yang menjadi harapan David Moyes. Dia memimpin West Ham meraih gelar Conference League 2022-2023, bermain dalam 50 laga untuk The Hammers. Di Arsenal, sejak musim pertama kehadirannya dia sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam perburuan klub London ini meraih gelar Liga Inggris.
Hingga akhirnya, musim ini, Declan Rice berhasil mewujudkan impian fans The Gunners. Mikel Arteta menempatkan Declan Rice di posisi dan peran terbaiknya, sebagai gelandang. Declan Rice sebagian besar bermain sebagai gelandang bertahan dan dikenal karena kemampuan dalam merebut bola seperti tackle.
Namun, seiring berjalannya waktu kariernya di Arsenal, ia mulai membangun reputasi sebagai gelandang yang lebih lengkap karena keterampilan membawa bola dan kemampuannya mencetak gol dari jarak jauh. Teknik itu yang membuatnya kadang-kadang ditempatkan dalam peran yang lebih menyerang, sebagai pemain dengan karakter nomor delapan.
Mikel Arteta pernah mendeskripsikan tentang Declan Rice dengan gambaran yang tepat: "Jika saya harus menjelaskan tentang Declan Rice dengan sebuah gambar, yang cocok adalah mercusuar. Dengan sikapnya yang tegas, dia mengawasi segalanya, dia membawa pencerahan, kejelasan, dan bimbingan bagi semua orang. Itulah kualitas terbesarnya: Dia adalah seorang pemimpin."
Di Timnas Inggris dalam Piala Dunia 2026 ini, Declan Rice akan menjalankan perannya seperti yang dilakukannya bersama Arsenal. Harry Kane tentu saja akan tetap menjadi kapten Timnas Inggris, tapi pemain yang akan memberikan dukungan kepadanya adalah Declan Rice, pemimpin di Arsenal dan Timnas Inggris yang tanpa ban kapten.
Selain kepemimpinannya, Declan Rice menjadi harapan permainan Timnas Inggris dari lini tengah. Menurut data statistik Opta, Declan Rice seperti yang disampaikan BBC Sport menampilkan rekor terbaik dalam menciptakan peluang yaitu 63. Declan Rice juga berperan dalam menciptakan peluang set-piece mencapai 27, dalam hal ini baik itu bola mati tendangan bebas atau tendangan sudut.
Declan Rice menurut data tersebut, adalah satu-satunya gelandang yang membawa bola lebih dari 100 kali ke area pertahanan lawan. Kepemimpinan serta kualitas tekniknya sebagai pemain, menjadi bagian yang berharga untuk Timnas Inggris dalam mencoba mengakhiri penantian gelar Piala Dunia.