Antonio Conte (foto kiri), Roberto Mancini (tengah), dan Massimiliano Allegri, calon kuat sebagai pelatih baru Timnas Italia. Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews - Firenze, Italia
Gennaro Gattuso resmi mundur dari kursi pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini punya peluang kembali menangani Gli Azzurri.
Perjalanan Italia bersama Gennaro Gattuso telah berakhir. Jumat (3/4/2026) malam waktu setempat atau Sabtu pagi WIB, Gennaro Gattuso mengundurkan diri dari tugasnya sebagai pelatih Timnas Italia.
Federiasi Sepak Bola Italia (FIGC) pun mengumumkan secara resmi terkait pengunduran diri pelatih berusia 48 tahun tersebut. Kepergian Gennaro Gattuso sudah diduga sebelumnya setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Italia kalah dari Bosnia-Herzegovina dalam final play-off Piala Dunia 2026 pada 31 Maret 2026 lalu. Kekalahan yang membuat Italia tidak lolos ke Piala Dunia 2026. Dengan kegagalan ini pula, Italia tidak pernah lolos dalam tiga edisi Piala Dunia secara beruntun (2018, 2022, dan 2016).
"Federasi Sepak Bola Italia dan Gennaro Ivan Gattuso telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri kontrak. Kami berterima kasih kepada Gennaro Gattuso dan semua staf tekniknya atas profesionalisme, dedikasi, dan semangat yang mereka perlihatkan selama sembilan bulan ini, dan kami berharap mereka sukses dalam karier," demikian pernyataan FIGC.
Gennaro Gattuso yang melatih Italia sejak 15 Juni 2025, menyatakan bahwa dengan berat hati dia harus mundur karena sebagai pelatih dia tidak dapat mewujudkan target yaitu membawa Italia ke Piala Dunia 2026.
"Sebuah kehormatan dapat memimpin tim dan bekerja dengan pemain yang telah memperlihatkan komitmen dan kebanggaan mewakili Italia. Terima kasih terdalam saya sampaikan kepada semua warga Italia yang tidak pernah berhenti mendukung tim selama beberapa bulan ini. Timnas Italia akan selalu ada di hati saya," kata Gennaro Gattuso.

Kepergian Gattuso menyusul mundurnya Gabriele Gravina dari kursi Presiden FIGC yang kemudian juga disusuk dengan pengunduran lengeda Italia, Gianluigi Buffon sebagai manajer Timnas Italia.
Kini, Italia membutuhkan pelatih baru. Sejumlah nama muncul seperti Antonio Conte, Massimiliano Allegri, hingga Roberto Mancini. Ketiganya disebut-sebut sebagai kandidat kuat.
Nama lainnya seperti Fabio Cannavaro bahkan Pep Guardiola juga masuk dalam spekulasi. Namun demikian, siapa yang akan menjadi pelatih kemungkinan besar baru akan diketahui pada Juni 2026 nanti. Didahului dengan pemilihan pemimpin FIGC untuk menggantikan Gabriele Gravina yang rencananya akan digelar pada 22 Juni 2026 nanti.
Untuk sementara ini, tiga nama terebut yaitu Antonio Conte, Massimiliano Allegri, dan Roberto Mancini yang kerap muncul ke permukaan terkait calon pelatih baru Gli Azzurri. Berikut ini situasi tiga pelatih tersebut yang saat ini masih aktif menangani klub mereka masing-masing:
Antonio Conte
Kontrak Antonio Conte bersama Napoli baru akan berakhir pada 30 Juni 2027. Napoli berharap Antonio Conte akan membawa I Partenopei kembali juara Liga Italia (Scudetto) setelah tim ini meraihnya pada musim lalu (2024-2025).
Menjadikan Antonio Conte sebagai pelatih Timnas Italia adalah pilihan yang ideal karena sebelumnya pria berusia 56 tahun ini pun pernah menangani Gli Azzurri. Antonio Conte melatih Timnas Italia sejak 14 Agustus 2014 hingga 2 Juli 2016.
Bersama Antonio Conte ketika itu, Italia tampil dalam 25 pertandingan, meraih 14 kemenangan, 7 imbang, dan mengalami 4 kekalahan. Antonio Conte yang kini berusia 56 tahun merupakan pelatih dengan karakter yang kuat.
Gelar Antonio Conte sebagai Pelatih:
Bari: Juara Seri B 2008-2009
Juventus: Liga Italia 2011-2012, 2012-2013, 2013-2014; Piala Super Italia 2012, 2013
Chelsea: Liga Inggris 2016-2017, Piala FA 2017-2018
Inter Milan: Liga Italia 2020-2021
Napoli: Liga Italia 2024-2025, Piala Super Italia 2025-2026
Massimiliano Allegri
Kontrak Massimiliano Allegri di AC Milan akan berakhir pada 30 Juni 2027. Namun, baik Massimiliano Allegri maupun AC Milan memiliki kesepakatan terkait opsi kontrak yang bisa diperpanjang hingga 2028.
Massimiliano Allegri pelatih yang sepanjang kariernya menangani klub-klub Italia. Berbeda dengan Antonio Conte yang memiliki pengalaman melatih klub luar, Max hanya di Italia.
Pelatih 58 tahun ini memiliki trek mengesankan bersama klub-klub besar Italia seperti AC Milan dan Juventus. Ini periode keduanya melatih I Rossoneri setelah sebelumnya pada 2010 hingga 2014.
Gelar Massimiliano Allegri sebagai Pelatih:
Sassuolo: Juara Seri C 2007-2008
AC Milan: Liga Italia 2010-2011, Piala Super Italia 2011
Juventus: Liga Italia 2014-2015, 2015-2016, 2016-2017, 2017-2018, 2018-2019; Piala Italia 2014-2015, 2015-2016, 2016-2017, 2017-2018, 2023-2024; Piala Super Italia 2015, 2018
Roberto Mancini
Roberto Mancini saat ini masih menangani Al Sadd, klub asal Qatar. Pria yang usianya sudah 61 tahun ini memiliki kontrak hingga 30 Juni 2028. Di antara tiga calon ini, hanya Roberto Mancini yang kabarnya siap untuk kembali menangani Timnas Italia.
Ya, jika memang jadi, ini bukan yang pertama baginya. Sejarahnya sebagai pelatih Timnas Italia ditandai dengan banyak momen menggembirakan seperti membawa Italia juara Piala Eropa 2020. Namun, selain kegembiraan ada juga momen pahit.
Kekalahan dari Masedonia Utara dalam play-off yang membuat Italia kehilangan tempat di Piala Dunia 2022. Momen pahit juga terjadi setelah Italia kalah telak, 0-3 dari Argentina dalam Finalissima 2022 pada Juni 2022.
Dalam 61 laga bersama Roberto Mancini (18 Mei 2018 hingga 13 Agustus 2023), Italia tampil dalam 61 laga meraih 37 kemenangan, 15 imbang, dan mengalami 9 kekalahan.
Gelar Roberto Mancini sebagai Pelatih:
Fiorentina: Piala Italia 2000-2001
Lazio: Piala Italia 2003-2004
Inter Milan: Liga Italia 2005-2006, 2006-2007, 2007-2008; Piala Italia 2004-2005, 2005-2006; Super Italia 2005, 2006
Manchester City: Liga Inggris 2011-2012, Piala FA 2010-2011, Community Shield 2012
Galatasaray: Piala Turki 2013-2014
Al Sadd: UEA-Qatar Super Shield 2026
Timnas Italia: Piala Eropa 2020