TVRINews - Atlanta, Amerika Serikat

Kiper Tanjung Hijau, Josimar Vozinha, tampil mengesankan dengan melakukan sejumlah penyelamatan.

Spanyol gagal meraih poin penuh di laga pertama Piala Dunia 2026 setelah ditahan 0-0 oleh Tanjung Hijau, dalam laga fase grup, Senin (15/6/2026) malam WIB. Upaya Spanyol mencetak gol di pertandingan ini tidak berhasil karena permainan bertahan Tanjung Hijau, tim debutan di Piala Dunia. Bahkan, menurunkan Lamine Yamal dan Nico Williams pun tetap tidak mengubah kedudukan.

Spanyol menekan di awal pertandingan. Ferran Torres yang ditempatkan sebagai penyerang melakukan tekanan ke sisi kiri pertahanan Tajung Hijau pada menit ke-2 namun dapat diredam oleh pemain bek Tanjung Hijau, Sidny Cabral.

Tanjung Hijau memulai dengan permainan bola-bola pendek dan mereka tampak percaya diri sebagai tim debutan di Piala Dunia 2026 ini. Marc Cucurella di kiri dan Ferran Torres di kanan, dua pemain Spanyol yang kerap mendapatkan bola dan memulai serangan dari sayap di awal babak pertama.

Pada 10 menit pertama, La Roja asuhan Luis de la Fuente lebih banyak menguasai bola yang membuat mereka berada di daerah Tanjung Hijau. Pertahanan Blue Sharks tampaknya telah mengantisipasi kemungkinan serangan Spanyol dari kedua sayap.

Menit ke-14, Rodri melepaskan tembakan dari luar pertahanan Tanjung Hijau namun bolanya berhasil dikuasai kiper Tanjung Hijau, Josimar Vozinha. Sidny Lopes Cabral, pemain Tanjung Hijau mendapatkan kartu kuning setelah melakukan pelanggaran terhadap bek kanan Spanyol, Marcos Llorente.

HIngga menit ke-20, Spanyol menguasai pertandingan mencapai 60 persen. Menit ke-21, Tanjung Hijau akhirnya berhasil menerobos daerah Spanyol namun belum tercipta peluang bagi mereka. Hydration break pun dilakukan.

Bek kiri Spanyol, Marc Cucurella, di menit ke-28 berhasil melakukan tekanan di jantung pertahanan Tanjung Hijau. Setelah menerima operan dari Gavi, pemain yang akan segera ke Real Madrid ini melepaskan tembakan namun bola tembakannya terblok oleh pemain belakang Tanjung Hijau.

Hingga menit ke-30, belum ada gol yang tercipta. Penyerang Spanyol, Mikel Oyarzabal mendapatkan peluang namun dapat diantisipasi bek Tanjung Hijau, Diney Borges. Sementara umpan-umpan jauh Tanjung Verde beberapa kali kalah di antaranya karena pemain mereka yang dalam posisi offside.

Duel antara Lopes Cabral dan Ferran Torres kerap terjadi di 45 menit pertama ini. Menit ke-35 terjadi peluang bagi Spanyol namun posisi Marc Cucurella offside. Jovane Cabral, pemain muda Tanjung Hijau mencoba melepaskan tembakan spekulatif di menit ke-37, tapi tembakannya melambung.

Menit ke-38, Spanyol mendapatkan peluang terbaiknya di babak pertama ini. Namun, kiper Tanjung Hijau, Josimar Vozinha, tampil mengesankan dengan melakukan dua aksi meredam dua bola tembakan dan tandukan Spanyol yang berulang.

Josimar Vozinha kembali memperlihatkan kemampuannya di menit ke-44. Dia meredam bola tembakan Ferran Torres dengan baik setelah bintang Spanyol ini menerima umpan Marc Cucurella. Josimar Vozinha tampaknya menjadi bintang di babak pertama ini. Menit ke-45 dia kembali membuat penyelamatan krusial dengan menepis bola rendah dari tembakan pemain Spanyol.

Mikel Oyarzabal mendapatkan peluang emas saat menerima umpan silang Marco Llorente. Namun, penyerang ini malah menanduknya ke bawah berharap ada rekannya yang menyambut bola tersebut.

Babak pertama pun berakhir, kedudukan 0-0. Di babak pertama ini, terlihat kekuatan fisik pemain Tanjung Hijau menjadi salah satu kunci mereka mengatasi tekanan Spanyol. Selain itu, tentu saja performa mengesankan kiper mereka, Josima Vozinha. Strategi pelatih Bubista di babak pertama ini terbilang sukses dengan membuat pertahanan timnya sangat teroganisir.

Di awal babak kedua, Spanyol mulai mencoba memperlihatkan permainan umpan satu-dua untuk membongkar pertahanan Tanjung Hijau. Spanyol mendapatkan peluang di menit ke-50 setelah Pedri memberikan umpan kepada Fabian Ruiz, namun tembakan Fabian Ruiz masih melenceng. 

Menit ke-55, Fabian Ruiz kembali mendapatkan peluang setelah rekan setimnya melepaskan umpan jauh tapi tandukannya dapat dibaca kiper Tanjung Hijau. Permainan bertahan Tanjung Hijau memberikan kesulitan bagi pemain Spanyol. Total 10 pemain menempatkan dalam posisi bertahan.

Menit ke-68, diterapkan hydration break. Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente tampaknya akan menurunkan Lamine Yamal. Menit ke-69, bintang Barcelona yang ditunggu-tunggu penampilannya ini akhirnya memang diturunkan menggantikan Gavi.

Kehadiran Lamine Yamal mengubah permainan Spanyol menjadi lebih cepat. Menit ke-73 pergerakannya sudah menciptakan peluang bagi Spanyol. Lamine Yamal berhasil melewati adangan bek kiri lawan.

Permainan cepat Spanyol dengan umpan pendek di jantung pertahanan lawan kembali menciptakan tekanan bagi Tanjung Hijau. Menit ke-79 terjadi kemelut di depan gawang Tanjung Hijau namun belum ada gol yang tercipta bagi Spanyol. 

Menit ke-80 Dani Olmo masuk menggantikan Ferran Torres. Hingga menit ke-81, Spanyol melepaskan 21 tembakan, Tanjung Hijau hanya 3 tembakan.

Kapten Spanyol, Rodri, mencoba melepaskan tembakan Jarak jauh namun bola masih melenceng dari gawang Tanjung Hijau. Menit ke-86, Luis de la Fuente menurunkan Nico Williams. Spanyol kini bermain dengan dua sayap andalannya, Lamine Yamal dan Nico Williams.

Menit ke-87, Lamine Yamal melepaskan umpan ke jantung pertahanan yang berhasil dikuasai Dani Olmo. Umpannya kepada Mikel Oyarzabal juga menghasilkan gol bagi Spanyol.

Sebuah serangan balik dilakukan Tanjung Hijau yang menghasilkan tendangan sudut. Tanjung Hijau nyaris mencetak gol namun kiper Spanyol, Unai Simon berhasil mengamankan bola tersebut.

Menit ke-90+4 di laga akan berakhir, Spanyol mendapatkan tendangan sudut. Namun tidak ada gol yang terjadi. Hingga laga berakhir, Tanjung Hijau, debutan di Piala Dunia, bertahan dengan baik, berhasil meredam Tim Matador mengakhiri laga dengan skor 0-0.

Rekaman Pertandingan

SPANYOL 0-0 TANJUNG HIJAU

Waktu: 15 Juni 2026
Stadion: Atlanta Stadium (71.000)
Wasit: Adham Makhadmeh (Yordania)
Gol: -

Penguasaan bola: 62%-28%
Tembakan: 27-6
Tembakan ke gawang: 7-1
Sepak pojok: 11-1
Offside: 2-3
Pelanggaran: 10-1
Kartu kuning: Sidny Cabral 16, Pedri 90+3
Kartu merah:

SPANYOL (4-1-3-2): 23-Unai Simon; 5-Marcos Llorente, 22-Pau Cubarsi, 14-Aymeric Laporte, 24-Marc Cucurella; 16-Rodri (17-Nico Williams 87'); 20-Pedri, 8-Fabian Ruiz (6-Mikel Merino 71'), 9-Gavi (19-Lamine Yamal 71'); 7-Ferran Torres (10-Dani Olmo 81'), 21-Mikel Oyarzabal

Pelatih: Luis de la Fuente

TANJUNG HIJAU (4-2-3-1): 1-Josimar Vozinha; 22-Steven Moreira, 3-Diney Borges, 4-Roberto Lopes, 13-Sidny Cabral (8-Joao Paulo 76); 5-Kevin Pina, 15-Laros Duarte (14-Deroy Duarte 61); 20-Ryan Mendes, 10-Jamiro Monteiro (18-Arcanjo 79'), 7-Jovane Cabral (17-Willy Semedo 61'); 19-Dailon Livramento (21-Nuno Da Costa 61')

Pelatih: Bubista