TVRINews - Atlanta, Amerika Serikat

Vozinha menjadi pemasti Tanjung Hijau meraih poin pertama bersejarah di hadapan favorit, Spanyol.

Debut di Piala Dunia segera menghadirkan tantangan mendebarkan buat Tanjung Hijau. Mereka menantang Spanyol di laga perdana Grup H. La Roja boleh saja tidak memiliki striker murni, tapi produktivitas mereka tetap tinggi karena memiliki banyak pemain lini lain yang bisa mencetak gol.

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, beberapa kali mengutarakan bahwa kubunya menerima predikat unggulan. Entah apakah sikap itu menambah beban bagi pasukannya, tapi pada akhirnya tidak terlampau berarti lagi. 

Vozinha membuat La Roja turun ke bumi pada kesempatan pertama tampil di Piala Dunia 2026. Kiper bernama lengkap Josimar Jose Evora Dias itu tampil sebagai momok terbesar bagi Spanyol di Atlanta Stadium pada Senin (15/6/2026).

Vozinha menjadi kiper tersibuk di partai pembuka Grup H ini. Penjaga gawang asal Mindelo ini membuat total 7 penyelamatan. Unai Simon nyaris tidak mendapatkan tekanan kecuali saat menahan peluang tunggal Tanjung Hijau melalui sundulan Diney Borges di menit terakhir duel dari situasi sepak pojok. 

Aksi terbaik Vozinha hadir di bagian akhir babak pertama. Kiper yang bermain di klub divisi 2 Liga Portugal, Chaves, ini mematahkan dua peluang bagus Spanyol, yakni tembakan Ferran Torres dan sundulan Aymeric Laporte. 

Opta menyebut Vozinha, di usia 40 tahun 12 hari, menjadi kiper tertua ketiga yang mencatatkan clean sheet di Piala Dunia. Dua kiper gaek lainnya adalah Peter Shilton (Inggris, 40 tahun 281 hari) dan Dino Zoff (Italia, 40 tahun 130 hari).

Vozinha masih belum bisa menyamai jejak Pat Jennings. Saat berulang tahun ke-41, Jennings menjadi kiper berusia 40 tahun atau lebih yang menorehkan 10 penyelamatan dalam satu laga Piala Dunia sejak perekaman pada 1966, yakni ketika Irlandia Utara menghadapi Brasil di Meksiko 1986. 

Ketangguhan Vozinha secara khusus dan kemantapan pertahanan Tanjung Hijau bukannya hadir begitu saja. Fokus pada pertahanan membuat tim berjulukan Hiu Biru itu sulit ditembus. Imbasnya, gawang Vozinha juga susah dijebol. Tandanya cukup jernih. Tanjung Hijau menggoreskan catatan tujuh clean sheet di 10 laga kualifikasi Piala Dunia 2026. Nirgol lawan kali ini bukan kebetulan.