Bek asal Inggris, John Stones, resmi menjadi pemain Inter Milan. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - Milan, Italia
John Stones merupakan pemain keempat asal Inggris yang bermain di Inter Milan setelah Ashley Young, Paul Ince, dan Gerry Hitshens.
Inter Milan tidak hanya identik dengan bintang dari Argentina. I Nerazzurri juga memiliki sejarah mendatangkan bintang asal Inggris. Gerry Hitshens, Paul Ince, dan Ashley Young, merupakan deretan pemain asal Inggris yang pernah menjadi bintang di klub raksasa Italia ini.
Kini, daftar itu bertambah dengan kehadiran John Stones. Rabu (30/7/2026) atau Kamis dini hari WIB ini, John Stones resmi menjadi bagian dari Inter Milan setelah bergabung dari Manchester City dengan status bebas transfer (gratis).
"Saya merasakan banyak emosi. Saya sangat bahagia dan bangga, bersemangat untuk memulai babak baru dan perjalanan baru ini. Saya tidak bisa membayangkan tempat yang lebih baik untuk melakukannya kecuali di sini," kata John Stones, seperti yang disampaikan laman resmi Inter Milan.
Setelah sepuluh tahun di Manchester City, tidak mudah bagi pemain untuk pergi berganti klub dan memulai petualangan baru. Apalagi, sejumlah stigma menyatakan bahwa pemain Inggris tidak bisa jauh dari negeri kelahirannya.
Namun, semua itu hanya kesimpulan yang tidak berdasar tentunya. Banyak pemain Inggris yang sukses di sejumlah tim. Dan, di Inter Milan, ada Ashley Young yang pernah membawa I Nerazzurri juara Liga Italia 2020-2021 atau Paul Ince yang membawa Inter Milan ke final Piala UEFA 1996-1997 silam.
Ashley Young bermain di Inter Milan hanya satu musim yaitu 2020-2021, sedangkan Paul Ince sejak 1995 hingga 1997, sementara Gerry Hitchens juga hanya satu musim (1961-1962).
Kini, John Stones akan mencoba mengukir catatannya sendiri di Inter Milan. Ini memang pertama kalinya bagi bek berusia 32 tahun tersebut meninggalkan negeri kelahirannya, berkarier di Italia, sebuah kompetisi yang dikenal sangat taktis dan ketat.
"Tentu saja. Itu adalah sesuatu yang selalu ingin saya lakukan dan, ketika kesempatan ini muncul, saya membicarakannya dengan keluarga saya, dan kami yakin: kami ingin datang ke sini," kata John Stones.
Terkait bahwa dia hanyalah pemain Inggris keempat dalam sejarah Inter Milan, itu juga tidak membuatnya ragu. Sebaliknya, dia justru bersemangat dan senang menjadi pemain Inggris yang bisa memperlihatkan kemampuannya di Liga Italia.
"Saya merasa sangat beruntung. Ini adalah sesuatu yang saya ketahui sebelum tiba di sini dan, mengingat belum banyak pemain Inggris yang memiliki pengalaman ini, saya sangat senang bisa termasuk dalam daftar tersebut."
John Stones mendapatkan kontrak di Inter Milan sampai 30 Juni 2028 nanti atau kontrak yang berdurasi dua tahun. Dia adalah pemain senior di Timnas Inggris dan salah satu bek terbaik yang dimiliki dalam sejarah The Three Lions.
John Stones meninggalkan Manchester City setelah kontraknya berakhir pada akhir Juni setelah 10 tahun yang sukses di klub Liga Inggris tersebut. Selama bersama The Citizens di bawah asuhan Pep Guardiola, John Stones meraih 6 gelar Liga Inggris, 1 Liga Champions, 3 Piala FA, 5 Piala Liga, 3 Community Shield, 1 Piala Dunia Antarklub, dan 1 Piala Super Eropa.
Sejak menjadi pemain bebas transfer, bek tengah ini telah menarik minat dari klub-klub di seluruh Eropa, termasuk Chelsea dan Juventus. Namun, akhirnya, Inter Milan yang berhasil mendapatkan John Stones. Kehadiran John Stones akan membuat tim asuhan Cristian Chivu ini semakin kokoh di pertahanan.
John Stones akan membuat Inter Milan memiliki modal yang kuat dalam upaya mereka mempertahankan gelar Liga Italia yang mereka raih pada musim lalu. John Stones telah bermain dalam 295 penampilan untuk City, mencetak 19 gol, setelah bergabung dari Everton dengan harga 47,5 juta pound pada 2016.
Kariernya di Timnas Inggris pun masih berlanjut. Ia telah tampil dalam 93 laga dan merupakan bagian dari skuad Inggris yang finis di peringkat ketiga Piala Dunia 2026 lalu. Di turnamen tersebut, John Stones bermain sebagai starter dalam kemenangan perempat final melawan Norwegia dan kekalahan 1-2 di semifinal melawan Argentina.
Duet dengan Manuel Akanji
Kehadiran John Stones pun membuat fans Inter Milan antusias karena di musim baru ini tidak menutup kemungkinan pelatih Cristian Chivu akan menduetkan dengan Manuel Akanji. Keduanya memang pernah menjadi pasangan bek tengah yang menjadi kunci sukses The Citizens.
John Stones dan Manuel Akanji tampil bersama untuk Manchester City sejak 2022 hingga 2025 sebelum kemudian rekannya asal Swis tersebut dipinjamkan ke Inter Milan dan kini berstatus pemain tetap. Keduanya tampil bersama dalam 58 pertandingan di semua ajang untuk Manchester City. John Stones pun menyatakan bahwa dia sempat berbicara dengan Manuel Akanji sebelum memutuskan bergabung ke Inter Milan.
"Ya, kami memang berbicara, tetapi saya tidak memberikan informasi apa pun kepadanya tentang apa yang sedang terjadi. Saya ingin memastikan semuanya sudah final sebelum memberi tahu dia, tetapi saya yakin dia sudah merasakan sesuatu dan mungkin sudah melihat beritanya. Saya sangat senang bisa bertemu kembali dengannya: dia adalah salah satu bek terbaik yang pernah bermain bersama saya, dan saya senang bisa bermain bersamanya lagi," kata John Stones.