TVRINews - Atlanta, Amerika Serikat

Cari pemain timnas melalui LinkedIn ditempuh Tanjung Hijau. Di debutnya, Hiu Biru menahan calon juara.

Tanjung Hijau menghasilkan kejutan terbesar di Piala Dunia 2026 sampai 15 Juni petang. Wakil Afrika itu menahan imbang kubu yang digadang-gadang sebagai calon kuat juara dunia tahun ini, Spanyol. 

Hasil ini memberikan poin pertama bersejarah bagi tim debutan itu. Dongeng negara mungil menahan raksasa pun bertambah. 

Populasi Tanjung Hijau hanya 530 ribu penduduk, menjadikan negara di Afrika Barat ini salah satu negeri terkecil di dunia yang bisa mencicipi Piala Dunia. 

Yang lebih mengesankan, Tanjung Hijau mesti melewati proses pembentukan tim nasional yang tidak mudah. Yang jelas, negara kepulauan di Samudra Atlantik itu memanfaatkan kelonggaran yang diberlakukan FIFA soal perekrutan pemain. 

FIFA memperbolehkan pemain dengan orang tua atau kakek atau nenek dari negara lain untuk membela negara tersebut dengan beberapa syarat bila si pemain menginginkannya. Federasi Sepak Bola Tanjung Hijau (FCF) pun aktif bergerilya mencari pemain potensial dengan latar belakang Tanjung Hijau yang kuat dan belum bermain untuk timnas mana pun. 

Cara yang ditempuh FCF terbilang unik, yakni melalui LinkedIn. Nama yang disebutkan terakhir itu adalah jejaring sosial profesional yang biasanya dipakai penggunanya sehubungan karier di berbagai bidang.

Kisah paling penting dari perekrutan dengan cara unik ini adalah yang dialami Roberto Pico Lopes. Bek kelahiran Irlandia itu telah memperkuat timnas kelompok umur Irlandia, tapi tidak pernah bermain untuk timnas senior. 

Saat harapannya sudah hampir habis, Pico menerima pesan dalam bahasa Portugis di akun LinkedIn miliknya. Akun itu ia buat saat masih berkuliah. Sisanya adalah sejarah.

Laga perdana Tanjung Hijau di Piala Dunia menjadi caps ke-46 Pico di timnas berjulukan Tubaroes Azuis atau Si Hiu Biru itu. Bek berusia 33 tahun milik Shamrock Rovers ini berhasil menggalang pertahanan kokoh bersama Diney Borges untuk meredam serangan Spanyol dalam laga di Atlanta Stadium pada Senin (15/6/2026) tengah hari waktu setempat.

Mungkin cara mencari pemain diaspora melalui jejaring LinkedIn seperti yang ditempuh Tanjung Hijau ini akan diikuti negara lain yang getol mencari pemain diaspora.