TVRINews - Seattle, Amerika Serikat

Emam Ashour mencetak gol tersebut dengan tembakan keras kaki kanannya setelah menerima asis Mohamed Salah.

Emam Ashour pantas terpilih sebagai Player of the Match untuk laga Belgia vs Mesir yang bergulir pada Senin (15/6/2026) atau Selasa dini hari WIB. Meski laga berakhir imbang 1-1 namun gol tersebut memberikan sejumlah catatan.

Pertama karena gol gol tersebut tentu saja membuat Mesir terhindar dari kekalahan. Pemain yang bernama lengkap Emam Ashour Metwally Abdel Ghany ini mencetak gol ke gawang Belgia pada menit ke-19.

Gol umpan dari Mohamed Salah tersebut sempat membuat Mesir unggul 1-0. Ketika itu pula, ada harapan Mesir meraih kemenangan pertama dalam sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia. Tim berjulukan The Pharaohs ini sebelumnya tiga kali tampil di Piala Dunia yaitu pada 1934, 1990, dan 2018.

Namun, dari tiga edisi tersebut, belum satu pun Mesir pernah meraih kemenangan. Karena itu, gol Emam Ashour memberikan harapan tersebut. Namun demikian, harapan tersebut terlepas karena Belgia menyamakan kedudukan karena gol bunuh diri Maxime De Cuyper di menit ke-75 saat berupaya meredam pergerakan penyerang Belgia, Romelu Lukaku.

Meski demikian, hasil 1-1 ini tetap memberikan harapan bagi Timnas Mesir asuhan Hossam Hassan. Satu poin berharga untuk melanjutkan pertarungan di Grup G Piala Dunia 2026. Tanpa gol pemain berusia 28 tahun ini, tidak akan ada poin bagi Mohamed Salah dan kawan-kawan.

Gol ini juga berarti bagi Emam Ashour karena merupakan gol pertama dalam kariernya sebagai pemain Timnas Mesir. Emam Ashour bermain untuk Timnas Mesir sejak 2021 silam. Dia kini telah memainkan 29 pertandingan dan mencetak satu gol.

Gol tersebut juga diciptakan dengan cara yang mengesankan. Mendapatkan bola dari Mo Salah, Emam Ashour tidak langsung melepaskan tembakan. Dia menahan bola tersebut dan dengan sedikit mendorongnya. Dengan cara itu, dia memiliki Jarak yang tepat untuk melepaskan tendangan yang keras.

Hasilnya, bola memang meluncur keras ke sisi kanan dalam gawang Belgia yang dijaga kiper Thibaut Courtois. Di sisi lain, itu merupakan tembakan pertamanya dalam pertandingan tersebut yang langsung menjadi gol. Tembakan itu juga dilepaskan dengan presisi dan teknik yang baik.

Dalam pertandingan ini, dia tidak bermain penuh. Pelatih Hassan Hossam menggantikannya pada menit ke-71. Sebelum digantikan, sepanjang 71 menit tersebut, Emam Ashour telah melepaskan dua tembakan. Memberikan 19 operan berhasil dari total 28. Dia juga melakukan satu kali menggiring bola, memenangkan satu kali merebut bola (tackle).

Hossam Hassan menempatkan Emam Ashour sebagai salah satu dari tiga gelandang yang bermain di belakang penyerang dalam pola 4-2-3-1. Dia bersama Mohamed Salah dan Mostafa Ziko sebagai barisan gelandang kreatif dalam permainan Timnas Mesir. Gol yang diciptakannya di pertandingan ini memperlihatkan koneksinya yang baik dengan Mohamed Salah, sang senior.

Laga menghadapi Belgia juga merupakan debutnya di ajang Piala Dunia. Meski baru mencetak satu gol, bintang Al Ahly ini telah memberikan total lima asis untuk Timnas Mesir, yaitu 2 di Piala Afrika dan 3 di ajang uji coba.