Mohamed Salah, masih berpeluang besar tampil di Piala Dunia 2026 walau cedera sampai akhir musim di Liverpool. Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews - Seattle, Amerika Serikat
Bintang Timnas Mesir ini memberikan satu asis bagi terciptanya gol The Pharaohs yang dicetak Emam Ashour.
Pertandingan Belgia vs Mesir yang berlangsung pada Senin (15/6/2026) menjadi hari spesial bagi Mohamed Salah. Hari itu, kapten Timnas Mesir ini tepat berulang tahun yang ke-34. Kado terindah untuknya Mesir seharusnya menang, namun The Pharaohs hanya imbang 1-1.
Timnas Mesir sempat unggul 1-0 lewat gol yang diciptakan Emam Ashour di menit ke-19. Namun demikian, Belgia dapat menyamakan kedudukan setelah bintang mereka, Romelu Lukaku, masuk sebagai pemain pengganti. Pergerakan Romelu Lukaku menyebabkan gol bunuh diri Mesir pada menit ke-66.
Dengan demikian, belum ada kemenangan bagi Timnas Mesir di Piala Dunia. Dalam tiga edisi sebelumnya bermain di Piala Dunia yaitu 1934, 1990, dan 2018, Mesir memang belum pernah meraih kemenangan. Masih ada kesempatan bagi Mo Salah dan kawan-kawan untuk mengukir rekor tersebut yaitu di laga kedua lawan Selandia Baru atau selanjutnya, menghadapi Iran.
Karena itu, walau hanya imbang, hasil ini cukup bagus sebagai Langkah awal Mesir di Piala Dunia 2026 ini. Sebuah hasil yang pantas untuk disyukuri oleh Mo Salah tentunya. Apalagi, meski dia tidak mencetak gol, penyerang yang baru saja memutuskan meninggalkan klubnya, Liverpool, memberikan asis di pertandingan ini. Gol Emam Ashour tercipta karena umpan yang diberikan Mohamed Salah.
Dari sisi kanan, dia melepaskan umpan tersebut dengan kaki kirinya ke arah Emam Ashour yang berada di dekat garis pertahanan Belgia. Karena Mohamed Salah pula, Emam Ashour mengukir catatan bersejarah bagi sang pemain yaitu mencetak gol pertama dalam kariernya di Timnas Mesir di laga debutnya pula di Piala Dunia.
Jadi, di hari ulang tahunnya, Mohamed Salah memberikan sesuatu yang sangat berarti bagi Mesir dan rekan setimnya. Mohamed Salah tidak dapat tampil penuh di pertandingan ini. Pelatih Timnas Mesir Hossam Hassan, menggantikannya pada menit ke-76. Belum diketahui mengapa Hossam Hassan menarik kaptennya ini dari lapangan.
Mohamed Salah lahir di di Nagrig, Mesir pada 15 Juni 1992. Dengan asisnya ini, dia menjadi pemain asal Afrika pertama yang memberikan asis dalam ajang Piala Dunia (sejak rekor ini berlaku pada 1996).
Mohamed Salah bukanlah satu-satunya pemain yang memberikan asis atau gol di hari ulang tahunnya dalam Piala Dunia. Pemain lain yang menandai hari spesialnya dengan gol atau asis di Piala Dunia adalah Patrick Vieira (Prancis), Ola Toivonen (Swedia), dan Luigi Di Biagio (Italia).
Patrick Vieira merayakan ulang tahunnya yang ke-30 dengan memberikan asis dan gol dalam sebuah pertandingan menghadapi Togo di Piala Dunia 2006 silam. Hanya, Patrick Vieira mencetak gol dan asis tersebut sehari setelah dia berulang tahun. Namun, gol tersebut saat itu tetap dirayakan sebagai kado bagi gelandang legendaris Prancis tersebut.
Sedangkan Ola Toivonen merayakan usianya yang genap 32 tahun dengan mencetak gol ke gawang Jerman pada Piala Dunia 2018. Sementara itu, Luigi Di Biagio merayakan ulang tahunnya yang ke-31 dengan asis yang dia berikan ke gawang Ekuador pada Piala Dunia 2002.
Hari ulang tahun saat lawan Belgia itu juga ditandai dengan berbagai ucapan dari fans, khususnya di stadion. Mereka menyampaikan ucapan selamat dengan tulisan-tulisan di kertas seperti happy birthday, atau ungkapan cinta "Love You Mo Salah" dengan gambar kue ulang tahun dan gambar lilin.
Ketika dirinya meninggalkan lapangan saat digantikan, sambutan dari fans yang mencintainya pun terdengar memenuhi stadion. Mereka memberikan aplaus kepada bintang yang memang terkenal sangat ramah ini. Ya, walau Mesir tidak menang, namun satu poin yang berharga lawan Belgia ini serta ungkapan dari para fans di stadion menjadi kado terindah di hari ulang tahun Mohamed Salah.