TVRINews - Seattle, Amerika Serikat

Shireen, istri Jeremy Doku, diprediksi melahirkan pekan kedua Juli, bertepatan dengan perempat final Piala Dunia. Jika Belgia ke fase itu, Doku dihadapkan pada keputusan sulit.

Bintang Tim Nasional Belgia, Jeremy Doku, menghadapi dilema besar di tengah perjuangannya membawa negaranya melangkah jauh di Piala Dunia 2026. Winger berusia 24 tahun itu berpotensi harus memilih antara tetap membela Belgia di fase krusial turnamen atau pulang untuk mendampingi kelahiran anak pertamanya.

Belgia memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Mesir di Seattle Stadium Senin waktu setempat atau Selasa (16/6/2026) dini hari WIB. Namun di balik fokusnya pada turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut, Doku juga tengah menantikan momen penting dalam kehidupan pribadinya.

Pemain sayap Manchester City itu mengungkapkan bahwa istrinya, Shireen, diperkirakan akan melahirkan pada pekan kedua Juli. Waktu tersebut bertepatan dengan babak perempat final Piala Dunia 2026. Jika Belgia berhasil melaju hingga fase tersebut, Doku bisa saja dihadapkan pada keputusan sulit.

Meski belum ada keputusan final, berbagai skenario telah mulai dipersiapkan. Media Belgia melaporkan bahwa federasi sepak bola negara itu sedang mempertimbangkan kemungkinan menyediakan pesawat pribadi agar Doku dapat terbang ke Inggris, tempat sang buah hati akan lahir, lalu kembali bergabung dengan tim jika situasi memungkinkan.

Doku mengakui bahwa keinginannya sangat jelas. Ia tidak ingin melewatkan momen kelahiran anak pertamanya, meskipun memahami bahwa sebagai pemain profesional ada banyak faktor lain yang harus dipertimbangkan.

“Hal itu tergantung kapan tepatnya terjadi, tetapi ini adalah anak pertama saya, jadi saya tentu ingin berada di sana,” ujar Doku kepada wartawan, dikutip dari Reuters, Senin (15/6/2026).

“Jika Anda bertanya apa yang saya inginkan, jawaban saya adalah tidak ada seorang pun yang ingin melewatkan kelahiran anak pertama mereka. Namun saya juga tahu bahwa sepak bola melibatkan banyak pertimbangan lainnya,” ia menambahkan.

“Saya tahu federasi mendukung para pemainnya dan memahami situasi mereka. Kita lihat saja nanti apa yang bisa kami lakukan,” ujarnya.

Situasi ini menjadi salah satu cerita menarik yang mengiringi perjalanan Belgia di Piala Dunia. Doku merupakan salah satu pemain kunci dalam skuad asuhan pelatih Belgia dan kehadirannya sangat penting, terutama jika tim berhasil melangkah ke fase gugur.

Menariknya, Doku bukan satu-satunya pemain Belgia yang menghadapi situasi serupa. Bek Brandon Mechele juga tengah menantikan kelahiran anaknya. Namun, istri Mechele diperkirakan melahirkan sekitar satu pekan setelah jadwal kelahiran istri Doku.

Kondisi tersebut membuat federasi sepak bola Belgia harus menyiapkan berbagai kemungkinan sejak dini. Dengan jadwal turnamen yang padat dan pentingnya peran para pemain senior dalam skuad, setiap keputusan akan memiliki dampak besar, baik bagi tim maupun kehidupan pribadi pemain.

Jeremy Doku Pemain Penting di Skuad Belgia

Kehadiran Jeremy Doku memang sangat diperlukan dalam setiap laga De Rode Duivels (Setan Merah) di Piala Dunia 2026. Ia diyakini akan menjadi pemain paling berbahaya di skuad Belgia nanti. 

Pemain sayap milik Manchester City tersebut tidak hanya masih muda, tetapi juga memiliki teknik tinggi yang mampu merusak lini pertahanan lawan dari sisi kiri. 

Ketika Belgia kandas di fase grup di Piala Dunia 2022 setelah kalah bersaing dengan Kanada, Maroko, dan Kroasia, Doku masih pemain dengan bakat belum terasah di Stade Rennais dan hanya dimainkan selama 18 menit di Qatar. 

Namun setelah itu, Doku berubah drastis. Baik di Manchester City maupun bersama Timnas Belgia, ia telah membuktikan dirinya sebagai pemain sayap yang dinamis, yang selalu meninggalkan jejaknya dalam pertandingan-pertandingan besar.

Doku adalah winger eksplosif dan berintensitas tinggi yang dikenal karena kemampuan menggiring bola 1 lawan 1 yang luar biasa, kecepatan kilat, dan kemampuannya untuk mengacaukan pertahanan yang rapat. 

Terutama bermain di sayap kiri untuk Manchester City, kemampuan Doku membuatnya sering disebut “Duracell dribbler” karena kehebatannya menggiring bola tanpa kenal lelah sehingga diibaratkan mirip baterai bertenaga keluaran pabrikan asal Amerika Serikat, Duracell, Inc.

Doku mampu menggabungkan kecepatan mentah dengan gerakan tidak terduga ala sepak bola jalanan untuk mendominasi para bek lawan.