TVRINews - Kansas City, Amerika Serikat

Bentrok perdana ini diprediksi berjalan ketat, namun soliditas pertahanan La Albiceleste diperkirakan mampu meredam agresi lini serang Rubah Gurun demi poin penuh.

Tim nasional Argentina akan memulai kampanye untuk mempertahankan takhta juara di Piala Dunia 2026. La Albiceleste akan menantang Aljazair dalam laga perdana Grup J di Kansas City Stadium, Rabu (17/6/2026), yang disiarkan langsung lewat saluran TVRI Nasional mulai pukul 07.00 WIB.

Misi besar kini diusung oleh Argentina yang berambisi menjadi negara ketiga sepanjang sejarah yang mampu memenangi gelar juara dunia secara berturut-turut. Di sisi lain, skuad Aljazair yang memiliki julukan Rubah Gurun datang dengan target realistis untuk bisa lolos dari fase grup.

Sejauh ini baru Italia dan Brasil yang tercatat mampu mempertahankan mahkota juara dunia mereka dalam dua edisi beruntun. Argentina kini membidik tempat di dalam klub elite tersebut saat berjuang keras mempertahankan gelar di Amerika Utara.

Pergelaran tahun ini sekaligus menandai penampilan ke-14 secara beruntun bagi Tim Tango dalam putaran final Piala Dunia. Kepastian tersebut didapat setelah mereka berhasil menyegel posisi puncak dalam klasemen kualifikasi zona Conmebol untuk pertama kalinya sejak 2014.

Dominasi Total La Albiceleste

Kemenangan mengesankan dengan skor telak 4-1 atas Brasil di Buenos Aires tanpa ragu menjadi momen terbaik sepanjang babak kualifikasi. Skuad berpengalaman asuhan Lionel Scaloni tersebut tampil sangat dominan hingga nyaman bertengger di puncak klasemen dari total sepuluh negara peserta.

Keberhasilan mengumpulkan 38 poin dari 18 pertandingan menjadi bukti sahih dominasi total Tim Tango di zona Amerika Selatan. Sang kapten Lionel Messi juga sukses menyabet penghargaan sepatu emas setelah mengemas delapan gol sepanjang proses kualifikasi yang panjang.

Rangkaian pertandingan persahabatan setelahnya melawan tim yang kurang kompetitif seperti Mauritania, Islandia, dan Puerto Riko menghasilkan tujuh kemenangan beruntun. Produktivitas lini serang Argentina terbukti sangat mengerikan dengan catatan menggelontorkan 21 gol dan hanya kebobolan satu kali.

Kini fokus utama Argentina sepenuhnya tertuju pada pertandingan perdana Grup J yang sudah berada di depan mata. Catatan historis menunjukkan momen terakhir saat Tim Tango gagal mencetak gol pada laga pembuka terjadi di Piala Dunia 1990 saat kalah 0-1 dari Kamerun.

Sejak kekalahan memilukan tersebut, Argentina sukses menyapu bersih enam pertandingan berikutnya melawan negara-negara asal Afrika. Statistik impresif itu tentu menjadi modal berharga sekaligus angin segar menjelang bentrokan sengit kontra Aljazair nanti.

Kendati demikian, Argentina sama sekali tidak boleh memandang sebelah mata kekuatan kolektif dari tim lawan. Pengalaman pahit saat menelan kekalahan mengejutkan dari Arab Saudi pada awal Piala Dunia Qatar 2022 harus menjadi pelajaran agar mereka tidak lengah.

Ambisi Rubah Gurun Merusak Dominasi Raksasa

Kedua negara tercatat baru pernah bertemu satu kali di atas lapangan hijau, tepatnya pada laga persahabatan Juni 2007 silam. Pertandingan yang digelar di Stadion Camp Nou tersebut dimenangkan Argentina dengan skor 4-3 di mana Messi mencetak dwigol internasional pertamanya.

Pada edisi kali ini, kedua tim harus bersaing ketat dengan Austria dan Yordania demi mengamankan posisi dua besar di klasemen akhir. Posisi tersebut menjadi harga mati karena akan memberikan garansi tiket lolos otomatis menuju fase gugur Piala Dunia 2026.

Aljazair yang kini menduduki peringkat 28 dunia dalam rilis resmi terbaru FIFA bersiap menjalani penampilan kelima mereka di putaran final. Momentum ini menjadi sangat spesial karena merupakan kehadiran perdana mereka sejak terakhir kali lolos ke fase gugur pada edisi 2014.

Demi memperbaiki rekor minor yang hanya mengemas tiga kemenangan dari 13 laga Piala Dunia, Rubah Gurun lolos ke Amerika Utara dengan gaya permainan memukau. Mereka sukses merajai Grup G kualifikasi zona CAF dengan hanya menelan satu kekalahan sepanjang turnamen.

Meskipun langkah mereka harus terhenti di babak perempat final Piala Afrika tahun ini, pelatih Vladimir Petkovic berhasil membawa timnya bangkit. Aljazair mencatatkan hasil menjanjikan termasuk kemenangan mengesankan atas Belanda serta hanya kebobolan dua kali dalam enam laga terakhir.

Kondisi Skuad

Sektor ban kapten Argentina dipastikan tetap melingkar di lengan Messi yang bersiap melakoni laga internasional ke-200 dalam kariernya. Megabintang Inter Miami tersebut juga akan mempertajam rekor penampilannya menjadi 27 pertandingan di panggung Piala Dunia.

Setelah berhasil pulih dari cedera otot paha belakang, Messi kini bersiap menjadi pesepak bola pertama yang berpartisipasi dalam enam edisi Piala Dunia berbeda. Kabar baik juga datang dari penjaga gawang utama Emi Martinez yang dinyatakan fit setelah sempat mengalami cedera patah jari.

Lini tengah Argentina akan kembali diperkuat oleh gelandang cadangan Leandro Paredes serta pemain serbabisa Nico Gonzalez yang pulih dari masalah otot. Namun, bek kiri Lyon, Nicolas Tagliafico dipastikan absen akibat cedera betis sehingga posisinya kemungkinan digantikan Facundo Medina atau Valentin Barco.

Sementara itu, kubu Aljazair juga dilaporkan kehilangan pilar penting di sektor pertahanan sebelah kiri akibat cedera pergelangan kaki yang menimpa Ramy Bensebaini. Tim pelatih kini tengah menimbang opsi antara Samir Chergui atau Zineddine Belaid untuk masuk ke dalam susunan pemain utama.

Sektor juru gedor Aljazair akan mengandalkan striker Marseille Amine Gouiri yang sebelumnya absen di Piala Afrika akibat masalah serius pada bagian bahu. Pergerakan Gouiri di lini depan bakal mendapatkan pasokan bola matang dari penyerang sayap milik klub Wolfsburg Mohammed Amoura.

Amoura tampil sangat produktif dengan menjadi pencetak gol terbanyak bagi Aljazair lewat torehan sepuluh gol sepanjang babak kualifikasi zona Afrika. Sementara itu, winger veteran Riyad Mahrez dipastikan tetap memimpin rekan-rekannya di atas lapangan hijau dengan kapasitasnya sebagai kapten utama tim.

Pertandingan pembuka ini diprediksi tidak berjalan mudah bagi Argentina karena Aljazair memiliki potensi mengejutkan yang besar. Pertemuan perdana ini bahkan disebut-sebut sebagai ujian paling krusial dan terberat bagi sang juara bertahan sepanjang fase grup bergulir.

Walaupun Aljazair datang dengan komposisi skuad yang sangat bertalenta, solidnya lini pertahanan Argentina dalam beberapa bulan terakhir sulit ditembus. Skuad La Albiceleste diprediksi tetap mampu mengamankan poin penuh lewat kemenangan dengan selisih gol yang tipis.

Argentina vs Aljazair

Stadion: Kansas City Stadium

Wasit: Szymon Marciniak

Peluang: 55-45

Perkiraan Susunan Pemain

Argentina (4-3-3): 23- Emiliano Martínez; 26-Nahuel Molina, 13-Cristian Romero, 6-Lisandro Martínez, 3-Nicolás Tagliafico; 7-Rodrigo de Paul, 20-Alexis Mac Allister, 24-Enzo Fernández; 10-Lionel Messi, 9-Julián Álvarez, 16-Thiago Almada

Pelatih: Lionel Scaloni

Aljazair (4-2-3-1): 23-Luca Zidane; 17-Rafik Belghali, 2-Aïssa Mandi, 21-Ramy Bensebaini, 15-Rayan Aït-Nouri; 19-Nabil Bentaleb, 8-Houssem Aouar; 7-Riyad Mahrez, 22-Ibrahim Maza, 18-Mohamed Amoura; 9-Amine Gouiri

Pelatih: Vladimir Petkovic

Pertemuan Terakhir

06/06/2007 Aljazair 3-4 Argentina - Persahabatan

Lima Pertandingan Terakhir Argentina

10/06/2026 Argentina 3-0 Islandia - Persahabatan

07/06/2026 Argentina 2-0 Honduras - Persahabatan

01/04/2026 Argentina 5-0 Zambia - Persahabatan

28/03/2026 Argentina 2-1 Mauritania - Persahabatan

14/11/2025 Angola 0-2 Argentina - Persahabatan

Lima Pertandingan Terakhir Aljazair

11/06/2026 Bolivia 0-4 Aljazair - Persahabatan

04/06/2026 Belanda 0-1 Aljazair - Persahabatan

01/04/2026 Aljazair 0-0 Uruguai - Persahabatan

28/03/2026 Aljazair 7-0 Guatemala - Persahabatan

10/01/2026 Aljazair 0-1 Nigeria - Piala Afrika