Ilustrasi Trofi Piala Dunia Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Dallas, Amerika Serikat
De Jong mengaku bangga bisa mewakili negaranya dan siap menatap laga-laga krusial berikutnya.
Tim nasional Belanda harus puas berbagi angka dengan Jepang pada laga perdana Grup F Piala Dunia 2026. Duel tersebut tuntas 2-2 di Dallas Stadium, Senin (15/6/2026).
Meskipun meraih hasil mengecewakan, gelandang Frenkie de Jong, tampil impresif sebagai motor serangan Belanda. Mantan pemain Ajax Amsterdam tersebut sukses mendikte penguasaan bola dan menjadi kreator utama serangan di sepanjang laga.
Seusai pertandingan, De Jong menyatakan rasa bangga dan antusiasmenya dapat tampil di Piala Dunia 2026. Ia menegaskan hasil imbang di laga perdana tidak melunturkan kepercayaan dirinya untuk menatap pertandingan-pertandingan berikutnya.
"Sangat bangga bisa mewakili negara saya di Piala Dunia. Dan sangat bersemangat untuk apa yang akan terjadi ke depan," kata De Jong saat diwawancarai di lorong stadion dikutip dari COPE.
Gelandang berusia 29 tahun itu juga menambahkan internal timnya sama sekali tidak terpengaruh oleh opini publik maupun prediksi pengamat sepak bola terkait peta kekuatan Belanda. Fokus utama seluruh elemen tim saat ini adalah bekerja keras demi merebut trofi juara Piala Dunia 2026.
"Kami tidak peduli bagaimana orang-orang menilai peringkat kami. Kami memiliki tujuan untuk memenangkan Kejuaraan Dunia, sama seperti tim-tim lainnya. Dan kami akan mencoba untuk mencapainya," ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, De Jong juga memberikan pandangannya mengenai peluang Spanyol yang dihuni oleh banyak rekan setimnya di Barcelona. Ia mengakui kualitas kedalaman pasukan La Roja dan menjagokan tim asuhan Luis de la Fuente tersebut sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.
"Spanyol memiliki tim yang sangat bagus. Saya pikir mereka pasti memiliki peluang untuk menang," tuturnya.
Prediksi De Jong tersebut sejalan dengan fakta bahwa kekuatan Spanyol pada pergelaran Piala Dunia edisi kali ini memang didominasi oleh pilar-pilar asal klub Barcelona. Tercatat ada delapan penggawa dari raksasa Catalan yang dipanggil memperkuat lini pertahanan hingga penyerangan Spanyol.
Salah satu pemain yang paling diantisipasi dari delapan nama tersebut adalah penyerang sayap muda sensasional, Lamine Yamal. Kehadiran para pemain muda berbakat ini menjadikan Spanyol sebagai salah satu tim yang paling diunggulkan untuk memperebutkan trofi berlapis emas tahun ini.