Bek muda Timnas Spanyol yang berusia 19 tahun, Pau Cubarsi. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - Barcelona, Spanyol
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, akan tetap mengandalkan Pau Cubarsi dengan sejumlah pilihan partner di jantung pertahanan timnya.
Bayangkan musim baru ini Barcelona memiliki duet bek tengah juara Piala Dunia 2026, Pau Cubarsi dan Aymeric Laporte. Pau Cubarsi dan Aymeric Laporte memang menjadi dua bek tengah yang menandai sukses Timnas Spanyol meraih gelar Piala Dunia 2026.
Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, berhasil membangun benteng pertahanan timnya. Pau Cubarsi dan Aymeric Laporte di jantung pertahanan salah satu kunci sukses utama yang membuat gawang kiper Unai Simon hanya kemasukan satu gol dari delapan pertandingan sepanjang Piala Dunia 2026 lalu bergulir.
Bagi Barcelona, tim wilayah Katalunya ini tentu bangga bahwa pemain mereka dapat berkontribusi besar dari keberhasilan tersebut. Pau Cubarsi, pemain Barcelona yang baru berusia 19 tahun, mampu memainkan peran kunci di jantung pertahanan Timnas Spanyol. Lebih dari itu, usianya yang masih sangat muda dapat mengimbangi permainan rekan di sebelahnya, Aymeric Laporte, seniornya yang berusia 32 tahun.
Perbedaan jarak usia yang mencapai 13 tahun di antara keduanya tidak menjadi persoalan. Sebaliknya, keduanya menjadi tandem di depan gawang dan di jantung pertahanan Spanyol yang sangat sulit ditembus.
Pau Cubarsi pun dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 tersebut atas serangkaian penampilannya dalam turnamen yang bergulir di benua Amerika Utara itu, termasuk penampilan luar biasa dalam final melawan Argentina.
“Kami berdua merasa sangat nyaman,” kata Pau Cubarsi tentang kerja sama dengan Aymeric Laporte menjelang final itu. “Kami saling membantu, kami menanamkan kepercayaan satu sama lain, dan kami membuat diri kami kuat sehingga kami kebobolan sesedikit mungkin gol. Kami melakukannya dengan baik.”
Saat ini, Aymeric Laporte masih sebagai pemain Athletic Bilbao. Bek kelahiran Prancis namun memilih membela Timnas Spanyol ini kembali bermain di Athletic Bilbao setelah sebelumnya pergi meninggalkan klub ini untuk bergabung ke Manchester City dan Al Nassr.
Kini, Aymeric Laporte memiliki peluang untuk bermain di klub lainnya yaitu Barcelona. Ya, sejak duetnya dengan Pau Cubarsi di Piala Dunia 2026 sukses, sejumlah pers dan fans melalui media sosial membahas kemungkinan Barcelona mendatangkan Aymeric Laporte untuk membentuk duet tersebut di Blaugrana.
Disebutkan bahwa Aymeric Laporte tertarik terhadap kemungkinan tersebut. Barcelona hanya perlu membayar klausul pelepasan yang jumlahnya kecil. Meski demikian, menurut pers Spanyol El Mundo Deportivo, juara La Liga dua kali berturut-turut itu dilaporkan memilih untuk tidak merekrut pemain Athletic Bilbao tersebut.
Dalam hal ini, Barcelona juga tidak mendatangkan pengganti Inigo Martinez pada musim lalu (2025-2026). Di sisi lain, pelatih Hansi Flick juga menggunakan banyak pilihan untuk tandem Pau Cubarsi di jantung pertahanan timnya pada 2025-2026. Pemain seperti Eric García, Ronald Araújo, dan Gerard Martín semuanya bergantian menempati posisi tersebut.
Andreas Christensen juga menjadi pilihan untuk posisi tersebut. Namun, walau memiliki cukup banyak pilihan di jantung pertahanan sebagai tandem Pau Cubarsi, banyak fans yang menilai bahwa Barcelona membutuhkan tambahan bek tengah di awal musim 2026-2027 ini.
Hubungan Barca dengan Athletic Bilbao
Faktor lain yang membuat Aymeric Laporte tampak akan sulit bergabung ke Barcelona yaitu klaim bahwa Aymeric Laporte yang memiliki klausul pelepasan. Padahal, tidak ada klausul pelepasan tersebut, terlepas dari jumlahnya.
Dalam hal ini, Barcelona justru harus bernegosiasi langsung dengan Athletic Bilbao. Itu menjadi cara yang sulit karena kemungkinan besar Athletic Bilbao tidak akan begitu saja dengan mudah melepaskan pemain andalannya ini walau usianya sudah 32 tahun.
Faktor lainnya yaitu hubungan antara kedua klub tidak begitu baik setelah dua kali saga transfer Nico Williams pada tahun 2024 dan 2025. Sebelumnya, Barcelona memang tertarik membawa Nico Williams ke Camp Nou. Mereka ingin melengkapi duet sayap yaitu Lamine Yamal dan Nico Williams.
Karena itu, melihat semua situasi tersebut, Barcelona dalam hal ini pelatih Hansi Flick tidak memiliki rencana untuk mendatangkan Aymeric Laporte. Saat ini, menyongsong musim baru, Barcelona sudah mendatangkan Anthony Gordon dan Karim Adeyemi. Tapi, disebutkan bahwa Blaugrana masih sangat membutuhkan satu tambahan pemain menyerang lagi, dan klub mungkin sedang menyimpan rencana ini untuk gebrakan besar.