Ilustrasi Timnas Kolombia Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews – Bogota, Kolombia
James Rodriguez dan Luis Diaz akan memimpin Timnas Kolombia di Piala Dunia 2026.
Pelatih Tim Nasional Kolombia Nestor Lorenzo akhirnya mengumumkan nama 26 pemain yang akan diturunkan di Piala Dunia 2026 pada Senin (25/05/2026) malam waktu setempat. Dua nama top, James Rodriguez dan Luis Diaz, masuk dan dipastikan bakal memimpin skuad Los Cafeteros.
Pemanggilan James Rodriguez sempat mengundang tanda tanya mengingat performa mantan gelandang serang Real Madrid CF, FC Bayern Munchen, dan Everton FC itu di klubnya saat ini agak meragukan.
Setelah antara September 2021 hingga Februari 2026 sempat membela klub-klub seperti Al-Rayyan (Qatar), Olympiacos (Yunani), Sao Paulo (Brasil), Rayo Vallecano (Spanyol), dan Leon (Meksiko), Rodriguez akhirnya dipinang Minnesota United pada Februari atau menjelang musim dimulai.
Namun, sejak debut bersama klub Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat (AS) itu pada 16 Maret 2026, Rodriguez hanya dua kali menjadi starter – dari enam kali dimainkan – dalam 15 pertandingan Minnesota di MLS dengan total lama bermain hanya 194 menit.
Bukan tanpa sebab gelandang 34 tahun itu tidak banyak dimainkan di Minnesota sepanjang musim 2025-2026 ini. Ia mengalami cedera memar otot dan kondisi tidak fit yang membuatnya total butuh 19 hari pemulihan sehingga absen di tiga pertandingan Minnesota.
Kendati begitu, ada sejumlah alasan mengapa Lorenzo tetap dipanggil untuk membela Kolombia di Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di AS, Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni mendatang.
Pengalaman dan Kepemimpinan Internasional
Sebagai kapten tim dan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Kolombia di Piala Dunia, James Rodriguez sangat dihormati. Pengalamannya dalam menghadapi tekanan besar di panggung global – mengantongi 124 caps dengan 31 gol – sangat berharga bagi anggota skuad yang lebih muda.
Jangan lupa juga jika Rodriguez adalah peraih Golden Boat (Sepatu Emas) sebagai pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2014. Rodriguez sudah turun di dua Piala Dunia dengan total mencetak enam gol (semua di 2014) dalam delapan pertandingan.
Keunggulan dalam Mengatur Permainan
Rodriguez terkenal karena visinya, umpan-umpannya yang presisi, dan kemampuannya untuk membongkar pertahanan yang kokoh. Penampilannya yang memecahkan rekor di Copa America (Piala Amerika) menunjukkan kemampuannya untuk mengubah jalannya turnamen.
Rodriguez sudah turun dalam 20 pertandingan di empat Copa America (2015, 2016, 2019, 2024) dengan total tiga gol dan lebih dari delapan assist.
Di Copa America 2024 yang berlangsung di AS, ia mencetak satu gol dan enam assist (melewati rekor assist Lionel Messi di satu turnamen) dalam lima pertandingan. Alhasil, Rodriguez meraih gelar Pemain Terbaik (Golden Ball) Copa America 2024.
Fleksibilitas Taktis dan Spesialis Bola Mati
Pelatih Nestor Lorenzo menghargai kemampuan teknisnya, terutama sebagai spesialis bola mati dan pengatur permainan yang dapat memberikan umpan-umpan penentu.
Komitmen terhadap Tim
Staf pelatih mengakui kontribusinya yang besar di dalam dan di luar lapangan, mengandalkannya sebagai jembatan penting antara staf pelatih dan para pemain. Kepindahannya ke Minnesota United juga memberinya platform MLS untuk mempersiapkan diri menghadapi turnamen.
Sebagai catatan, Rodriguez bermain di seluruh 18 pertandingan Kolombia di kualifikasi Piala Dunia 2026 yang dimulai sejak September 2023 hingga September 2025 dengan mencetak tiga gol dan tujuh assist.
Duet Krusial bersama Luis Diaz
Kolombia lolos ke Piala Dunia 2026 setelah menempati peringkat ketiga kualifikasi zona Conmebol (Amerika Selatan) di bawah Argentina dan Ekuador, serta unggul selisih gol dengan Uruguai, Brasil, dan Paraguai.
Salah satu faktor kesuksesan Kolombia di kualifikasi adalah duet James Rodriguez dengan Luis Diaz. Duet ini juga menjadi bagian dari Timnas Kolombia saat kalah dari Argentina pada final Copa America 2024 lalu.
Statistik juga mencatat duet dengan Diaz sebagai salah satu yang terproduktif bagi Rodriguez. Keduanya mampu menghasilkan lima gol untuk Kolombia saat turun bersamaan dari 48 pertandingan.
Catatan ini hanya kalah dari duet Rodriguez dengan dua mantan pemain Timnas Kolombia, yakni Carlos Bacca (tujuh gol dalam 37 laga) dan Juan Cuadrado (enam gol dalam 67 laga).
Di Piala Dunia 2026, Kolombia akan berkompetisi di Grup K. Dua laga babak fase grup Kolombia akan digelar di Meksiko masing-masing melawan Uzbekistan di Mexico City dan Republik Demokratik Kongo di Guadalajara, serta terakhir melawan Portugal di Miami, AS.
Skuad Final Timnas Kolombia (26 Pemain) untuk Piala Dunia 2026
Kiper (3): Camilo Vargas (Atlas), Alvaro Montero (Velez Sarsfield), David Ospina (Atletico Nacional)
Bek (8): Davinson Sanchez (Galatasaray), Jhon Lucumi (Bologna), Yerry Mina (Cagliari), Willer Ditta (Cruz Azul), Daniel Munoz (Crystal Palace), Santiago Arias (Independiente), Johan Mojica (Mallorca), Deiver Machado (Nantes)
Gelandang (10): Richard Rios (Benfica), Jefferson Lerma (Crystal Palace), Kevin Castano (River Plate), Juan Camilo Portilla (Athletico Paranaense), Gustavo Puerta (Racing de Santander), Jhon Arias (Palmeiras), Jorge Carrascal (Flamengo), Juan Fernando Quintero (River Plate), James Rodriguez (Minnesota United), Jaminton Campaz (Rosario Central)
Penyerang (5): Juan Camilo Hernandez (Real Betis), Luis Diaz (Bayern Munich), Luis Suarez (Sporting), Carlos Andres Gomez (Vasco da Gama), Jhon Cordoba (Krasnodar)