Tim nasional Tunisia sukses menyegel tiket menuju Piala Dunia 2026 setelah tampil sangat solid sepanjang kualifikasi zona Afrika. Turnamen sepak bola paling bergengsi tersebut merupakan edisi ketujuh Elang Kartago berpartisipasi.
Karakter permainan tim asal Afrika Utara ini dikenal sangat disiplin dalam menjaga kedalaman serta memiliki organisasi pertahanan yang rapat. Tunisia tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga kecerdasan taktik dalam melancarkan serangan balik cepat yang kerap mematikan langkah lawan.
Kekuatan kolektivitas menjadi modal berharga bagi Tunisia untuk bersaing memperebutkan tiket menuju fase gugur di Amerika Utara. Kedewasaan bermain para penggawa yang merumput di kompetisi Eropa memberikan stabilitas mental yang sangat diperlukan saat menghadapi tekanan tinggi di lapangan.
Hannibal Mejbri kemungkinan menjadi pemain kunci di lini tengah yang bertugas untuk melancarkan serangan. Meski masih berusia 23 tahun, ia sudah punya kemampuan yang oke sehingga bisa berbahaya bila lawan membiarkannya leluasa bergerak.
Masuk di Grup F, Tunisia memiliki potensi besar untuk menjadi batu sandungan bagi tim-tim besar yang lebih diunggulkan. Status mereka sebagai tim yang sangat sulit ditembus menjadikan skuad Sabri Lamouchi tersebut lawan yang tak bisa dipandang sebelah mata.
Tunisia bertekad kuat untuk mencatatkan sejarah baru dengan melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026. Publik sepak bola Afrika tentu berharap Elang Kartago mampu terbang tinggi dan memberikan kejutan besar di panggung dunia kali ini.