Irak adalah tim terakhir yang lolos ke Piala Dunia 2026. Pasukan Graham Arnold ini ke Piala Dunia tahun ini setelah menang dalam final play-off Inter-konfederasi, 2-1 atas Bolivia (Amerika Selatan), 31 Maret 2026 lalu.

Dalam kemenangan tersebut, duet lini depan Irak yaitu Ali Al Hamadi dan Ayman Hussein yang mencetak gol dan menjadi kunci sukses tim berjulukan Lions of Mesopotamia ini lolos ke Piala Dunia 2026. Duet ini pula yang diharapkan kembali menjadi kekuatan Irak dalam menghadapi Prancis, Senegal, dan Norwegia di Grup I.

Sukses ke Piala Dunia 2026 menjadi momen bersejarah dalam sepak bola Irak. Ini pertama kali mereka kembali tampil di Piala Dunia sejak terakhir kali tampil di turnamen ini pada 1986 silam atau yang kedua sepanjang sejarah Piala Dunia.

Irak memiliki modal untuk menjadi tim kejutan. Selain duet lini depan tersebut, mereka juga memiliki barisan pemain lainnya yang tampil liga besar Eropa seperti Zidane Iqbal (Utrecht) dan Marko Farji (Venezia). Nama Frans Putros yang bermain di Persib Bandung juga dinantikan aksinya.

Irak adalah tim yang menyingkirkan Indonesia dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran keempat. Zidane Iqbal yang mengoyak gawang Timnas Indonesia dalam laga yang berakhir 1-0 di Jeddah, Arab Saudi pada 11 Oktober 2025 lalu.

Pada Piala Dunia 2026 nanti, Zidane Iqbal juga salah satu faktor yang membuat Timnas Irak pantas diwaspadai. Meski baru berusia 22 tahun, Zidane Iqbal telah memainkan 22 laga dengan mencetak dua gol untuk Timnas Irak.

Sosok Graham Arnold, pelatih berpengalaman juga memberikan harapan bagi Irak untuk lolos dari fase grup. Pria asal Australia ini total telah membawa Irak tampil dalam 13 laga dengan meraih 8 kemenangan, 2 kali imbang, dan mengalami 3 kekalahan.