TVRINews - Houston, Amerika Serikat

Jerman memulai kampanye dengan pesta gol ke gawang debutan, Curacao.

Langkah perkasa dibuat Jerman pada laga pertama di Grup E. Juara dunia empat kali itu mengempaskan tim debutan, Curacao, dengan kemenangan besar 7-1.

Jerman tampil dengan latar catatan kurang harum di laga pertama dua edisi terakhir setelah berhasil juara pada 2014. Pada 2018, mereka takluk 0-1 dari Meksiko. Di Qatar, Jepang menekuk Jerman 2-1 di laga pembuka grup. 

Kali ini, Die Mannschaft mencoba menekan sejak awal laga di Houston Stadium. Kans awal segera berbuah gol. Salah satu dari dua jangkar yang dipasang Julian Nagelsmann, Felix Nmecha, membuka skor setelah bertukar operan dengan Florian Wirtz. Pemain Dortmund itu melepaskan tembakan melengkung melewati sisi kiri bek Curacao, Riechedly Bazoer, tanpa bisa ditepis kiper Eloy Room.

Curacao datang dengan kebanggaan sebagai debutan sekaligus salah satu negara terkecil di dunia yang bisa tampil di panggung terbesar sepak bola dunia. The Blue Wave, julukan Curacao seiring keberadaan negara kepulauan itu di Laut Karibia, melanjutkan kejutan.

Dalam sebuah serangan balik, Livano Comenencia berhasil menyamakan kedudukan. Produk akademi PSV itu menjejalkan bola liar di dalam kotak penalti ke pojok kanan gawang Jerman yang dikawal Manuel Neuer. Bola sempat berubah arah setelah mengenai lutut Joshua Kimmich. Gol pertama bersejarah di Piala Dunia ini disambut dengan kegembiraan.

Tersentak, Jerman memegang kendali kembali. Namun, hasilnya baru terlihat lagi pada menit ke-38. Sepak pojok bek sayap Frankfurt, Nathaniel Brown, disambar sundulan bek tengah Dortmund, Nico Schlotterbeck, untuk membawa Jerman memimpin lagi.

Kesiapan Die Mannschaft terlihat lagi saat injury time. Bek Curacao, Riechedly Bazoer, melakukan tekel ceroboh di dalam kotak penalti. Kai Havertz sukses menempatkan bola di pojok kanan gawang Room. 


Tambahan Undav 

Paruh kedua menegaskan dominasi Jerman yang sukses memapar kepolosan Curacao sang debutan. Baru dua menit start ulang, Jamal Musiala menembakkan bola operan rekannya di Bayern, Joshua Kimmich, ke tiang jauh melewati Bazoer yang mengawalnya. 

Tepat sebelum rihat minum babak kedua, Brown mencetak gol kelima Die Mannschaft dengan setengah voli meneruskan asis cungkilan Denis Undav yang baru empat menit masuk sebagai pengganti. 

Sepuluh menit berselang, giliran Undav yang mengukir gol. Sang penyerang Stuttgart menembakkan sodoran Kimmich ke tiang dekat untuk gol ketujuh dirinya dari tujuh penampilan terakhir buat Jerman.

Dua menit sebelum waktu normal habis, Havertz menutup pesta gol Jerman. Cungkilan penyerang Arsenal itu melewati Room dari asis kedua Undav. 



Rekaman Pertandingan

Grup E

JERMAN 1-1 CURACAO

Waktu: Minggu, 14 Juni
Stadion: Houston Stadium (68.021)
Wasit: Jalal Jayed (Maroko)
Gol: 1-0 Nmecha 6', 1-1 Comenencia 21', 2-1 Schlotterbeck 38', 3-1 Havertz 45+5'pen., 4-1 Musiala 47', 5-1 Brown 68', 6-1 Undav 78', 7-1 Havertz 88'

Penguasaan bola: 65%-35%
Tembakan: 26-8
Tembakan ke gawang: 12-2
Sepak pojok: 8-1
Off-side: 0-1
Pelanggaran: 18-11
Kartu kuning:
Kartu merah: -


Susunan Pemain

JERMAN (4-2-3-1): 1-Neuer; 6-Kimmich (3-Anton 83'), 4-Tah (2-Rudiger 73'), 15-Schlotterneck, 18-Brown (22-Raum 73'); 23-Nmecha (8-Goretzka 73'), 5-Pavlovic; 19-Sane, 10-Musiala (26-Undav 64'), 17-Wirtz; 7-Havertz.
Cadangan: 12-Baumann, 21-Nubel, 13-Gross,  24-Thiaw, 9-Leweling, 16-Stiller, 20-Amiri, 25-Ouedraogo, 11-Woltermade, 14-Beier.
Pelatih: Julian Nagelsmann.

CURACAO (4-3-1-2): 1-Room; 5-Floranus, 23-Bazoer, 18-Obispo, 24-Fonville; 8-Comenencia, 10-L. Bacuna, 7-J. Bacuna; 21-Chong (19-Kastaneer 83'); 9-Locadia (16-Margaritha 65'), 12-Hansen (11-Antonisse 46').
Cadangan: 25-Bodak, 26-Doornbusch, 2-Sambo, 3-Gaari, 4-Van Eijma, 20-Brenet, 6-Roemeratoe, 13-Noslin, 15-Martha, 22-Felida, 14-Gorre, 17-Kuwas.
Pelatih: Dick Advocaat (Belanda).