Penyerang Pantai Gading, Amad Diallo. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Philadelphia, Amerika Serikat
Masuk sebagai pemain pengganti, Amad Diallo mencetak gol ketika pertandingan Pantai Gading vs Ekuador akan berakhir.
Butuh momen untuk mencetak gol dan juga membutuhkan pemain yang bisa membuat perbedaan walau semua itu juga membutuhkan waktu sepanjang 90 menit lebih. Untuk sebuah gol yang akhirnya menentukan kemenangan, gol Amad Diallo pada menit ke-90+ menjadi gol yang sangat berharga.
Dengan gol itu, Pantai Gading menang 1-0 atas Ekuador dalam laga pertama mereka di Grup E. Tiga poin ini membuat Pantai Gading ada di posisi kedua di bawah Jerman dengan poin yang sama. Ini menjadi langkah awal yang bagus untuk tim asuhan Emerse Fae.
Strategi Emerse Fae dalam pertandingan ini juga menjadi kunci dari keberhasilan Pantai Gading. Menghadapi Ekuador, Pantai Gading bermain tenang. Karakteristik permainan mereka yang taktis dan cepat, serta memanfaatkan lebar lapangan juga mereka terapkan.
Menyimpan Amad Diallo di bangku cadangan salah satu bagian dari strategi tersebut. Dia lebih membutuhkan Amad Diallo sebagai pemain pengganti saat menghadapi pertandingan yang alot seperti ini. Dengan menurunkan pemain berusia 23 tahun tersebut di babak kedua, Pantai Gading memiliki kekuatan yang lebih besar dari fisik sang pemain.
Dan, itulah yang memang terjadi. Masuk pada menit ke-56 menggantikan Bazoumana Toure, Amad Diallo berhasil mencetak gol di detik-detik laga akan berakhir. Berawal dari umpan silang Wilfried Singo dari sisi kanan, bola umpan tersebut mengarah kepada Amad Diallo.
Bintang klub Manchester United ini langsung memanfaatkannya dengan sentuhan pertama kaki kirinya, menendangnya dengan tembakan yang keras. Dengan teknik ini, Amad Diallo memberikan efek yang membuat bola memantul mengarah ke sisi kiri dalam gawang Ekuador di mana penjaga gawang Hernan Galindez tidak dapat menjangkaunya.
Amad Diallo pemain yang memahami bagaimana memanfaatkan peluang dan dalam waktu yang terbatas. Dia tidak memilih menguasai bola lebih lama saat menerima asis dari Wilfred Singo melainkan langsung menendang bola tersebut dan caranya itu berhasil. Momen yang menentukan kemenangan timnya dan membuat Pantai Gading meraih tiga poin dalam laga ini.
Sepanjang pertandingan ini, ada Yan Diomande yang juga tampil mengesankan. Dia juga mendapatkan penilaian positif dari sejumlah media setelah laga ini. Namun, akhirnya Amad Diallo yang memberikan perbedaan dan berperan krusial untuk tiga poin yang diraih timnya.
Wilfried Singo juga pantas mendapatkan nilai tinggi dalam laga ini. Pergerakannya dari sisi kanan dan umpan silang yang diberikannya bagian terpenting dari proses terjadinya gol Amad Diallo yang menentukan kemenangan.
Sepanjang pertandingan ini sebagai pemain pengganti, Amad Diallo yang bermain selama 35 menit di lapangan, memiliki statistik yang mengesankan pula. Total dia berhasil melepaskan dua tembakan dengan keduanya mengarah ke gawang. Amad Diallo juga melakukan tujuh kali menggiring bola dengan lima di antaranya dribble yang sukses. Dia juga melepaskan 17 operan dengan 16 di antaranya berhasil mengarah ke rekannya.
Gol Amad Diallo mengakhiri rekor tak terkalahkan Ekuador selama 19 pertandingan yang berlangsung hampir dua tahun. Lebih penting lagi bagi Pantai Gading, gol Amad Diallo menandai kembalinya tim ini ke Piala Dunia setelah 12 tahun. Dengan caranya mencetak gol, nilai gol tersebut bagi Pantai Gading, TVRI menilai Amad Diallo pantas sebagai Player of the Match dari laga ini.