TVRINews - Munchen, Jerman

Luis Diaz kunci sukses Bayern Munchen meraih gelar Bundesliga 2025-2026.

Di balik sukses Bayern Munchen juara Liga Jerman (Bundesliga) 2025-2026, ada sosok Luis Diaz. Kehadiran penyerang sayap Kolombia ini kunci sukses Die Bayern merengkuh gelar Bundesliga ke-35 dalam sejarah tim ini.

Bayern Munchen memang baru memastikan gelar Liga Jerman 2025-2026 pada Minggu (19/4/2026) malam WIB. Tim asuhan Vincent Kompany ini mengunci gelar tersebut setelah menang 4-2 atas Stuttgart di laga pekan ke-30 tersebut di kandang mereka, Stadion Allianz Arena.

Dengan demikian, Bayern Munchen juara ketika Bundesliga musim ini masih menyisakan empat pertandingan lagi. Di laga lawan Stuttgart, Bayern Munchen memulai pertandingan dengan reaksi yang lambat. Bahkan, mereka tertinggal lebih dulu di menit ke-21.

Namun, Bayern Munchen akhirnya menyamakan kedudukan lewat gol yang diciptakan Raphael Guerreiro di menit ke-31 memanfaatkan asis Jamal Musiala. Setelah itu, hanya enam menit kemudian, Bayern Munchen baru memperlihatkan kekuatan mereka sebenarnya, ketika Luis Diaz menjadi pemain yang berada di balik terciptanya dua gol penting klubnya.

Luis Diaz memberikan asis bagi terciptanya gol kedua Bayern Munchen yang diciptakan Nicolas Jackson pada menit ke-33 yang membuat tim ini membalikkan kedudukan menjadi unggul 2-1. Hanya tiga menit kemudian, pemain sayap 29 tahun ini kembali memberikan asis bagi terciptanya gol ketiga Bayern Munchen yang diciptakan Alphonso Davies (3-1).

Gol keempat Bayern Munchen dari aksi Harry Kane berhasil membuat Bayern Munchen kembali unggul 4-1. Meski kemudian Stuttgart mencetak gol kedua mereka di menit ke-88, Bayern Munchen mengakhiri laga ini dengan kemenangan dan memastikan mereka tampil sebagai juara.

Dua asis Luis Diaz dalam laga ini membuatnya mengoleksi 16 asis bagi Bayern Munchen sepanjang musim ini bergulir. Dengan koleksi 15 gol yang dia ciptakan, Luis Diaz total telah berperan dalam terciptanya 31 gol bagi Bayern Munchen di Liga Jerman.

Selain di Bundesliga, peran Luis Diaz juga terlihat di ajang Liga Champions. Dalam dua laga menghadapi Real Madrid, Luis Diaz selalu mencetak gol dan membawa timnya melangkah ke semifinal. Total, dia telah mengoleksi 24 gol dan memberikan 20 asis di semua ajang dalam musim pertamanya di Bayern Munchen sejak bergabung dari Liverpool di awal musim ini.

"Saya sangat Bahagia. Ini perasaan yang luar biasa, inilah yang saya inginkan, apa yang saya harapkan ketika pertama kali tiba di klub ini," kata Luis Diaz, saat merayakan gelar Liga Jerman. "Saya berterima kasih kepada Tuhan, dia yang memberikan kami gelar ini," dia menambahkan.

Luis Diaz pemain yang menyenangkan bagi rekan-rekan setimnya. Di tengah perayaan gelar, dia mendapatkan banyak jabat tangan dari rekan setimnya di Bayern Munchen, termasuk dari pelatih. Bintang ini juga memberikan ucapan selamat kepada mereka.

Masih ada gelar lainnya yang dapat diraih Bayern Munchen musim ini. Gelar ini sendiri merupakan gelar kedua Luis Diaz dan Bayern Munchen musim ini setelah Agustus lalu juara Piala Super Jerman. Bayern Munchen masih dapat memiliki dua gelar lagi, yaitu Liga Champion dan Piala Jerman. Bukan tidak mungkin, Luis Diaz akan menatap Piala Dunia 2026 dengan membawa empat gelar di level klub. 

"Kami harus meraih gelar yang lainnya. Kami sangat lapar gelar tapi kaki kami harus tetap berada di bumi," kata Luis Diaz. Dengan gelar ini pula, Luis Diaz menjadi pemain keempat asal Kolombia yang meraih gelar Liga Jerman setelah Adolfo Valencia (Bayern Munchen), James Rodriguez (Bayern Munchen), dan Gustavo Puerta (Bayer Leverkusen).

Sukses ini sekaligus mengobati kekecewaannya terkait situasi di Timnas Kolombia. Belakangan, Los Cafeteros memang tidak dalam kondisi terbaik setelah mengalami kekalahan di dua laga uji coba terakhir. Kolombia kalah 1-2 dari Kroasia dan takluk 1-3 dari Prancis pada laga 26 dan 29 Maret 2026 lalu.

Kekalahan tersebut pun diwarnai dengan kondisi kapten mereka, James Rodriguez, yang harus dirawat di rumah sakit karena mengalami dehidrasi di laga lawan Prancis. Meski kondisi sang kapten sudah pulih, tetapi situasi tersebut menambah pekan yang mengkhawatirkan bagi Timnas Kolombia jelang menatap Piala Dunia 2026.

"Itu bukanlah hasil yang kami inginkan, tapi kami akan terus bekerja dan mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan selanjutnya," kata Luis Diaz terkait dua kekalahan tersebut. Luis Diaz merupakan kapten keempat di Timnas Kolombia, penting baginya untuk terus memberikan semangat rekan-rekan setimnya di Los Cafeteros.

Apalagi, dua kekalahan tersebut sempat memunculkan isu terkait masa depan Nestor Lorenzo sebagai pelatih Timnas Kolombia. Namun demikian, isu tersebut sudah dibantah oleh Presiden Federasi Sepak Bola Kolombia, Ramon Jesurun.

"Siapa yang mempertanyakan masa depan Nestor Lorenzo? Mengapa? Dia adalah pelatih tetap Timnas Kolombia dan kami bahagia bersama dirinya," kata Ramon Jesurun terkait kabar tersebut.

Di Piala Dunia 2026, Kolombia berada satu grup (Grup K) dengan Portugal, Republik Demokratik Kongo, dan Uzbekistan. Ini akan menjadi Piala Dunia keenam dalam sejarah Timnas Kolombia. Pencapaian terbaik mereka adalah perempat final pada 2014 silam.

Luis Diaz menjadi harapan bagi publik sepak bola Kolombia di Piala Dunia 2026 nanti. Kolombia akan menghadapi persaingan yang tidak mudah di Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Namun, peluang Kolombia menjadi tim kejutan di Piala Dunia 2026 nanti bersama Luis Diaz sangat terbuka.